Siapa Pauline Hanson? Sosok Senator Australia yang Sebut Bali Penuh Kotoran Sapi

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 19:35 WIB
Siapa Pauline Hanson? Sosok Senator Australia yang Sebut Bali Penuh Kotoran Sapi
Senator Australia Pauline Hanson [Youtube]

Bali yang menjadi salah satu ikon Indonesia saat ini dikomentari pedas oleh Senator Australia, Pauline Hanson. Hanson menyebut bahwa Bali penuh dengan kotoran sapi. Pernyataan tersebut membuat kontroversi karena dianggap menyudutkan Bali.

Hal tersebut bermula pada saat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengunggah pernyataan senator Australia tersebut. Dalam unggahannya itu, Sandiaga Uno menyebut bahwa pernyataan Hanson tidak berdasarkan pada fakta-fakta yang ada.

Apa yang disampaikan seorang senator Australia @senatorpaulinehanson ini tidak berdasar pada fakta. Secara tegas dan lugas saya sampaikan untuk jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisatanya Indonesia.

Saya ingin berterima kasih kepada Mr. Damian Hoo (@hoointheworld) seorang warga negara Australia yang langsung mematahkan statement Senator tersebut.

Bali kini sudah bangkit dan lapangan kerja sudah kembali tercipta. Jangan ganggu ketenangan, apalagi kepulihan ekonomi kami dengan ucapan yang tidak benar.

Oiya, fyi.. Bali bukanlah negara.. pasti dulunya bukan anak IPS. Lain kali dicek dulu ya di mbah google. Matur suksma.. #itstimeforbali.” tulis Sandiaga Uno.

Dalam video yang diunggah oleh Sandiaga Uno, Pauline Hanson terlihat menjabarkan kondisi Bali berdasarkan pasangannya.

"Bali berbeda dengan negara lain karena sapi bebas berjalan dimana-mana, kotoran sapi bertebaran dan orang berjalan di atasnya," kata Pauline Hanson, dikutip Sabtu (6/8/2022).

Lantas, siapakah Pauline Hanson yang hina Bali tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Desa Adat Sukawati Gelar Mepeed Selama 4 Hari Berturut-turut

Profil Pauline Hanson

Diketahui, Hanson merupakan politikus Australia yang dikenal dengan pandangan kontroversialnya akan ras dan imigrasi.

Pauline Hanson lahir pada 27 Mei 1954 di Brisbane, Queensland, Australia. 

Di tahun 2016, warga Muslim di Queensland menilai Hanson telah bersikap rasis kepada mereka. Hal tersebut merupakan respon dari imbauan Hanson soal mengakhiri imigrasi Muslim di Australia.

Hanson dikenal sebagai politikus sayap kanan dengan pandangan populis radikal, pandangan dan sikapnya kerap dimiripkan seperti Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

Aliran populis radikal sendiri memandang imigran dan pengungsi sebagai ancaman terhadap keamanan, keselamatan, dan budaya tertentu. Menurut pandangannya, Hanson yang bukan asli Australia harus mengasimilasi atau menganut nilai dan budaya Australia. Jika tidak, lebih baik pergi dari negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI