Siswa SD Jadi Korban Kecelakaan Maut di Bekasi, KPAI: Catatan Bagi Pemkot Bekasi Jadi Kota Tidak Layak Anak

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:36 WIB
Siswa SD Jadi Korban Kecelakaan Maut di Bekasi, KPAI: Catatan Bagi Pemkot Bekasi Jadi Kota Tidak Layak Anak
Sejumlah petugas Kepolisian berusaha mengevakuasi sebuah truk kontainer yang menabrak halte bus di depan SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). [ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/wsj]

Suara.com - Sejumlah tujuh siswa SD menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jabar pada Rabu (31/8/2022). Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menilai, kejadian tersebut harus menjadi cambuk bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Retno mengatakan, seharusnya Pemerintah Kota Bekasi harus bisa menjamin anak-anak sekolah itu aman bukan hanya di dalam melainkan di luar lingkungan sekolah. Jika posisi sekolahnya berada di pinggir jalan raya dengan intensitas lalu lintas tinggi, maka sudah sepatutnya Pemkot Bekasi mempertimbangkan indikator kota layak anak.

"Jadi begini, artinya ada satu catatannya kotanya menjadi tidak layak anak karena salah satu indikator kota layak anak itu adalah indikator ke-19 yakni sekolah ramah anak," kata Retno saat dihubungi Suara.com, Rabu (31/8/2022).

Anggota Komisioner KPAI Retno Listiyarti [suara.com/Welly Hidayat]
Anggota Komisioner KPAI Retno Listiyarti [suara.com/Welly Hidayat]

"Sekolah ramah anak itu salah satunya adalah kita menganggap ramah anak tidak hanya di dalam tapi dimulai dari anak menuju ke sekolah," katanya.

Menurut Retno, seharusnya Pemkot Bekasi sudah lebih dulu menyiapkan keamanan, khususnya pada saat jam masuk sekolah maupun jam pulang sekolah.

Retno menyebut, Pemkot Bekasi sedianya bisa bekerja sama dengan pihak sekolah serta dinas terkait untuk menjamin keamanan bagi siswa SD yang posisi sekolahnya berada di pinggir jalan raya.

"Misalnya melalui Dinas Perhubungan (Dishub). Dishub juga harus kerja sama dengan Dinas Pendidikan bagaimana anak-anak ini aman," katanya.

"Kedua, misalnya koordinasi dengan kepolisian setempat. Artinya, ketika jam pulang dan jam masuk sekolah maka harus ada polisi di situ, ngatur misalnya anak-anak menyeberang."

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di depan SDN Kota Baru II dan III, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (31/8/2022). Sebuah truk kontainer menabrak tiang listrik sampai ambruk menimpa orang-orang yang ada di sekitar kejadian.

Akibat kecelakaan tersebut, korban jiwa pun berjatuhan tak terkecuali anak-anak SD. Hingga berita ini disusun, jumlah korban masih dalam proses pendataan.

Sejauh ini, kecelakaan tersebut mengakibatkan sekitar 30 orang menjadi korban. Dilaporkan, dari jumlah korban tersebut, 20 orang merupakan anak SD. Dari jumlah anak SD tersebut, 7 meninggal dunia.

“Korban anak sekolah 20-an lebih, yang meninggal 7 orang,” jelas Kombes Latif Usman, Dirlantas Polda Metro Jaya.

Berikut fakta-fakta kecelakaan di depan SDN Kota Baru 2 dan 3, Kranji, Bekasi, Jawa Barat.

Kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru Bekasi (Suara.com/Danan Arya)
Kecelakaan maut di depan SDN Kota Baru Bekasi (Suara.com/Danan Arya)

1. Terjadi Pagi Menjelang Siang

Dalam video tersebut, terdapat keterangan bahwa kecelakaan maut terjadi pada Rabu (31/8/2022) pukul 10.00 WIB. Jam tersebut adalah waktu anak-anak SD pulang sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sopir Truk Trailer di Kecelakaan Maut Bekasi Diduga Mengantuk saat Kejadian

Sopir Truk Trailer di Kecelakaan Maut Bekasi Diduga Mengantuk saat Kejadian

Bekaci | Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:37 WIB

Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut yang Renggut 10 Nyawa di Bekasi, Polisi Duga Sopir Ngantuk

Selidiki Penyebab Kecelakaan Maut yang Renggut 10 Nyawa di Bekasi, Polisi Duga Sopir Ngantuk

Jakarta | Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:30 WIB

Salah Satu Korban Kecelakaan Maut di Bekasi, Anak Berprestasi dan Taat Ibadah: Sering Juara Lomba

Salah Satu Korban Kecelakaan Maut di Bekasi, Anak Berprestasi dan Taat Ibadah: Sering Juara Lomba

Bekaci | Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:09 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB