Dukungan Publik Agar Ridwan Kamil Maju Jadi Capres 2024 Menguat, Prabowo Menurun

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2022 | 13:58 WIB
Dukungan Publik Agar Ridwan Kamil Maju Jadi Capres 2024 Menguat, Prabowo Menurun
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. [Istimewa]

Suara.com - Dukungan publik kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai calon presiden atau capres 2024 semakin menguat. Hal ini berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Mantan Wali Kota Bandung itu mendapatkan dukungan yang terus menguat dalam kurun waktu 1,5 tahun terakhir. Sementara itu, dukungan terhadap Sandiaga Uno justru mengalami penurunan.

"Dari hasil pengamatan dan sigi SMRC ada sejumlah calon yang mengalami kenaikan dan penurunan dukungan responden," ujar Direktur Riset SMRC Deni Irvani dalam keterangan tertulisnya diterima di Bandung, Senin (22/8/2022).

"Dalam 1,5 tahun terakhir, dari Maret 2021 hingga Agustus 2022. Dukungan kepada Ridwan Kamil meningkat. Sandi (Sandiaga Uno) melemah," lanjutnya.

Sebagai informasi, SMRC kembali merilis hasil survei bursa capres dan cawapres) dalam ajang Pilpres 2024. Hasilnya, nama Ridwan Kamil terus merangsek di antara tiga nama capres lain, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto.

Adapun hasil survei pemilihan presiden yang dilakukan SMRC ini hanya akan diikuti oleh beberapa calon. Namun, sejauh ini belum ada calon presiden yang definitif karena pendaftaran calon untuk Pilpres 2024 baru akan dilakukan pada Oktober-November 2023.

Irvan memaparkan bahwa dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam simulasi semiterbuka naik dari 8,8 persen menjadi 25,2 persen. Sedangkan dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan naik dari 11,2 persen menjadi 14,4 persen.

Sementara itu, dukungan publik terhadap Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto justru mengalami penurunan. Sedangkan dukungan kepada Ridwan Kamil cenderung meningkat.

"Untuk Ridwan Kamil juga cenderung menguat dari 4,8 persen menjadi 6 persen. Prabowo cenderung menurun dari 20 persen menjadi 16,7 persen, sementara tokoh-tokoh lain tidak mengalami kemajuan berarti," papar Irvan.

Survei SMRC menunjukkan dalam format pertanyaan semiterbuka 43 nama, Ganjar mendapat dukungan terbanyak 25,5 persen. Kemudian disusul Prabowo 16,7 persen, Anies 14,4 persen, Ridwan Kamil 6 persen, AHY 3,8 persen dan nama-nama lain di bawah 3 persen, serta yang belum tahu 15,1 persen.

Sosok Ridwan Kamil yang kerap berdekatan hasil surveinya dengan Sandiaga Uno, kini dinilai lebih unggul.

Penguatan dukungan pada Ridwan Kamil juga tercermin dalam simulasi pilihan tertutup terhadap 11 nama di mana, Ganjar mendapat dukungan terbanyak 27,1 persen, disusul Prabowo 19 persen, Anies Baswedan 15,6 persen, Ridwan Kamil 8,5 persen, AHY 3,5 persen dan nama-nama lain di bawah 3 persen, yang belum tahu 15,3 persen.

Survei ini menunjukkan Ridwan Kamil juga tidak tersaingi oleh AHY maupun Erick Tohir dalam posisi empat besar.

"Ridwan Kamil menguat, AHY melemah, Khofifah dan Erick tidak mengalami perubahan berarti," lanjut Irvan.

Irvan menuturkan meski UUD menjelaskan hanya partai yang bisa mencalonkan presiden, saat ini ada sejumlah nama tokoh yang bukan berasal dari elite partai juga banyak disebut sebagai tokoh potensial sebagai calon presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Publik Dibohongi Kasus Irjen Sambo, Anggota DPR Usul Kapolri Dinonaktifkan: Ambil Alih Menko Polhukam!

Sebut Publik Dibohongi Kasus Irjen Sambo, Anggota DPR Usul Kapolri Dinonaktifkan: Ambil Alih Menko Polhukam!

Sumut | Senin, 22 Agustus 2022 | 13:56 WIB

PDIP Akan Berkoalisi dengan NasDem di Pilpres 2024?

PDIP Akan Berkoalisi dengan NasDem di Pilpres 2024?

| Senin, 22 Agustus 2022 | 13:53 WIB

Diusulkan Jadi Capres NasDem, Ganjar Pranowo Enggan Tanggapi Pertemuan Puan dan Surya Paloh

Diusulkan Jadi Capres NasDem, Ganjar Pranowo Enggan Tanggapi Pertemuan Puan dan Surya Paloh

| Senin, 22 Agustus 2022 | 13:13 WIB

Momen UAS Bertemu Anies dan Ibunda, Publik: Sejuk Lihat Ulama dan Umara Berkumpul

Momen UAS Bertemu Anies dan Ibunda, Publik: Sejuk Lihat Ulama dan Umara Berkumpul

Riau | Senin, 22 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Rektor UIN Saizu Sebut Indonesia Butuh Orang Seperti Ganjar Pranowo

Berpeluang Maju di Pilpres 2024, Rektor UIN Saizu Sebut Indonesia Butuh Orang Seperti Ganjar Pranowo

Jawa Tengah | Senin, 22 Agustus 2022 | 13:04 WIB

Puan Maharani Temui Surya Paloh, Respon Ganjar Pranowo: Bangsa Ini Butuh Bersatu

Puan Maharani Temui Surya Paloh, Respon Ganjar Pranowo: Bangsa Ini Butuh Bersatu

Jawa Tengah | Senin, 22 Agustus 2022 | 12:56 WIB

Terkini

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB