Kocak! Polisi Sudah Susah Payah Bikin Ruang Pertahanan Siber, eh Malah Diledek Mirip Pesawat Star Trek

Dany Garjito | Elvariza Opita
Kocak! Polisi Sudah Susah Payah Bikin Ruang Pertahanan Siber, eh Malah Diledek Mirip Pesawat Star Trek
Polisi serius memperkuat sistem keamanan data Polri demi lawan hacker Bjorka, ternyata... (Twitter/@halleluhellyeah)

Pengamat pertahanan Connie Bakrie rupanya dibuat takjub dengan ruang siber Polri yang sempat terlihat selayaknya ruang hacker dengan banyak tulisan dan grafik hijau.

Suara.com - Beberapa pekan lalu Indonesia dibuat geger dengan sepak terjang hacker Bjorka. Berbagai dokumen rahasia sampai data pribadi masyarakat, bahkan pejabat Indonesia, dibocorkan oleh hacker tersebut.

Kini kiprah Bjorka seolah hilang begitu saja, apalagi sesudah polisi menetapkan MAH, seorang penjual es di Madiun, sebagai tersangka karena membantu menyediakan kanal Telegram untuk sang hacker.

Namun aksi Bjorka tetap menarik dibahas, termasuk oleh Helmy Yahya, pengusaha "Bossman" Mardigu Wowiek, dan pengamat pertahanan Connie Rahakundini Bakrie.

Dalam kesempatan itu, Mardigu dan Connie sepakat menyebut aksi peretasan Bjorka sebagai wake up call. Harapannya tentu supaya pemerintah menyadari pentingnya pembangunan sistem pertahanan siber.

Baca Juga: Ternyata Ini Tujuan BIN Rekrut Anak Muda Berbakat Spesifikasi Hacker

Namun, menurut Connie, negara kesulitan menentukan langkah untuk menghadapi Bjorka. Bahkan saking bingungnya, ruang siber Polri sampai sempat dibangun selayaknya ruang kontrol pesawat Star Trek!

Rupanya Connie merujuk kepada video TikTok yang memperlihatkan kesiapan seorang polisi untuk melakukan perlindungan data pribadi.

Dalam video itu tampak seorang polisi yang sedang menyeruput kopi sambil menghadap komputer, sementara sekelilingnya terlihat menunjukkan layar-layar besar dengan tulisan serta grafik berwarna hijau.

"Semua orang kan seolah-olah bisa (menghadapi Bjorka). Aku lihat polisi lagi kerja apa, dan itu (malah) kayak di-copy paste dari ruangan Star Trek," ujar Connie, dikutip Suara.com dari kanal YouTube R66 Newlitics, Selasa (27/9/2022).

Tentu saja pernyataan Connie yang bermakna meledek ini memancing tawa narasumber lain. Pasalnya video tersebut juga membuat polisi semakin menjadi bulan-bulanan warganet, apalagi setelah terungkap latar belakang tulisan dan grafik hijau tersebut bisa diunduh kapan saja lewat YouTube.

Baca Juga: Ini Spesifikasi Anak Muda yang Diincar BIN untuk Bantu Perkuat Keamanan Siber

Ya, bukannya benar-benar menunjukkan kinerja melindungi data pribadi masyarakat, oknum polisi di video viral itu justru seolah melakukan pencitraan dengan komponen yang bisa diunduh secara mudah di YouTube.

Bjorka Malah Dianggap Pahlawan

Ilustrasi Hacker - Daftar Data Pejabat Negara yang Dibocorkan Bjorka (Pexels)
Ilustrasi Hacker. (Pexels)

Sudah cukup membuat pemerintah ketar-ketir hingga beberapa pejabat mengganti nomor ponsel setelah data pribadinya dibocorkan, eh Bjorka justru dianggap pahlawan bagi segelintir pihak.

Tidak terkecuali Mardigu dan Connie yang menilai sepak terjang Bjorka adalah alarm peringatan akan pentingnya melakukan perlindungan siber.

"Semua orang harus (pakai) aplikasi, (tetapi) data itu ternyata tidak di-protect. Bahkan (sistem pertahanan sibernya) nggak dibangun bareng-bareng. Nah bagi saya ini wake up call," jelas Mardigu.

Peran inilah yang membuat Bjorka malah dianggap pahlawan oleh Mardigu. "Bjorka ini bagi saya pahlawan," tegasnya.

Pernyataan itu ternyata juga disepakati oleh Connie. "Pahlawan yang menampar," pungkas sang pengamat pertahanan.