6 Fakta Kebakaran di Pasar Senen: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp600 Juta

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 02 September 2022 | 15:04 WIB
6 Fakta Kebakaran di Pasar Senen: Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp600 Juta
Video viral kebakaran di toko alat dapur di Pasar Senen, Jakarta Pusat. (tangkapan layar)

Suara.com - Kebakaran terjadi di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Kamis (1/9/2022) malam saat para pedagang sudah menutup toko-tokonya. Peristiwa kebakaran itu juga diunggah ke media sosial melalui akun Instagram @info_jakartapusat.

Sebanyak 11 unit pemadam kebakaran dan 55 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Kerugian yang ditafsir akibat kebakaran Pasar Senen ini mencapai angka Rp600 juta. Berikut fakta-fakta kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

1. Peristiwa terjadi di Pasar Senen Blok 6

Peristiwa kebakaran yang melanda Pasar Senen ini dibenarkan oleh Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal.

Menurutnya, kebakaran terjadi sekitar pukul 20.55 WIB di Pasar Senen Blok 6 bagian alat dapur di lantai 2.

"Pasar Senen Blok 6, objek ruko alat dapur lantai 2," kata Asril kepada wartawan.

Humas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto juga mengatakan objek awal yang terbakar merupakan ruko alat dapur.

2. Tiga unit toko baju dan tas terbakar

Selain itu, sebanyak tiga unit toko baju dan tas di Lantai 3 Pasar Senen Blok 6, Jakarta Pusat, terbakar pada Kamis (1/9/2022) malam.

baca juga

"Objek terbakar adalah Blok 6 Lantai 3, tiga unit toko baju dan tas," kata Asril

3. Penyebab diduga korsleting listrik

Petugas berhasil melokalisasi api dan mendinginkan objek yang terbakar pada pukul 21.30 WIB dan api berhasil dipadamkan pukul 21.56 WIB.

"Sudah berhasil dipadamkan. Selesai pukul 21.56 WIB," kata Asril.

Di lain pihak, perwira piket Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Mokhamad Taufik mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek.

"Penyebabnya masih diduga korsleting listrik," kata Taufik.

4. Saksi langsung lari ke pasar usai mendengar kabar

Saksi bernama Tio Pilus Ginting mengaku melihat saat api melahap tiga ruko di lantai tiga tersebut. Pedanang tas yang mempunyai toko di lantai dua itu mengaku asap tebal telah memenuhi sebagian sisi pojok lantai tiga.

Tio yang pulang lebih awal sekitar pukul 19.00 WIB menerima informasi adanya kebakaran di lantai tiga. Saat itu, waktu menunjukkan pukul 20.20 WIB.

Tio langsung bergegas ke lokasi kejadian lantaran khawatir barang dagangannya ikut terkena imbas kebakaran. Tiba di lokasi, dia mendapati asap tebal memenuhi seisi tiga ruko yang terbakar tersebut.

"Saya pulang cepet. Lalu ada kabar kebakaran jam 20.20, ketika saya ke sini, lokasi sudah kebakaran. Asap sudah kemana-mana, kami masuk lalu mencoba menyelamatkan barang-barang kami," ucap Tio saat dijumpai di lokasi, Jumat (2/9/2022).

5. Pemadaman terhambat kios yang sudah terkunci

Dalam proses pemadaman, petugas di lapangan juga menemukan hambatan, misalnya, asap pekat dan salah satu kios yang dalam keadaan terkunci.

"Hambatannya, kios dalam terkunci dan harus dibuka paksa serta asap pekat," ucap Asril.

6. Kerugian ditafsir mencapai Rp600 juta

Kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran ditafsir mencapai Rp600 juta.

Berdasarkan laporan Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, penyebab kebakaran karena korsleting listrik dari salah satu toko tas di lantai tiga.

"Taksiran kerugian mencapai Rp. 600 juta. Dugaan penyebab kebakaran yakni korsleting listrik dari salah satu kios tas," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Asril Rizal dalam keterangannya, Jumat (2/9/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Korban Kebakaran di Bulaksumur: Saya Buka Pintu, Ternyata Asap Sudah Tebal

Anak Korban Kebakaran di Bulaksumur: Saya Buka Pintu, Ternyata Asap Sudah Tebal

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 14:52 WIB

Ruko Tiga Lantai di Sawah Besar Terbakar Jumat Pagi, Penyebab Belum Diketahui

Ruko Tiga Lantai di Sawah Besar Terbakar Jumat Pagi, Penyebab Belum Diketahui

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 13:38 WIB

Kerugian Imbas Kebakaran Tiga Toko di Pasar Senen Mencapai Rp600 Juta

Kerugian Imbas Kebakaran Tiga Toko di Pasar Senen Mencapai Rp600 Juta

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 13:09 WIB

Kebakaran di Kawasan Bulaksumur UGM Tewaskan Tiga Orang, Polisi Dalami Penyebab Kejadian

Kebakaran di Kawasan Bulaksumur UGM Tewaskan Tiga Orang, Polisi Dalami Penyebab Kejadian

Jogja | Jum'at, 02 September 2022 | 13:04 WIB

Toko Baju dan Tas di Pasar Senen Hangus Terbakar, Saksi: Kejadian Saat Para Pedagang Sudah Tutup

Toko Baju dan Tas di Pasar Senen Hangus Terbakar, Saksi: Kejadian Saat Para Pedagang Sudah Tutup

News | Jum'at, 02 September 2022 | 12:53 WIB

Terkini

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

×