"Agak Bodoh Kalau Bjorka Tinggal di Indonesia"

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 17:48 WIB
"Agak Bodoh Kalau Bjorka Tinggal di Indonesia"
Akun hecker Bjorka [Twitter}

Suara.com - Perburuan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri pada Hacker Bjorka masih terus berjalan.

Terbaru, dua orang pemuda di mana satu orang di Cirebon dan di Madiun diringkus karena diduga sebagai hacker carian mereka.

Namun demikian, meski dua orang sudah diringkus akun Bjorka masih bisa berkicau bahkan melemparkan ejekan ke pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, pakar keamanan siber Alfons Tanujaya menyebutkan fenomena Bjorka membuat pemerintah perlu menyerap pesan yang dibawa oleh hacker tersebut.

"Jadi kita perlu lihat akar masalahnya, jangan killing massager of bad news, jadi Bjorka berusaha memberitahu sesuatu bahwa pengelolaan data di Indonesia perlu diperbaiki, banyak bocor, dan kalau dieksploitasi rakyat menderita" ungkap Alfons.

Menurut Alfons, Bjorka belakangan mendapatkan simpati dari warga Indonesia karena aksinya meretas data para pejabat.

Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya (Youtube)
Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya (Youtube)

"Sekarang kasih lihat kalau pejabat yang dieksplotasi seperti ini kayak begini rasanya rakyat, jadi dia mendapatkan simpati," tambahnya.

Lebih lanjut Alfons menyebutkan bahwa dia ragu Bjorka yang sesungguhnya berdomisili di Indonesia.

Menurutnya terlalu bodoh jika benar Bjorka berdomosili di Indonesia karena akan mudah dilacak.

"Kalau saya bilang kalau dia berdomisil di Indonesia, agak bodoh sih dia akan sangat mudah diidentidikasi," ungkap Alfons.

Menanggapi akun Bjorka yang masih aktif usai pemuda di Madiun ditangkap, Alfons hanya tertawa.

"Bisa dilihat dari bahasanya kan, ada yang bilang Indonesia banget ada yang bilang Inggrisnya bagus banget, lalu kenapa di Madiun kenapa di Cirebon?" kata Alfons.

"Ya namanya komputer kan bisa diremote dari mana saja, bagi peretas untuk menguasai sistem jika dia mempersiapkan diri dengan baik ya bodoh banget kalau dia mengakses suatu sistem dari komputer dia langsung, ya namanya peretasnya kurang pinter," tambahnya.

Akun Bjorka Aktif Usai Pemuda Madiun Diamankan

Bjorka meledek pemerintah yang menangkap pemuda di Madiun, sebut Darktracer berdosa karena memberikan informasi salah. [twitter]
Bjorka meledek pemerintah yang menangkap pemuda di Madiun, sebut Darktracer berdosa karena memberikan informasi salah. [twitter]

Penjual Es di Madiun, Muhammad Agung Hidayatullah atau MAH (21) diduga sebagai sosok di balik hacker Bjorka diciduk oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri pada Kamis (16/9/2022).

Meski MAH sudah diciduk, namun akun yang diduga milik Bjorka kembali berkicau. Bjorka semakin mengejek pemerintah usai pemuda madiun ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Alasan Mengapa Agung Hidayatulloh, Penjual Es Keliling Diduga Hacker Bjorka

Ini Alasan Mengapa Agung Hidayatulloh, Penjual Es Keliling Diduga Hacker Bjorka

| Jum'at, 16 September 2022 | 13:49 WIB

Sibuk Bikin Konten Pamer Harta, Cewek Duduk di Kursi Belakang Bikin Salfok: Panen Pahala

Sibuk Bikin Konten Pamer Harta, Cewek Duduk di Kursi Belakang Bikin Salfok: Panen Pahala

Your Say | Jum'at, 16 September 2022 | 13:44 WIB

Komjen Dharma Pongrekun Disebut-sebut Jadi Lawan Bjorka Paling Seimbang, Ini Sosoknya

Komjen Dharma Pongrekun Disebut-sebut Jadi Lawan Bjorka Paling Seimbang, Ini Sosoknya

News | Jum'at, 16 September 2022 | 13:42 WIB

Survei SMRC: Peluang Menang PDIP di Pilpres 2024 Besar Bila Usung Ganjar, Kalau Puan Berat

Survei SMRC: Peluang Menang PDIP di Pilpres 2024 Besar Bila Usung Ganjar, Kalau Puan Berat

News | Jum'at, 16 September 2022 | 13:40 WIB

Terkini

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Tegang! Upaya Eksekusi Rumah Dinas TNI di Slipi Diwarnai Adu Mulut, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:02 WIB

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:59 WIB

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:55 WIB

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:44 WIB

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:39 WIB

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:34 WIB

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:33 WIB

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:27 WIB

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?

News | Kamis, 16 April 2026 | 11:22 WIB