Bersumpah Demi Tuhan Tak Punya Musuh, Effendi Simbolon: Saya ini Nothing, Kenapa jadi Sasaran?

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Kamis, 15 September 2022 | 19:04 WIB
Bersumpah Demi Tuhan Tak Punya Musuh, Effendi Simbolon: Saya ini Nothing, Kenapa jadi Sasaran?
Bersumpah Demi Tuhan Tak Punya Musuh, Effendi Simbolon: Saya ini Nothing, Kenapa jadi Sasaran? [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp].

Suara.com - Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon menegaskan dirinya tidak pernah memiliki masalah, baik dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasan maupun KSAD Jenderal Dudung Abdurachman.

Hal itu ia tegaskan menanggapi pertanyaan tentang peluang bertemu Dudung, usai polemik ucapan TNI mirip gerombolan dan respons Dudung menyikapinya.

"Sekali lagi saya tidak ada kaitannya hubungan masalah saya dengan orang yang saya tanyakan, (hubungan saya) baik ke pak Jenderal Andika maupun ke pak Jenderal Dudung," kata Effendi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Sebaliknya, lanjut Effendi, ia ingin menanyakan terkait adanya informasi diharmoni. Tetapi kekinian justru Effendi merasa malah menjadi sasaran.

Effendi menegaskan bahwa tidak ada pengaruh apapun dengan memasang dirinya sebagai target atau sasaran. Terlebih dalam merespons pernyataan-pernyataannya di dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat di Komisi I pada 5 September 2022.

"Kenapa jadi saya yang disasar? Kalau antara dia sama saya saja apa pengaruhnya sama TNI? Wong saya ini nothing kok. Ngapain sampai harus dimobilisasi ngepung saya begitu, barbar sekali," kata Effendi.

Ia menegaskan kembali bahwa tidak pernah memiliki masalah dengan Andika maupun Dudung. Karena itu ia merasa tidak ada hal yang salah jikapun ingin melangsungkan pertemuan.

Diketahui, Effendi telah menemui Andika terlebih dahulu untuk meminta maaf atas polemik ucapan TNI mirip gerombolan. Tetapi, untuk Dudung, pertemuan belum terealisasi lantaran Effendi yang mengaku sudah berkirim pesan masih menunggu respons Dudung.

baca juga

"Saya enggak pernah bermusuhan sama siapa pun, demi Allah, demi Tuhan enggak pernah saya bermusuhan. Saya 20 tahun di Komisi I itu enggak pernah saya," kata Effendi.

Terima Intimidasi dan Ancaman

Effendi Simbolon mengaku telah mengantongi siapa saja pihak yang melakukan intimidasi dan ancaman atau teror terhadap dirinya dan keluarga.

Kendati telah melakukan identifikasi, Effendi masih menahan diri untuk tidak mengungkap ke publik.

"Ada semua saya profiling semua. Ada, nanti pada waktunya saya buka," kata Effendi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2022).

Effendi juga belum terpikirkan untuk menempuh jalur hukum dalam menghadapi para pelaku intimidasi dan pengancam.

"Nanti, nanti," ujarnya

Sebelumnya, Effen menyayangkan adanya tindakan intimidasi yang ditujukan kepada dirinya, menyusul heboh pernyataan TNI mirip gerombolan.

Effendi mengakui intimidasi itu berupa penyebaran data pribadi hingga ancaman, baik kepada ia maupun keluarga.

"Mungkin teman-teman lihat sendiri viral-viral alamat rumah saya dikasih kemudian handphone saya 24 jam nggak berhenti-henti berdering," kata Effendi.

Effendi lantas membeberkan ancaman yang ia dapat.

"Ancaman nyawa. Semua (ia dan keluarga)," ujarnya.

Terima Putusan MKD

Effendi Simbolon menerima keputusan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI yang tidak menindaklanjuti laporan terhadap dirinya.

Anggota DPR RI Fraksi PDIP Effendi Simbolon diteror usai sebut TNI gerembolan. (Suara.com/Novian)
Anggota DPR RI Fraksi PDIP Effendi Simbolon diteror usai sebut TNI gerembolan. (Suara.com/Novian)

Diketahui sebelumnya ada sejumlah laporan yang masuk ke MKD. Laporan itu ditujukan kepada Effendi Simbolon atas ucapannya yang menyebut TNI mirip gerombolan.

Effendi mengatakan dirinya menerima dan akan menjadikan putusan MKD itu sebagai panduan ke depan.

"Selanjutnya saya izin untuk menerima amar putusannya untuk bekal saya, bekal keluarga saya. Karena kita perlu mengedepankan kehormatan keluarga juga," kata Effendi di ruang MKD DPR, Kamis.

Effendi kemudian kembali menyampaikan permohonan maaf atas ucapannya di rapat yang menyinggung banyak pihak.

"Dan sekali lagi saya terima kasih, dan saya mohon maaf kepada teman-teman kolega saya bila ada yang kurang nyaman dengan apa yang saya sampaikan di raker dan RDP," kata Effendi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Telah Kantongi Pelaku Intimidasi dan Teror, Effendi Simbolon Belum Terpikir Tempuh Jalur Hukum

Ngaku Telah Kantongi Pelaku Intimidasi dan Teror, Effendi Simbolon Belum Terpikir Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 15 September 2022 | 17:49 WIB

Ngeri! Effendi Simbolon Ngaku Diteror usai Sebut TNI Mirip Gerombolan: Ancam Nyawa Semua Keluarga

Ngeri! Effendi Simbolon Ngaku Diteror usai Sebut TNI Mirip Gerombolan: Ancam Nyawa Semua Keluarga

News | Kamis, 15 September 2022 | 16:57 WIB

Salam Jempol Effendi Simbolon dan Putusan MKD yang Tak Lanjutkan Laporan soal TNI Mirip Gerombolan

Salam Jempol Effendi Simbolon dan Putusan MKD yang Tak Lanjutkan Laporan soal TNI Mirip Gerombolan

News | Kamis, 15 September 2022 | 15:41 WIB

Redam Amarah Prajurit usai Effendi Simbolon Minta Maaf, KSAD Dudung Kutip Hadis Nabi Muhammad

Redam Amarah Prajurit usai Effendi Simbolon Minta Maaf, KSAD Dudung Kutip Hadis Nabi Muhammad

News | Kamis, 15 September 2022 | 15:28 WIB

Terkini

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×