Ragam Respons Serangan Bjorka: Jokowi Sat Set Bentuk Timsus, Mahfud MD Tak Ambil Pusing

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 14 September 2022 | 11:19 WIB
Ragam Respons Serangan Bjorka: Jokowi Sat Set Bentuk Timsus, Mahfud MD Tak Ambil Pusing
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Hacker Bjorka telah menyebarkan beberapa data rahasia pejabat publik seperti data milik Mahfud MD, Puan Maharani hingga Luhut Binsar Pandjaitan. Serangan siber Bjorka itu sendiri telah menjadi perbincangan panas masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Beragam respons pun ditunjukkan, baik dari masyarakat sampai kalangan pejabat. Warganet contohnya, banyak yang memuja-muja aksi Bjorka dan justru mengkritik kinerja pemerintah karena tidak bisa melindungi data rahasia.

Bahkan, tak sedikit warganet yang mempertanyakan kinerja Menkominfo hingga Badan Intelijen Negara (BIN). Nyaris setiap hari, Bjorka selalu membocorkan data yang diklaim rahasia melalui Twitter ataupun situs Breach Forums. 

Tentu bocornya satu data atau informasi milik pemerintah dalam seketika langsung masuk jajaran trending topic di Twitter. Serangan bertubi-tubi Bjorka itu akhirnya mendapatkan perhatian dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Menanggapi tindakan Hacker Bjorka, Presiden Jokowi langsung "sat set" membentuk tim khusus untuk mengatasinya. Timsus yang diberi nama "emergency response team" ini merupakan gabungan anggota BSSN, Kominfo, Polri dan BIN.

Pembentukan timsus tersebut dilakukan Jokowi setelah rapat berama Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menkopolhukam Mahfud MD, Johnny G Plate dan Hinsa Siburian.

Ngaku keamanan siber Indonesia tak kuat

Sementara itu, Badan Siber Sandi Negara (BSSN) justru mengakui bahwa keamanan siber Indonesia belum kuat. Hal ini disebabkan karena Indonesia baru saja masuk era digital pasca Covid-19.

"Kita tidak boleh langsung beranggapan kalau kami (BSSN) kuat, karena kami tahu banyak kerentanan. Pemerintah tentu juga menyadari. Kita semua pun seluruh bangsa Indonesia itu menyadari," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian dalam konferensi pers di Kantor BSSN, Sawangan, Depok, Selasa (13/9/2022).

baca juga

Ia berharap perkembangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi paralel dan sejajar dengan ancaman yang akan timbul. Sisi keamanan pun jangan sampai terbobol juga.

Mempermalukan negara

Reaksi keras justru datang dari anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon. Ia menyebut aksi serangan Bjorka yang meretas data-data milik pemerintah telah mempermalukan negara. Bahkan, Fadli Zon menyindir pemerintah yang tidak sigap dan justru disebut bak "negara tak bertuan".

"Menurut saya itu kan (serangan Bjorka) mempermalukan sebetulnya. Masa satu orang atau beberapa orang hacker bisa mempermalukan institusi negara atau orang-orang penting di dalam institusi itu ya,” sentil Fadli Zon.

"Ini menunjukan sepertinya negara kita dalam konteks dunia siber ini mirip terra incognito, seperti negara tak bertuan. Mudah sekali diretas, mudah sekali dibobol mudah sekali diintervensi,” kritiknya.

Tak ambil pusing saat data pribadi bocor

Berbeda respons, Mahfud MD justru tak mau tahu dan tak ambil pusing saat data pribadinya dibocorkan Bjorka. Pasalnya, ia menilai data pribadinya yang disebarkan Bjorka sudah ada di Wikipedia dan memang terbuka.

"Banyak yang japri saya bahwa data pribadi saya dibocorkan oleh hacker Bjorka. Saya tak ambil pusing dan tak ingin tahu. Sebab data pribadi saya bukan rahasia, bisa diambil dan dilihat di Wikipedia (Google), di sampul belakang buku-buku saya, di LHKPN KPK. Data pribadi saya terbuka. Tak perlu dibocorkan,” kata Mahfud.

Ini darurat!

Kekhawatiran akan serangan Bjorka tampak nyata diucapkan pleh Wakil Ketua DPR RI Cak Imin. Bagaimana tidak, ia juga menjadi korban Bjorka setelah data pribadinya disebarluaskan.

Cak Amin pun mendesak pemerintah harus segera bertindak karena aksi Bjorka sudah semakin mengganggu.

"Ini darurat ya, sebagai orang yang menjadi korban dibuka (datanya) ini berarti pertahanan nasional kita terganggu," tegas Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2022) seperti dikutip Suara com.

Pemerintah didesak segera audit keamanan siber

Kebocoran data yang dialami oleh Puan Maharani ini membuat Puan mendesak pemerintah segera bertindak dengan mengaudit keamanan siber di seluruh kementerian. Ia juga mendesak BSSN memberikan penjelasna terbuka.

“DPR RI meminta pemerintah untuk segera menggelar audit keamanan siber di seluruh kementerian dan lembaga negara. Audit keamanan siber wajib dilakukan setelah adanya banyak kasus kebocoran data di Indonesia,” kata Puan dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022).

Bocoran kasus Munir disebut sejalan dengan fakta

Selain dari kalangan pejabat, terdapat respons dari komite Aksi Solidaritas untuk Munir. Sekjen KASUM Bivitri Susanti mengatakan bahwa aksi Bjorka membocorkan dalang pembunuhan Munir sejalan dengan fakta.

“Akun Twitter @Bjorka mengungkap kembali fakta-fakta pembunuhan Munir. Itu sejalan dengan fakta-fakta dalam temuan TPF dan proses hukum lanjutan, termasuk yang mewajibkan pemerintah untuk mengumumkan kepada masyarakat hasil temuan dan rekomendasi," katanya.

Sayangnya, menurut Bivitri, temuan Tim Pencari Fakta (TPF) tidak diungkap oleh pemerintah ke masyarakat.

"Dengan alasan yang tidak masuk akal, yakni tidak menyimpan dokumen TPF tersebut," katanya.

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketahuan! Bjorka Hanya Follow Satu Akun Ini, Mungkinkah Jadi Petunjuk?

Ketahuan! Bjorka Hanya Follow Satu Akun Ini, Mungkinkah Jadi Petunjuk?

Fresh | Rabu, 14 September 2022 | 11:16 WIB

Sesumbar Hacker Bjorka Tak Berbahaya, Mahfud MD Klaim Belum Ada Data Rahasia Negara yang Dibobol

Sesumbar Hacker Bjorka Tak Berbahaya, Mahfud MD Klaim Belum Ada Data Rahasia Negara yang Dibobol

Dexcon | Rabu, 14 September 2022 | 11:16 WIB

Erick Thohir Bakal Gandeng Hacker Lokal untuk Lawan Bjorka, Warganet Beri Komentar Sinis: Abaikan aja! Dulu Dipenjarakan

Erick Thohir Bakal Gandeng Hacker Lokal untuk Lawan Bjorka, Warganet Beri Komentar Sinis: Abaikan aja! Dulu Dipenjarakan

Jawa Tengah | Rabu, 14 September 2022 | 11:04 WIB

Katanya Bukan Data Rahasia yang Bocor, Tapi Pemerintah Bentuk Timsus Halau Serangan  Bjorka, Ini Alasan Mahfud MD

Katanya Bukan Data Rahasia yang Bocor, Tapi Pemerintah Bentuk Timsus Halau Serangan Bjorka, Ini Alasan Mahfud MD

Cianjur | Rabu, 14 September 2022 | 10:54 WIB

Blak-blakan Ade Armando Sebut Hacker Bjorka Cuma Sampah, Tiba-tiba Sentil Habib Rizieq Shihab

Blak-blakan Ade Armando Sebut Hacker Bjorka Cuma Sampah, Tiba-tiba Sentil Habib Rizieq Shihab

News | Rabu, 14 September 2022 | 10:58 WIB

Data Siber Kena Bobol Bertubi-tubi, Fadli Zon Sebut Kasus Hacker Memalukan: Masa Bjorka Versus Istana?

Data Siber Kena Bobol Bertubi-tubi, Fadli Zon Sebut Kasus Hacker Memalukan: Masa Bjorka Versus Istana?

News | Rabu, 14 September 2022 | 10:58 WIB

Terkini

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×