Kepulan Asap Meninggi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Singkirkan Kawat Berduri hingga Adu Dorong dengan Aparat

Agung Sandy Lesmana, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 08 September 2022 | 16:37 WIB
Kepulan Asap Meninggi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Singkirkan Kawat Berduri hingga Adu Dorong dengan Aparat
Massa mahasiswa dari berbagai kampus masih bertahan di Patung Kuda, Jakpus untuk menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Massa dari berbagai kelompok mahasiswa yang berunjuk rasa menolak harga kenaikan BBM masih bertahan di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2022).

Berdasarkan pantauan Suara.com sekitar pukul 16.08 WIB, demonstran dari berbagai kelompok seperti HMI, GMNI dan BEM SI masih berada di kawasan Patung Kuda atau Jalan Merdeka Barat.

Mereka masih berorasi bergantian menyampaikan tuntutannya, menolak keputusan Presiden Joko Widodo yang menaikkan harga BBM.

Sebelumnya, mereka mulai berdatangan sekitar pukul 12.30 WIB.

Beberapa kali mereka terlibat adu dorong dengan aparat kepolisian, saat berusaha menerobos ke arah Istana Merdeka, tempat Presiden Joko Widodo berkantor.

Mahasiswa awalnya menyingkirkan dua lapis kawat berduri dan separator yang menghalangi mereka. Kekinian antara aparat kepolisian sudah tidak ada pembatas.

Sementara di titik lain, atau di sekitar bundaran Silang Monas, mengepul asap hitam dari ban yang dibakar massa sebelumnya.

Massa mahasiswa dari berbagai kampus masih bertahan di Patung Kuda, Jakpus untuk menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM. (Suara.com/Yaumal)
Massa mahasiswa dari berbagai kampus masih bertahan di Patung Kuda, Jakpus untuk menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM. (Suara.com/Yaumal)

Guna mengantisipasui massa aksi menerobos ke Istana Merdeka, aparat kepolisian sebelumnya memasang dua lapis kawat berduri di kawasan Patung Kuda.

Tak hanya itu terdapat juga separator yang dipasang paling depan.

Dua lapis kawat berduri dan separator di menutupi ruas Jalan Merdeka Barat yang menuju arah Istana Negara dan ke Bundaran HI.

Selain itu, ada sebanyak 5.800 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengawal massa mahasiswa yang menggelar aksi menolak kenaikan harga BBM. 

"5.800 gabungan TNI dan Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komaruddin kepada wartawan, Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fraksi PKS DPRD Medan Turut Berduka Cita Atas Kenaikan Harga BBM

Fraksi PKS DPRD Medan Turut Berduka Cita Atas Kenaikan Harga BBM

Sumut | Kamis, 08 September 2022 | 16:23 WIB

Demo Mahasiswa Menolak BBM Naik di Palembang Berlanjut, Dipenuhi Kritik Satire Untuk Puan Maharani

Demo Mahasiswa Menolak BBM Naik di Palembang Berlanjut, Dipenuhi Kritik Satire Untuk Puan Maharani

Sumsel | Kamis, 08 September 2022 | 16:19 WIB

Pengemudi Ojol ke PKS, Mengadu Penghasilan Turun Gegara BBM Naik hingga Tak Dapat BLT ke Ahmad Syaikhu

Pengemudi Ojol ke PKS, Mengadu Penghasilan Turun Gegara BBM Naik hingga Tak Dapat BLT ke Ahmad Syaikhu

News | Kamis, 08 September 2022 | 16:13 WIB

Pegawai SPBU Timbun Ratusan Liter Pertalite, Tapi Terbongkar karena Kecerobohan Sendiri

Pegawai SPBU Timbun Ratusan Liter Pertalite, Tapi Terbongkar karena Kecerobohan Sendiri

Jawa Tengah | Kamis, 08 September 2022 | 16:11 WIB

Terkini

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

4.151 Personel Dikerahkan Amankan Demo Mahasiswa di Jakpus, Begini Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:40 WIB

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

Iran Bantah Mentah-mentah Klaim Damai Donald Trump

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:32 WIB

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

Kabar Duka dari Raja Thailand, Putrinya Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:18 WIB

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

Habis Dibombardir, Donald Trump Umumkan Damai dengan Iran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:08 WIB

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:48 WIB

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:34 WIB

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:30 WIB

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 07:11 WIB

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 06:58 WIB

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:04 WIB