Sejarah Paskibraka Berawal dari Utusan Presiden Soekarno

Rifan Aditya

Selasa, 16 Agustus 2022 | 20:35 WIB
Sejarah Paskibraka Berawal dari Utusan Presiden Soekarno
Ilustrasi Anggota Paskibraka - Sejarah Paskibraka (Pixabay)

Suara.com - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau sering disebut dengan Paskibraka selalu identik dengan perayaan hari Kemerdekaan Indonesia. Karena Paskibraka akan melengkapi rangkaian agenda pengibaran dan penurunan bendera merah putih. Ternyata ada sejarah Paskibraka yang belum banyak diketahui oleh masyarakat. 

Terbentuknya Paskibraka ini tertuang dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 14 Tahun 2017 yang mengatur tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga Nomor 0065 Tahun 2015 tentang Penyelanggaran Kegiatan Pengibar Bendera Pusaka. 

Aturan itu menyebutkan, lahirnya Paskibraka bersamaan dengan momen Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang pertama kali dikumandangkan di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta, pada Jumat, 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB. 

Asal Usul Paskibraka

Untuk pertama kalinya setelah Proklamasi secara resmi dikumandangkan, bendera kebangsaan Indonesia Merah Putih dikibarkan oleh dua orang pemuda pemudi yang dipimpin oleh Latief Hendraningrat. Perjuangan bangsa Indonesia ternya belum usai setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. 

Belanda masih ingin merebut dan mengusai bangsa Indonesia sehingga pertempuran dan peperangan masih tetap berlanjut. Belanda merancang  kembali strategi untuk menguasai Indonesia.  

Pada tanggal 4 Januari 1946, situasi Batavia atau Jakarta yang menjadi ibu kota Negara Indonesia sangat genting. Bahkan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia memutuskan untuk meninggalkan Jakarta menuju Yogyakarta dengan menggunakan moda kereta api. 

Tak lupa Bendera Pusaka turut dibawanya dan dimasukkan dalam sebuah koper pribadi milik Presiden Soekarno. Kemudian, Ir Soekarno memutuskan ibu kota Republik Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. 

Gagasan tentang Paskibraka

baca juga
Husein Mutahar (ist)
Husein Mutahar (ist)

Saat situasi itulah, gagasan terkait Paskibra lahir. Yang mana pemerintahan ibu kota Indonesia masih berada di Yogyakarta. Kemudian, menjelang peringatan HUT ke-2 RI, Presiden Soekarno memerintahkan ajudannya, Mayor (Laut) Husein Mutahar, untuk mempersiapkan pengibaran bendera di halaman Istana Presiden Gedung Agung Yogyakarta. 

Kemudian, Mayor Husein Mutahar berpendapat jika sebaiknya pengibaran bendera merah putih dilakukan oleh para pemuda Indonesia. Mengingat keadaan saat itu masih darurat, maka Husein Mutahar memutuskan hanya menunjuk lima orang pemuda yang terdiri dari 3 orang putri dan juga 2 orang putra sebagai perwakilan daerah di Yogyakarta untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih. 

Di pertengahan bulan Juni 1948, setelah misi penyelamatan Bendera Kebangsaan selesai dilakukan oleh Husein Mutahar, ia tidak lagi diutus untuk menangani masalah pengibaran Bendera Pusaka Indonesia. 

Selanjutnya pada tahun 1967, Husein Mutahar yang kala itu menjabat sebagai Direktur Jenderal Urusan Pemuda dan Pramuka Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan dipanggil oleh Soeharto untuk mengurus kembali masalah pengibaran Bendera Pusaka pada perayaan kemerdekaan RI. Dengan ide dasar serta pelaksanaan seperti tahun 1946 di Yogyakarta. 

Sejak saat itulah, pasukan pengibaran dipilih dari tiga kelompok yaitu, kelompok 17 yang ditugaskan sebagai pengiring depan, kelompok 8 bertugas sebagai pembawa bendera, serta kelompok 45 sebagai pengawal. Tiga kelompok yang dibentuk sebagai simbol tanggal Proklamasi Indonesia. 

Terciptanya Nama Paskibraka 

Pengukuhan Paskibraka HUT ke-76 RI. (YouTube Sekretariat Presiden).
Pengukuhan Paskibraka HUT ke-76 RI. (YouTube Sekretariat Presiden).

Nama Paskibraka belum dicetuskan pada perayaan HUT RI yang pertama di tahun 1946. Namun pasukan pengibar bendera baru muncul dan resmi digunakan pada 1973. Idik Sulaeman sebagai pembina pasukan pengibar bendera kala itu mengusulkan kelompok pengibar bendera dengan nama Pasukan Pengibara Bendera atau Paskibraka. 

Hingga kini setiap kali upacara bendera di Hari Kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus, para paskibraka Nasional akan ditunjuk dan ditugaskan untuk mengibarkan sang Bendera Pusaka di Istana Negara. 

Akan tetapi, penunjukkan petugas pengibar bendera di HUT RI saat ini tidak sama seperti dulu lagi yang secara langsung ditunjuk oleh panitia untuk mengibarkan bendera. Terdapat beberapa persyaratan dan proses seleksi untuk bisa mengibarkan bendera pusaka. 

Salah satunya yaitu melalui berbagai proses pendaftaran, seleksi dan rekruitmen yang berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten atau kota, tingkat provinsi hingga tingkat nasional.  

Sebagai informasi, saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengukuhkan 68 anggota Paskibraka yang berasal dari 34 Provinsi di Indonesia untuk ditugaskan dalam agenda Upacara Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2022 esok harim 

Demikian tadi ulasan mengenai sejarah Paskibraka yang memiliki kisah panjang di baliknya. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua!

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswanya Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Kepala Sekolah: Ini Kado Terindah Tahun Ini

Siswanya Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Kepala Sekolah: Ini Kado Terindah Tahun Ini

Video | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:45 WIB

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Sudah Tahu Belum? Ini Tugas dan Formasinya

Perbedaan Paskibra dan Paskibraka, Sudah Tahu Belum? Ini Tugas dan Formasinya

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Daftar Anggota Paskibraka 2022 yang Dikukuhkan Jokowi, Ini Nama-namanya

Daftar Anggota Paskibraka 2022 yang Dikukuhkan Jokowi, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:21 WIB

Terkini

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Layanan Premium Makin Diperluas, Jangkau TV Micro RGB evo hingga WashTower

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Bahasa Indonesia Kalah Populer di Negeri Sendiri, Mengapa?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid di Tengah Rendahnya Rasio Kepemilikan Mobil

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Kemarau Panjang di Kandangwesi, Bagaimana Masyarakat Adat Pulihkan Hutan Demi Jaga Sumber Air?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:18 WIB

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Downgrade Lifestyle! 3 Subtitusi Fortuner, Pajero Sport, dan Innova: 7 Seater Irit, Kolong Tinggi

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Kalau Terdaftar Judol, Apa yang Harus Dilakukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Dijejali Jargon NKRI tapi Warga Perbatasan Melarat: Di Mana Keadilan Itu?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:15 WIB

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:12 WIB

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Bosan dengan Olahan Sosis yang Itu-Itu Saja? Coba Kreasi Ini Buat Menu Makin Bervariasi

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:09 WIB

×