Komnas HAM Mulai Susun Laporan Kematian Brigadir J, Namun Istri Irjen Ferdy Sambo Belum Diperiksa

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 15 Agustus 2022 | 18:06 WIB
Komnas HAM Mulai Susun Laporan Kematian Brigadir J, Namun Istri Irjen Ferdy Sambo Belum Diperiksa
Komisioner Komnas HAM Choirul Anam. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Suara.com - Sejumlah rangkaian pemeriksaan dalam kematian Brigadir J telah dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mulai dari Pusdokkes Polri, Tim Siber hingga mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang diduga menjadi aktor utama atas dalam kasus ini.

Pada hari ini, Senin (15/8/2022), untuk kali pertama Komnas HAM mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo yang berada di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan ulang terhadap Bharada E, tersangka yang diperintahkan Irjen Ferdy Sambo menembak Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, mulai Selasa (16/8/2022) besok lembaganya mulai menyusun laporan dari hasil penyelidikannya hingga nantinya tiba pada kesimpulan.

"Ke depannya mulai besok, minggu ini, Komnas HAM mau menyusun temuan-temuan kami," kata Anam saat ditemui wartawan di TKP penembakan Brigadir J.

Peninjauan ke TKP seharusnya menjadi agenda terakhir rangkaian penyelidikan Komnas HAM. Namun untuk Putri Candrawathi, istri dari Ferdy Sambo, belum diperiksa.

"TKP ini target terakhir, tapi kan dalam proses perjalanan misalnya terkait bu PC (Putri) itu kan masih berproses di kami. Dan itu kan juga penting karena ada beberapa bahan yang kami harus pastikan terkait Bu PC ini," kata Anam.

Hingga saat ini, jadwal pemeriksaan terhadap Putri belum ditentukan Komnas HAM. Anam mengatakan, lembaganya masih menunggu kesiapan istri dari Ferdy Sambo.

"Proses untuk Bu PC (Putri) kami sedang berproses untuk menanyakan kapan bisanya dan sebagainya, itu yang sedang berjalan," ujarnya.

Pemeriksaan Ferdy Sambo

baca juga

Pada Jumat (12/8/2022) lalu, Komnas HAM memeriksa Ferdy Sambo di Mako Brimob, Depok. Kepada Komnas HAM, Ferdy Sambo mengaku bersalah atas tindakan yang dia lakukan - sehingga terjadi disinformasi mengenai kasus ini. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat atas rekayasa yang dibuatnya.

"Sekali lagi, dia akhirnya mengakui bahwa dia yang paling bertanggung jawab atas peristiwa ini," kata Ketua Komisioner Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Total ada tiga orang dari Komnas HAM yang memeriksa Ferdy Sambo. Mereka adalah Ahmad Taufan Damanik selaku Ketua Komnas HAM, Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara selaku komisioner.

"Pertama adalah pengakuan FS bhwa dia adalah aktor utama dari peristiwa ini," sambung Taufan.

Kepada Komnas HAM, Sambo mengakui, sejak awal melakukan langkah-langkah rekayasa. Sehingga, apa yang terbangun sejak awal kasus ini adalah tembak-menembak.

"Kedua dia mengakui sejak awal dia lah yang melakukan langkah-langkah untuk merekayasa, mengubah, mendisinfirmasi bebebrapa hal sehingga pada tahap awal yang terbangun konstruksi peristiwa tembak menembak," beber Taufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek TKP Penembakan Brigadir J, Komnas Ham : Obstraction Of Justice Makin Kuat

Cek TKP Penembakan Brigadir J, Komnas Ham : Obstraction Of Justice Makin Kuat

Depok | Senin, 15 Agustus 2022 | 17:53 WIB

Minggu Ini Komnas HAM Mulai Susun Temuan Selama Pengusutan Kasus Penembakan Brigadir Yosua

Minggu Ini Komnas HAM Mulai Susun Temuan Selama Pengusutan Kasus Penembakan Brigadir Yosua

News | Senin, 15 Agustus 2022 | 17:49 WIB

Komnas HAM Sisir Lokasi Penembakan Brigadir J di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Komnas HAM Sisir Lokasi Penembakan Brigadir J di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Bali | Senin, 15 Agustus 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Perluas Pasar UMKM, Pertamina Hadirkan SMEXPO 2026 di Bekasi

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:35 WIB

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Wapres Apresiasi Ibu-Ibu Pengelola Bank Sampah Binaan Pertamina di Cilacap

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di BSD? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Hadir di Acara Sumpah Pemuda Berujung Kontroversi, Raffi Ahmad: Ini Jadi Pelajaran!

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:28 WIB

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

PLN Raih Dua Penghargaan UN Women Indonesia, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Perempuan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 17:22 WIB

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Minggu, 01 November 2026 | 17:12 WIB

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Kota Pelajar untuk Perantau, 32 Ribu Anak Malang Justru Tidak Sekolah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 17:10 WIB

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

Nyawa Bertumbangan, Jutaan Warga Terdampak, Kenapa Karhutla Tak Jadi Bencana Nasional?

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal Rp1 Triliun bagi Pemda yang Sukses Kawal Program MBG

Video | Minggu, 01 November 2026 | 17:05 WIB

×