5 Fakta Komnas HAM Minta Polri Usut Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 02 September 2022 | 11:03 WIB
5 Fakta Komnas HAM Minta Polri Usut Dugaan Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi
Tersangka Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi saat rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). [Suara.com/Alfian Winnato]

Suara.com - Kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J hingga kini seakan belum menemui akhir. Setelah hampir dua bulan, Polri belum juga mengungkapkan motif asli dari pembunuhan Brigadir J.

Beragam pengakuan, alibi dan skenario bermunculan silih berganti, sehingga membuat kasus ini tampak semakin rumit.

Salah satu pengakuan yang muncul datang dari istri Ferdy Sambo, yakni Putri Candrawathi. Sejak awal kasus ini bergulir, ia mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J.

Meski banyak pihak yang meragukan pengakuan tersebut, Putri Candrawathi tetap kekeuh menyatakan dirinya adalah korban pelecehan seksual.

Bahkan kepolisian pun telah menghentikan penyelidikan terhadap dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi.

Namun  kini, di tengah keraguan publik akan adanya peristiwa pelecehan seksual tersebut, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepolisian untuk menindak dugaan kekerasan seksual tersebut.

Apa yang melatari permintaan Komnas HAM itu? Berikut ulasannya.

1. Temuan Komnas HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menduga adanya kekerasan seksual oleh Brigadir J terhadap Putri Candrawathi berdasarkan hasil pemantauan dan penyelidikan lembaga tersebut atas peristiwa meninggalnya Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo.

baca juga

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, dugaan kekerasan seksual tersebut terjadi di Magelang, Jawa Tengah, pada 7 Juli 2022.

"Pada tanggal yang sama terdapat dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap Sdri. PC dimana Sdr. FS (Ferdy Sambo) pada saat yang sama tidak berada di Magelang," ujar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, Kamis (1/9/2022).

2. Putri Candrawathi mengadu pada Ferdy Sambo ketika sampai di Jakarta

Menurut Komnas HAM, setelah terjadi peristiwa kekerasan seksual di Magelang, Putri Candrawathi tak langsung mengadu kepada suaminya, Ferdy Sambo.

Bahkan ketika masih berada di Magelang, pada 7 Juli 2022 sekitar pukul 00.00 WIB, Ferdy Sambo dan istrinya sempat merayakan ulang tahun pernikahan mereka.

Putri Candrawathi baru bercerita pada Ferdy Sambo mengenai peristiwa kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J, ketika telah sampai di Jakarta, pada 8 Juli 2022.

Tepatnya, Putri bercerita pada Ferdy Sambo diperjalanan dari rumah pribadi menuju rumah dinas mereka di bilangan Duren Tiga Jakarta. Jarak antara rumah dinas dan rumah pribadi Ferdy Sambo sekira 1 kilometer.

3. Ferdy Sambo naik pitam

Cerita Putri Candrawathi tersebutlah yang membuat Ferdy Sambo naik pitam. Menurut Beka Ulung, selanjutnya Ferdy Sambo memanggil Brigadir RR dan Bharada E untuk mengonfirmasi cerita putrinya tersebut.

Saat itu pula, lanjut Beka ulung, Ferdy Sambo menyusun rencana untuk memberi pelajaran kepada Brigadir J.

"Selanjutnya FS (Ferdy Sambo) memanggil Bripka RR dan Barada RE ke lantai tiga Rumah Saguling untuk menanyakan perihal peristiwa di Magelang dan merencanakan upaya penindakan terhadap Brigadir J," jelas dia.

4. Brigadir J dieksekusi di rumah dinas Ferdy Sambo

Lebih lanjut, Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, Brigadir J akhirnya ditembak hingga meregang nyawa di rumah Ferdy Sambo, pada Jumat, 8 Juli 2022.

Namun Beka Ulung belum bisa mengungkap detil peristiwa pastinya, karena ada beberapa versi peristiwa tersebut berdasarkan keterangan para pihak. Dan hal tersebut, menurut Beka Ulung, harus dibuktikan di dalam pengadilan.

