Dipakai Berlatih di Selat Madura, Pesawat TNI AL Jatuh di Perairan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari
Dipakai Berlatih di Selat Madura, Pesawat TNI AL Jatuh di Perairan
Pesawat latih baru Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) di base ops Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (20/4). Pesawat Bonanza G36 Bonanza milik TNI AL dilaporkan jatuh di Perairan Selat Madura.

Satu unit pesawat jenis Bonanza G-36 milik TNI Angkatan Laut jatuh di Perairan Laut Selat Madura, Jawa Timur pada Rabu (7/9/2022).

Suara.com - Satu unit pesawat jenis Bonanza G-36 milik TNI Angkatan Laut jatuh di Perairan Laut Selat Madura, Jawa Timur pada Rabu (7/9/2022). Pesawat latih itu dikemudikan oleh pilot bernama Yudistira dan co-pilot Dendi.

Menurut informasi dari Dispen Koarmada II, terdapat laporan pesawat hilang dengan nomor registrasi T-2503 di kawasan antara Bakalan Madura dan Gresik pada pukul 10.25 WIB.

"Telah terjadi lost contact pesawat latih milik TNI AL jenis atau type: Bonanza G-36, nomor registrasi T-2503," demikian yang disampaikan melalui siaran pers Dispen Koarmada II, Rabu.

Usai adanya laporan hilang kontak, TNI AL langsung menerbangkan 2 helikopter SAR dari Appron Skadron Udara 100 Lanudal Juanda.

Baca Juga: Pesawat Latih TNI AL G-36 Bonanza T-250 Jatuh di Selat Madura, Penumpang 2 Orang

TNI AL lantas menambah armada dengan menerbangkan CN-735/P-8304 yang dikemudikan Triyoga dari Bandara Internasional Juanda menuju area pesawat latih itu hilang kontak pada pukul 11.29 WIB.

"Sebagai armada tambahan dalam melakukan pencarian."

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi saat konvoi KRI latihan Anti Serangan Udara (Air Defense Exercise).

"Pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat Konvoi KRI melaksanakan latihan Anti Serangan Udara (Air Defense Exercise), dalam hal ini Bonanza berperan sebagai penyerang," ujar Letkol Asep dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (7/9/2022).

Kecelakaan pesawat itu terjadi sekitar pukul 10.25 WIB di sekitaran Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) atau di sekitar perairan selat Madura-Gresik.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab Pesawat Latih Mendarat Darurat di Pantai Ngagelan Banyuwangi

Adapun untuk penyebab jatuhnya pesawat T-2503 masih belum diketahui. Saat ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan 13 KRI, 1 KAL, 1 Tim Kopaska.