Merasa Dipelintir, Luhut Klarifikasi Soal Big Data Pendukung Tunda Pemilu di Hadapan Rocky Gerung

Ruth Meliana Dwi Indriani, Elvariza Opita

Kamis, 22 September 2022 | 14:24 WIB
Merasa Dipelintir, Luhut Klarifikasi Soal Big Data Pendukung Tunda Pemilu di Hadapan Rocky Gerung
Menkomarives Luhut Binsar Pandjaitan dalam Wawancara Youtube Rocky Gerung RGTV channel ID yang tayang Senin (19/9/2022).

Suara.com - Salah satu pertanyaan besar yang belum pernah dijawab Menko Marives Luhut Binsar Pandjaitan dengan jelas adalah mengenai big data.

Kala itu Luhut mengaku memiliki big data berisi 110 juta yang disebut mendukung wacana penundaan pemilihan umum 2024.

Kekinian Luhut menyinggung lagi perihal big data tersebut ketika berbincang dengan Rocky Gerung. Akademisi yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah itu awalnya sedikit menyentil soal politik bersih di Indonesia.

Rocky lantas mengingatkan lagi pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengaku tidak mempermasalahkan wacana dirinya menjabat selama 3 periode.

"Menurut saya, harusnya tidak diucapkan Pak Jokowi, karena beliau kepala negara. Kan Pak Jokowi tahu itu terlarang oleh konstitusi," ujar Rocky, dikutip Suara.com dari kanal YouTube RGTV channel ID, Kamis (22/9/2022).

Luhut pun membantah penilaian Rocky tersebut. Jokowi hanya membebaskan orang-orang untuk berpendapat, termasuk berwacana untuk dirinya menjabat 3 periode, tetapi bukan berarti Jokowi menyepakatinya.

"Tapi Presiden memang tidak pernah menyatakan bahwa dia mendorong ada konstitusi agar berubah, nggak pernah itu. Apa yang dia benarkan adalah kalau rakyat berdiskusi pengin 3 periode, 4 periode, atau apa, itu hak rakyat," jelas Luhut.

"Yang dulu mungkin orang ramai, saya bilang big data," lanjut Luhut. "Orang men-twist (memelintir), baca betul-betul apa yang saya sebutkan."

Petisi tentang Luhut Binsar membuka big data. (Tangkapan layar/change.org)
Petisi tentang Luhut Binsar membuka big data. (Tangkapan layar/change.org)

Luhut merasa pernyataannya mengenai keberadaan big data telah dipelintir sampai sempat memicu sejumlah mahasiswa berdemonstrasi menuntut big data tersebut dibuka.

baca juga

Padahal, menurutnya, kala itu Luhut hanya menyebutkan perihal adanya orang-orang yang membicarakan wacana perpanjangan periode pemerintahan Presiden Joko Widodo hingga penundaan pemilu 2024.

"Saya bilang big data yang ada itu menggambarkan seperti ini, bahwa ada keinginan rakyat itu begini (ingin agar pemilu ditunda)," lanjutnya.

Big Data Kembali Mengemuka saat Ramai Bjorka

Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat)

Viralnya hacker Bjorka beberapa waktu lalu membuat sejumlah kasus lawas kembali diungkit publik. Mulai dari tewasnya aktivis HAM Munir Said Thalib hingga desakan untuk Bjorka membuka beberapa hal termasuk big data Luhut.

Salah satu yang mendesaknya adalah politikus Gerindra, Arief Poyuono. Lewat cuitannya, Poyuono mendesak Bjorka untuk membuka big data yang diklaim dikuasai Luhut.

"Coba Bjorka bisa engga ngehack big datangnya Pak Luhut Panjaitan... yang katanya masyarakat pingin Kangmas @jokowi lanjut 3 periode," kata Poyuono menantang Bjorka.

Luhut Sebelumnya Selalu Menolak Membuka Big Data

Demo mahasiswa tolak penundaan pemilu di kawasan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Yaumal)
Demo mahasiswa tolak penundaan pemilu di kawasan Istana Negara, Jakarta. (Suara.com/Yaumal)

Desakan agar big data dibuka terus mengemuka sejak isunya pertama kali berembus bulan April 2022 lalu. Isu ini turut menjadi salah satu yang diprotes mahasiswa saat demonstrasi besar pada 11 April 2022.

Kendati demikian, Luhut selalu berkelit saat diminta membuka big data. "Kamu tidak berhak juga menuntut saya. Saya punya hak untuk bilang enggak," tegas Luhut ketika menemui massa demonstran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Binsar Panjaitan Sadar Diri Tak Bisa Jadi Presiden: Saya Batak dan Kristen

Luhut Binsar Panjaitan Sadar Diri Tak Bisa Jadi Presiden: Saya Batak dan Kristen

Depok | Kamis, 22 September 2022 | 13:32 WIB

Luhut Ogah Jadi Capres karena Minoritas: Kalau Anda bukan Orang Jawa Sudah Lupain Deh

Luhut Ogah Jadi Capres karena Minoritas: Kalau Anda bukan Orang Jawa Sudah Lupain Deh

Lampung | Kamis, 22 September 2022 | 07:20 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Ketawa Disebut Rocky Gerung Punya Tongkat Musa: Ya, Endak Lah

Luhut Binsar Pandjaitan Ketawa Disebut Rocky Gerung Punya Tongkat Musa: Ya, Endak Lah

Sumsel | Rabu, 21 September 2022 | 14:58 WIB

Luhut Pandjaitan Puji Kehebatan Rocky Gerung: Kamu Hebat Sering Kritik Saya

Luhut Pandjaitan Puji Kehebatan Rocky Gerung: Kamu Hebat Sering Kritik Saya

Hits | Rabu, 21 September 2022 | 08:13 WIB

Heboh SBY Turun Gunung, Rocky Gerung: Kenapa juga PDIP Ngamuk

Heboh SBY Turun Gunung, Rocky Gerung: Kenapa juga PDIP Ngamuk

Sumedang | Minggu, 18 September 2022 | 18:00 WIB

"Coba Bjorka Bisa Enggak Ngehack Big Datanya Pak Luhut? Yang Katanya Berisi Keinginan Masyarakat Minta Jokowi 3 Periode"

"Coba Bjorka Bisa Enggak Ngehack Big Datanya Pak Luhut? Yang Katanya Berisi Keinginan Masyarakat Minta Jokowi 3 Periode"

News | Jum'at, 16 September 2022 | 13:21 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×