Ia menambahkan, Komnas HAM juga memastikan bahwa tida ada penyiksaan terhadap Brigadir J. Menurut Beka Ulung, ajudan Ferdy Sambo tersebut meninggal dunia karena luka tembak.

5. Komnas HAM dorong Polri usut kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi

Berdasarkan temuannya itu, Komnas HAM menduga telah terjadi kekerasan seksual terhadap Putri Candrawathi yang dilakukan oleh Brigadir J.

Meski baru sebatas dugaan, Komnas HAM tetap mengeluarkan rekomendasi agar penyidik Polri menindaklanjuti temuan fakta tersebut.

"Menindaklanjuti pemeriksaan dugaan kekerasan seksual terhadap PC (Putri) di Magelang dengan memperhatikan prinsip-prinsip hak asasi manusia dan kondisi kerentanankerentanan khusus," katanya.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISESS Ingatkan Polri Jika Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Rentan Lakukan Ini

ISESS Ingatkan Polri Jika Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan, Rentan Lakukan Ini

Denpasar | Jum'at, 02 September 2022 | 10:48 WIB

Nasib Bripka RR tak Semujur Bharada E, Ajudan yang Jarang Dibela hingga Keluarga Minta Tolong ke Presiden

Nasib Bripka RR tak Semujur Bharada E, Ajudan yang Jarang Dibela hingga Keluarga Minta Tolong ke Presiden

Purwokerto | Jum'at, 02 September 2022 | 10:45 WIB

6 Daftar Perwira Polisi yang Jadi Tersangka Obstruction of Justice

6 Daftar Perwira Polisi yang Jadi Tersangka Obstruction of Justice

News | Jum'at, 02 September 2022 | 10:44 WIB

Imbas Kasus Pembunuhan Berencana, Keluarga Brigadir J dan Ferdy Sambo Sama-Sama Kena Serangan Digital

Imbas Kasus Pembunuhan Berencana, Keluarga Brigadir J dan Ferdy Sambo Sama-Sama Kena Serangan Digital

Sumedang | Jum'at, 02 September 2022 | 10:39 WIB

Putri Candrawathi Tak Sampaikan Maaf ke Keluarga Brigadir J, Irma Hutabarat: Dia Tak Punya Hati Seorang Ibu

Putri Candrawathi Tak Sampaikan Maaf ke Keluarga Brigadir J, Irma Hutabarat: Dia Tak Punya Hati Seorang Ibu

News | Jum'at, 02 September 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Kala Ceri dan Tomat Jadi Inspirasi Karya Fesyen, Instalasi, hingga Kuliner

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:36 WIB

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Epson Hadirkan Proyektor 4K Ultra-Short-Throw EH-LS970B untuk Hiburan Layar Besar di Rumah

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 13:35 WIB

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Kenapa Setrika Lengket di Baju? Ini Cara Mengatasinya agar Baju Tak Rusak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Tak Diperkuat Sergio Aguero

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 13:32 WIB

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Kenapa Harus Melihat Orang Lain Menderita Dulu untuk Belajar Bersyukur?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Studi Ungkap Emosi soal Perubahan Iklim Tak Otomatis Ubah Perilaku, Mengapa?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:30 WIB

Terjaring OTT KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Cuma Punya Harta Rp 1,2 Miliar

Terjaring OTT KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Cuma Punya Harta Rp 1,2 Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:29 WIB

UFO Diduga Muncul di Langit Iran, Pernah Terjadi Tahun 1976

UFO Diduga Muncul di Langit Iran, Pernah Terjadi Tahun 1976

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:29 WIB

Handy Soulvibe Resmi Nakhodai WAMI, Janjikan Transparansi Total

Handy Soulvibe Resmi Nakhodai WAMI, Janjikan Transparansi Total

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 13:28 WIB

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

×