BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran

Purwokerto

Selasa, 13 September 2022 | 20:41 WIB
BPH Migas Sebut Digitalisasi Penyaluran BBM Jadi Solusi Subsidi Tepat Sasaran
my pertamina

PURWOKERTO.SUARA.COM – Beragam upaya guna memastikan Bahan Bakar Minyak yang didistribusikan di wilayah Indonesia tepat sasaran terus dilakukan. Tidak terkecuali sistem digitalisasi yang dilakukan untuk memastikan penerimanya merupakan yang berhak.

Hal tersebut dibenarkan oleh Abdurrachman anggota Komite Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas). Pihaknya menilai penggunaan sistem digital turut andil memastikan efisiensi operasi serta pendistribusian yang tepat sasaran.

“Iya dong Sistem digitalisasi itu bagus, bisa dipantau secara real time,” kata Saleh Abdurrachman Anggota Komite BPH Migas, seperti dikutip Antara, Selasa (13/09/2022).

Menurutnya, digitalisasi akan sangat memberikan dampak signifikan jika dikombinasikan dengan implementasi penggunaan aplikasi MyPertamina di SPBU. Hal itu jelas akan langsung mencegah terjadinya penyelewengan penggunaan BBM bersubsidi mulai dari pengolahan hingga titik akhir pendistribusian ke masyarakat.

Dia berharap digitalisasi yang dilakukan serta pengembangan kilang dan pembangunan kilang baru bisa memastikan ketahanan pasokan BBM di Tanah Air. “Sistem digitalisasi SPBU dengan MyPertamina itu akan bisa mengurangi/mencegah penyelewengan,” ujar Saleh.

Sementara itu, secara terpisah Komaidi Notonegoro Direktur Eksekutif Reforminer Institute mengatakan, digitalisasi rantai distribusi penyaluran BBM dari kilang hingga SPBU kemudian dilanjutkan ke masyarakat, yang merupakan keharusan untuk diimplementasikan.

“Saya kira digitalisasi adalah suatu keniscayaan. Perkembangan yang tidak mungkin bisa dihindari,” ungkap Komaidi.

Menurutnya, digitalisasi rantai pendistribusian BBM dari kilang jadi kunci untuk memastikan bahwa BBM diproduksi dan disalurkan dengan tepat.

“Saya kira manfaatnya cukup besar. Segala sesuatunya jadi lebih tercatat dan terpetakan dengan baik,” ujar Komaidi.

baca juga

Disisi lain, pertamina diketahui telah memiliki sistem pemantauan data mulai dari produksi di hulu hingga distribusi BBM ke masyarakat lewat Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC). Melalui PIEDCC bisa terpantau aliran dari fluidanya (cairan) ataupun gas.

Pengawasan tidak hanya di darat, tapi juga dilakukan di laut saat pengangkutan BBM menggunakan kapal. Saat ini, Pertamina memiliki sekitar 258 kapal yang beroperasi dan semuanya terdata dengan baik dan terpantau secara langsung lewat PIEDCC.

Untuk informasi, sistem PIEDCC merupakan upaya Pertamina dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya kehilangan jumlah BBM yang tidak wajar, baik mulai dari produksi di kilang, distribusi oleh truk tangki maupun kapal, hingga masuk ke SPBU dan diterima oleh masyarakat. Langkah ini juga merupakan upaya untuk efisiensi dalam produksi dan distribusi BBM.* (ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Kunjung Dinikahi Resmi, Wanita di Bekasi Nekat Potong Alat Vital Suami saat Tidur

Tak Kunjung Dinikahi Resmi, Wanita di Bekasi Nekat Potong Alat Vital Suami saat Tidur

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 19:53 WIB

Timnas Indonesia akan Berlaga di JIS Jika Infrastruktur Siap 100 Persen

Timnas Indonesia akan Berlaga di JIS Jika Infrastruktur Siap 100 Persen

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 18:42 WIB

Membanggakan, Tim Robot Indonesia R2045 akan Ikuti Ajang FHC 2022 di Swiss

Membanggakan, Tim Robot Indonesia R2045 akan Ikuti Ajang FHC 2022 di Swiss

Purwokerto | Selasa, 13 September 2022 | 18:36 WIB

Terkini

FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk

FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:34 WIB

Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya

Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya

Jawa Tengah | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:32 WIB

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:25 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

Fajar Nugra & Raffan Al Aryan Blak-blakan soal Teror di Lokasi Syuting Pemikat Jiwa

Fajar Nugra & Raffan Al Aryan Blak-blakan soal Teror di Lokasi Syuting Pemikat Jiwa

Video | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:17 WIB

Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026

Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:10 WIB

Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning

Tim FIP UNY Bekali Guru PCM Tonjong Modul Ajar Berbasis Deep Learning

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:05 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas

Pulang ke Palembang Usai Liburan, Satu Keluarga Kecelakaan di Tol Terpeka, 4 Tewas

Sumsel | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah

FH UNY Gelar PkM di MIM Tonjong, Kenalkan Pendekatan 'Deep Learning' untuk Guru Muhammadiyah

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:59 WIB

×