Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi mulai 3 September 2022. Kenaikan harga BBM itu langsung menjadi trending topic di Twitter.
Sebelumnya di penghujung bulan Agustus 2022, masyarakat sudah dihebohkan karena informasi yang beredar bahwa pemerintah akan menaikkan harga BBM. Adanya kabar tersebut menjadikan masyarakat panik.
Bahkan sempat terjadi kekacauan, seperti demo hingga panic buying yang menyebabkan SPBU Pertamina di beberapa daerah sampai kehabisan pertalite. Meski demikian, pemerintah rupanya tidak jadi menaikan harga BBM di bulan Agustus.
Tak disangka, pemerintah justru resmi menaikan harga BBM pada 3 September 2022 di siang hari. Harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi tersebutbahkan langsung mulai berlaku di hari yang sama pukul 14.30 WIB.
Harga pertalite yang tadinya Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian harga solar subsidi naik dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter. Begitu pula harga pertamax ikut naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.
Situasi tersebut tentu saja memancing beragam reaksi dari warganet. Mereka menuliskan beragam uneg-uneg dan keluh kesahnya di media sosial, salah satunya Twitter hingga menjadi trending topic.
“Sabtu-sabtu gini enaknya nunggu video pejabat nangis pura-pura merasakan susahnya rakyat gara-gara harga BBM naik,” celoteh warganet.
“Alhamdulillah seperti biasa diem-diem naik, eh naiknya diem-diem,” imbuh warganet.
“Tidak naik aja tiang lapak daganganku sudah miring (tutup sementara) akibat harga-harga baru bahan baku, dengan kenaikan ini ya tiang lapakku ambruk (lapak tutup permanent) mas brow, mana bantuan belum pernah dapat dari zaman kuda makan besi, kapan dan di mana ya ada demo?” curhat salah satu warganet.
Baca Juga: Harga Pertamax Naik Beda Tipis dengan Shell Jenis Serupa, Berapa Selisihnya?
“Asli berasa ditodong dengan kenaikan ini. Ya Tuhan, adakah jalan lain untuk merasakan kemudahan hidup,” tambah warganet lain.