Skenario Dugaan Pelecehan Seksual Terkait Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Perintahkan Bikin Video Sesuai Narasi

Erick Tanjung, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 01 September 2022 | 20:24 WIB
Skenario Dugaan Pelecehan Seksual Terkait Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Perintahkan Bikin Video Sesuai Narasi
Komnas HAM Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2022). (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Komnas HAM mengungkap Eks Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo membuat skenario untuk merekayasa kasus kematian Brigadir J seolah-olah karena baku tembak dengan Bharada E yang dilatari dugaan pelecehan seksual Putri Candrawathi.

Melancarkan skenario tersebut, Ferdy Sambo memerintahkan anak buahnya untuk membuat dua laporan kepolisian. Pertama laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan tentang dugaan percobaan pembunuhan terhadap Barada E, dan dugaan pelecehan seksual terhadap Putri.

Bahkan Ferdy Sambo memerintahkan orang-orangnya untuk membuat video dari potongan rekaman CCTV untuk memperkuat skenarionya tersebut.

"Dibuat video guna menyesuaikan dengan skenario," kata Beka Ulung Hapsara, Komisioner Komnas HAM dalam keterangan pers, Kamis (1/9/2022).

Skenario yang dirancang Ferdy Sambo itu berdasarkan hasil temuan investigasi Komnas HAM. Beka menyebut Sambo menggunakan pengaruh jabatannya dengan memerintahkan anggota kepolisian untuk mengikuti skenarionya.

"Proses BAP atas dua laporan dilakukan tidak sesuai prosedur, hanya formalitas dan tinggal ditandatangani. Pemeriksaan di awal kejadian terhadap Barada RE, Bripka RR, dan Sdr KM tidak dilakukan sesuai prosedur," ujarnya.

Kemudian anggota kepolisian yang tidak memiliki otoritas memasuki tempat kejadian perkara/TKP di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Sambo meminta Kepala RS Bhayangkara S. Sukanto untuk menyiapkan autopsi.

Selain itu, terdapat penghilangan dan perusakan barang bukti. Ada upaya menghilangkan dan/atau mengganti barang bukti handphone oleh pemiliknya sebelum diserahkan ke penyidik.

"Adanya tindakan penghapusan jejak komunikasi berupa pesan, panggilan telepon, dan data kontak dan penghapusan foto TKP," ungkapya.

"Adanya tindakan perusakan, pengambilan, penghilangan CCTV dan/atau decoder di TKP dan sekitarnya. Adanya pemotongan/penghilangan video cctv yang menggambarkan rangkaian peristiwa secara utuh sebelum, saat, dan setelah kejadian".

baca juga

Sambo juga memerintahkan jajaran anak buahnya untuk memberihkan TKP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Jasad Brigadir J di Rumah Sambo Diungkap, Terbujur Kaku di Samping Kaki Tangga

Foto Jasad Brigadir J di Rumah Sambo Diungkap, Terbujur Kaku di Samping Kaki Tangga

Fresh | Kamis, 01 September 2022 | 20:19 WIB

Putri Candrawathi Tak Ditahan, Netizen Singgung Hukum Tumpul ke Atas-Tajam ke Bawah

Putri Candrawathi Tak Ditahan, Netizen Singgung Hukum Tumpul ke Atas-Tajam ke Bawah

Riau | Kamis, 01 September 2022 | 20:18 WIB

Temuan Faktual Latar Belakang Ferdy Sambo Tega Habisi Nyawa Brigadir J, Ini Penjelasan Komnas HAM

Temuan Faktual Latar Belakang Ferdy Sambo Tega Habisi Nyawa Brigadir J, Ini Penjelasan Komnas HAM

Sumedang | Kamis, 01 September 2022 | 20:12 WIB

Terkini

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Dua Perusahaan Jumbo Mau IPO Dalam Waktu Dekat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Ruas Jalan Padang-Solok Lewat Pintu Angin Ditutup Sementara

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 18:13 WIB

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

Disorot Usai Tenggelam di Laut Jawa, Siapa Pemilik Perusahaan Kapal Virgo Transport 8?

News | Minggu, 27 September 2026 | 18:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Pertumbuhan Ekonomi 8% Hanya Mimpi Jika Industri Manufaktur Lesu

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 18:08 WIB

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 18:05 WIB

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Ketika Turbin Kembali Diharapkan Berputar, Rumah Kopi Pelakat Menunggu Energi dari Air

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 18:03 WIB

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

×