Mengenal Metamorfosis Nyamuk: dari Telur hingga Menjadi Nyamuk Dewasa

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:57 WIB
Mengenal Metamorfosis Nyamuk: dari Telur hingga Menjadi Nyamuk Dewasa
Ilustrasi metamorfosis nyamuk (pexels)

Suara.com - Setiap hewan mempunyai beragam siklus hidup, salah satunya yaitu metamorfosis sempurna. Adapun salah satu hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu nyamuk. Lantas, bagaimana proses metamorfosis nyamuk?

Sebelum mengetahui metamorfosis pada nyamuk, mari simak terlebih dulu pengertian dari metamorfosis. Jadi, metamorfosis merupakan tahapan atau proses perubahan bentuk alami pada hewan yang dimulai dari telur, menetas, hingga menjadi dewasa.

Seluruh tahapan perubahan alami pada makhluk hidup  disebut siklus hidup. Setiap hewan tentunya memiliki tahapan siklus hidup yang berbeda-beda, tahapan-tahapan tersebut lah yang dinamakan dengan metamorfosis.

Metamorfosis ini terbagi lagi jadi dua macam, yakni metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna. Untuk selengkapnya, berikut ini penjelasan metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna yang dihimpun dari berbagai sumber.

Metamorposis Tak Sempurna

Metamorfosis tidak sempurna merupakan perubahan bentuk alami pada hewan namun perubahannya tak berbeda jauh antara bentuk saat baru menetas dan saat dewasa.  Umumnya metamorfosis tidak sempurna ini dialami hewan jenis serangga.

Disebut tidak sempurna karena perubahan bentuk yang dialami hewan tersebut hanya melalui dua tahapan saja, seperti berikut ini tahapannya:

dari telur menjadi nimfa/muda  kemudian jadi hewan dewasa

Metamorfosis Sempurna

baca juga

Metamorfosis sempurna merupakan perubahan bentuk tubuh alami pada hewan yang mempunyai perbedaan jauh dari telur hingga menjadi dewasa. Adapun contoh hewan yang alami metamorfosis sempurna salah satunyanya yaitu nyamuk.

Lantas, bagaimana tahapan metamorfosis nyamuk? Berikut ini penjelasanya. Perhatikan baik-baik!

Metamorfosis Nyamuk

Nyamuk merupakan salah satu hewan yang alami metamorfosis sempurna. Seluruh jenis nyamuk akan melewati empat tahap metamorfosis seperti di bawah ini:

Dari Telur menjadi larva (jentik) kemudian menjadi pupa (kepompong) hingga menjadi nyamuk dewasa

Sebagian besar nyamuk mengalami metamorfosis dalam air. Maka dari itu, nyamuk ketergantungan pada air. Untuk selengkapnya, berikut ini penjelasannya.

1. Telur

Siklus nyamuk bermula dari telur. Biasanya telur nyamuk diletakkan dalam air hingga menetas pada permukaan air, sehingga nampak.terapung. Apabila telur terletak di luar air, telur dapat dipastikan akan mati atau rusak. Usai telur menetas, maka akan menjadi larva.

2. Larva (Jentik)

Larva (jentik-jentik) nyamuk disebut juga sebagai tempayak. Larva nyamuk hidup dalam air. Makanan yang mereka makan pun diperoleh dari dalam air.

3. Pupa

Perubahan larva atau jentik menjadi pupa memakan waktu hanya berkisar 1-2 hari. Lalu pupa akan bertransformasi jadi nyamuk kecil hingga kemudian tumbuh jadi nyamuk dewasa.

4. Nyamuk Dewasa

Usai nyamuk bersentuhan dengan udara, tak selang berapa lama nyamuk akan langsung bisa terbang dan keluar dari perairan guna meneruskan hidupnya. Setidaknya memerlukan waktu 3 hingga 10 hari bagi nyamuk dalam menyelesaikan siklus hidupnya dari telur hingga dewasa.

Demikian ulasan mengenai metamorfosis nyamuk lengkap dengan penjelasannya. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Japanese Encephalitis Sedang Merebak di Assam: 38 Jiwa Jadi Korban, 238 Orang Terinfeksi

Japanese Encephalitis Sedang Merebak di Assam: 38 Jiwa Jadi Korban, 238 Orang Terinfeksi

Health | Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:20 WIB

Jangan Beri Obat-obat Ini ke Pasien Demam Berdarah Dengue yang Dirawat di Rumah

Jangan Beri Obat-obat Ini ke Pasien Demam Berdarah Dengue yang Dirawat di Rumah

Jatim | Rabu, 20 Juli 2022 | 20:14 WIB

5 Cara Atasi Masalah Gigitan Nyamuk yang Sebabkan Gatal dan Kemerahan

5 Cara Atasi Masalah Gigitan Nyamuk yang Sebabkan Gatal dan Kemerahan

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 04:40 WIB

Mulai dari Serai Hingga Lavender, Ini 5 Tanaman yang Dipercaya Ampuh Mengusir Nyamuk

Mulai dari Serai Hingga Lavender, Ini 5 Tanaman yang Dipercaya Ampuh Mengusir Nyamuk

Lifestyle | Minggu, 26 Juni 2022 | 18:31 WIB

Warga Banyuwangi Diminta Waspada, DBD Mengganas Mencapai 265 Kasus Hingga Bulan Ini

Warga Banyuwangi Diminta Waspada, DBD Mengganas Mencapai 265 Kasus Hingga Bulan Ini

Malang | Minggu, 26 Juni 2022 | 14:00 WIB

7 Tanaman Pengusir Nyamuk di Halaman Rumah, Semua Mudah Didapatkan!

7 Tanaman Pengusir Nyamuk di Halaman Rumah, Semua Mudah Didapatkan!

Your Say | Rabu, 22 Juni 2022 | 15:52 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×