Kronologi Bocah SD di Ciamis Tewas Diduga karena HP Meledak saat Dicas

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:19 WIB
Kronologi Bocah SD di Ciamis Tewas Diduga karena HP Meledak saat Dicas
Viral di media-media sosial informasi seorang anak di bawah umur ditemukan tewas mengenaskan, diduga gara-gara HP yang dimainkannya meledak. [Instagram]

Suara.com - Bocah SD di Ciamis berinisial HM harus merenggang nyawa diduga akibat HP meledak saat dicas. Keluarga HM sempat terkejut lantaran menemukan anaknya tak bernyawa saat bermain ponsel miliknya dalam keadaan pengisian daya.

Berita tersebut akhirnya membuat masyarakat geger dan was-was terhadap keamanan ponsel mereka sendiri. Pasalnya, berita tersebut viral usai tersebar luas video yang menampakan bangkai ponsel milik bocah tersebut usai diduga meledak.

Lantas, bagaimana insiden tersebut bisa terjadi? Berikut kronologi bocah SD di Ciamis meninggal diduga karena HP meledak saat dicas.

HM langsung bermain HP saat pulang sekolah

Bocah SD berusia 9 tahun bernama Hamdan Maulida (HM) tersebut merupakan SDN 5 Kiarapayung, Kecamatan Rancah. 

Insiden yang menimpa bocah itu terjadi pada Rabu (3/8/2022) siang. Orang tua mendiang sang bocah melaporkan bahwa sempat melihat anaknya langsung menuju kamar seusai pulang sekolah.

Ibu kandung korban mengaku saat itu kemudian pergi ke warung untuk membeli jajanan. Sepulang dari warung, sang ibunda memanggil sang anak untuk memberi jajanan yang ia beli.

Namun, sang anak tak kunjung memberikan jawaban hingga sang ibunda memasuki kamarnya. Sontak, ibunda bocah tersebut kaget mendapatinya sudah tak bernyawa.

Diduga akibat ledakan HP saat dicas

Dedi, Kepala Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah membenarkan kejadian yang sempat viral tersebut. Ia menerima laporan petugas kepolisian atas dugaan bahwa HM meninggal karena ledakan HP yang kala itu sedang dicas.

“Berdasarkan keterangan dari petugas kepolisian, Ikmal Hamdan Maulida meninggal dunia disebabkan oleh handphone yang sedang dicasnya meledak,” ujar Dedi.

Dedi mengungkap bahwa dada korban tampak terbakar akibat dugaan ledakan tersebut. Pasalnya, korban kala itu sedang tertidur terlentang dan ponsel miliknya berada di atas dadanya dalam keadaan masih tersambung dengan charger.

Ponsel milik korban ternyata model lama

Dedi juga menjelaskan bahwa ponsel yang diduga meledak tersebut merupakan model lama. Ponsel tersebut biasa digunakan oleh korban dan ibunya untuk menghubungi sang ayah.

Berdasarkan keterangan orang tua korban yang diterima Dedi, ponsel tersebut sempat diperbaiki. Diketahui bahwa ponsel tersebut juga dicas menggunakan adaptor yang berbeda dari bawaan pabrik alias bukan adaptor orisinil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Kelas 5 SD Pekanbaru Nyatakan Masuk Islam Ditemani Ibunda yang Beda Agama

Bocah Kelas 5 SD Pekanbaru Nyatakan Masuk Islam Ditemani Ibunda yang Beda Agama

Riau | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 15:43 WIB

5 Tips Cegah HP Meledak Akibat Kerusakan Baterai

5 Tips Cegah HP Meledak Akibat Kerusakan Baterai

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 14:58 WIB

Viral Bocah SD Tewas saat Mainkan HP yang Sedang Dicas, Dadanya Luka Bakar

Viral Bocah SD Tewas saat Mainkan HP yang Sedang Dicas, Dadanya Luka Bakar

Sumbar | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:59 WIB

Kenapa HP Bisa Meledak saat Dicas?

Kenapa HP Bisa Meledak saat Dicas?

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 11:26 WIB

Innalillahi, Bocah SD di Ciamis Meninggal Dunia akibat HP Miliknya Meledak

Innalillahi, Bocah SD di Ciamis Meninggal Dunia akibat HP Miliknya Meledak

Jabar | Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:30 WIB

Terkini

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

Bukan Emas atau Berlian, Pemuda di Rembang Pinang Kekasih dengan Mahar Bibit Pohon Mangga!

News | Minggu, 12 April 2026 | 19:30 WIB

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB