Ustaz Adi Hidayat Sebut Pemilik Rumah Proklamasi Adalah Orang Yaman, Tuai Perdebatan

Farah Nabilla

Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:19 WIB
Ustaz Adi Hidayat Sebut Pemilik Rumah Proklamasi Adalah Orang Yaman, Tuai Perdebatan
Ustaz Adi Hidayat. [Youtube]

Suara.com - Ceramah sosok Ustaz Adi Hidayat kembali menuai perdebatan publik. Pasalnya, sosok Ustaz kelahiran Pandeglang, Banten tersebut menyinggung tentang pemilik rumah Proklamasi sesungguhnya yang digunakan oleh Soekarno-Hatta untuk membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan pada 77 tahun yang lalu.

Seorang pengguna Twitter dengan username @uyaboira membagikan sebuah video TikTok milik akun @cahayaradiah.

Adapun sang pengguna Twitter tersebut sampai-sampai menandai seorang sejarawan, Bonnie Triana untuk meminta kebenaran terkait ceramah UAH yang menyinggung pemilik rumah Proklamasi.

Dalam video yang dibagikan, UAH tampak mengawali ceramahnya dengan menjelaskan kronologi peristiwa Proklamasi yang ia pelajari.

"Tepat tanggal 17 Agustus, di hari Jumat itu, tahun 1945, jam 10 pagi di Jalan Pegangsaan Timur," ucap UAH.

UAH kemudian menegaskan bahwa penting untuk menyebutkan nomor lantaran menunjukkan bahwa pembacaan teks Proklamasi terjadi di sebuah rumah, bukan hanya di jalan.

"Jangan lupakan nomor 56. Nomor itu penting karena menunjukkan satu tempat tertentu. Kalau hanya jalannya saja, maaf ya, Proklamasi hanya terjadi di jalan," tegasnya.

Kemudian masuk pada inti ceramah UAH, bahwa dirinya menyebut pemilik rumah Proklamasi yang digunakan oleh Soekarno adalah seorang Muslim dari Yaman yang cinta tanah air.

"Rumah siapa nomor 56 itu? Ternyata rumah itu milik seorang pengusaha Muslim keturunan Yaman yang sangat cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini," lanjut UAH.

baca juga

Tak berhenti di situ, UAH juga menyebut bahwa sosok saudagar keturunan Yaman bernama Syeikh Faradj bin Marta itu juga mewakafkan rumahnya dan sempat memberi Soekarno setetes madu agar tubuhnya kembali fit.

"Beliau mewakafkan rumahnya untuk proklamasi Soekarno. Namanya adalah Syeikh Faradj bin Marta. Soekarno datang kesitu dalam kondisi lemas ada penyakit dalam tubuhnya. Maka kemudian beliau memberinya madu Yaman pada malam harinya. Siang-siangnya sudah fresh," lanjut UAH lagi.

Sontak cuplikan video ceramah UAH tersebut menuai perdebatan.

Seorang pengamat sejarah, Mazzini kemudian membalas di kolom komentar bahwa dokumen surat terima kasih Soekarno kepada Faradj bin Marta dibuat pada 1953, bukan 1945. 

Ia memaparkan bahwa pemberian madu tersebut tak terjadi saat detik-detik menjelang Proklamasi.

"Kalau soal rumah ada ucapan terima kasih pemerintah ke Faradj Martak soal madu juga ada tapi bukan saat proklamasi tapi ucapan terima kasih Bung Karno sudah dikirimi madu tahun 1953," tulis akun @mazzini_gsp.

Warganet lain juga memberikan sumber sejarah otentik berupa kesaksian Dr. dokter RM Soeharto, dokter pribadi Presiden Soekarno dan Wapres Muhammad Hatta mengenai kondisi kesehatan sang Proklamator.

Bersumber dari tulisan sejarah Sri Margana & Baha'Uddin, Biografi Dr. R.M. Soeharto, warganet dengan username @margana_s memberikan teks kesaksian Dr. Soeharto dirinya yang merawat dan memberikan tindakan medis pada Soekarno untuk mempersiapkan kemerdekaan.

"Bener atau nggak, haus pengakuan bener ya. Seolah2 ada konspirasi penyangkalan kontribusi muslim atau semacamnya. Kalau yg punya rumah orang Arab trus kenapa juga. Lha proklamator dua2nya muslim kok. Mental kalahan. Loser," tulis warganet lain

Sementara itu pengamat sejarah, Mazzini menyebut bahwa Faradj Marta memang berjasa untuk Soekarno tapi dalam hal lain.

"Kalau soal rumah ada ucapan terima kasih pemerintah ke Faradj Martak soal madu juga ada tapi bukan saat proklamasi tapi ucapan terima kasih Bung Karno sudah dikirimi madu tahun 1953." komentar @mazzini_gsp.

Tak berhenti di situ, warganet lain menilai narasi UAH bersifat chauvinis atau membangga-banggakan kelompoknya sendiri.

"Orang kalau udah kena sindrom chauvinis gini, jadinya lucu-lucu ya," timpal warganet lain.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Ustadz Adi Hidayat, Viral Karena Sebut Pemilik Rumah Proklamasi Adalah Faradj Bin Marta

Profil Ustadz Adi Hidayat, Viral Karena Sebut Pemilik Rumah Proklamasi Adalah Faradj Bin Marta

Entertainment | Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:13 WIB

Ustaz Adi Hidayat Sindir Gus Samsudin Banjir Pujian, Deddy Corbuzier dan Gus Miftah Kena Semprot

Ustaz Adi Hidayat Sindir Gus Samsudin Banjir Pujian, Deddy Corbuzier dan Gus Miftah Kena Semprot

Banten | Rabu, 17 Agustus 2022 | 07:59 WIB

Cara Ustaz Adi Hidayat Sindir Gus Samsudin Banjir Pujian: Orang Berilmu Beda Caranya

Cara Ustaz Adi Hidayat Sindir Gus Samsudin Banjir Pujian: Orang Berilmu Beda Caranya

Banten | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:00 WIB

Terpopuler: Ditantang Habib Jindan, Netizen Pertanyakan Gelar Habib, Gus Samsudin Ngaku Tidak Sakti

Terpopuler: Ditantang Habib Jindan, Netizen Pertanyakan Gelar Habib, Gus Samsudin Ngaku Tidak Sakti

Bogor | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 09:57 WIB

Ustaz Adi Hidayat Perbolehkan Salat Dhuha Berjamaah, Begini Penjelasan Hukumnya

Ustaz Adi Hidayat Perbolehkan Salat Dhuha Berjamaah, Begini Penjelasan Hukumnya

Surakarta | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:05 WIB

Zikir tapi Jarang Salat, Apakah Pahalanya Diterima? Ini Jawaban Ustaz Adi Hidayat

Zikir tapi Jarang Salat, Apakah Pahalanya Diterima? Ini Jawaban Ustaz Adi Hidayat

Bogor | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Pernah Dituntun Syahadat oleh Ustaz Adi Hidayat, Marcella Simon Kini Malah Terlihat Dibaptis

Pernah Dituntun Syahadat oleh Ustaz Adi Hidayat, Marcella Simon Kini Malah Terlihat Dibaptis

Selebtek | Sabtu, 06 Agustus 2022 | 09:39 WIB

Terkini

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

Jelang 500 Tahun Jakarta, DPRD Minta Aspirasi Warga Jadi Prioritas Pembangunan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:31 WIB

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

Bawa Puluhan Bukti! Koalisi Gugat Perjanjian Dagang RI-AS yang Dinilai Tabrak Konstitusi

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:28 WIB

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

Hotman Paris Pakai Tongkat ke Singapura, Bawa Amanah Rp500 Juta dari Bos Mayapada untuk Yuvita

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:27 WIB

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:12 WIB

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:02 WIB

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:57 WIB

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

Dianugerahi Lencana Emas di Gorontalo, Prabowo Dinilai Berjasa Bagi Petani-Nelayan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB