2023 Bakal Resesi! Begini Pengertian, Indikator, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi Resesi

Rifan Aditya

Selasa, 27 September 2022 | 18:43 WIB
2023 Bakal Resesi! Begini Pengertian, Indikator, Penyebab, Dampak dan Cara Mengatasi Resesi
Ilustrasi krisis ekonomi, resesi, bangkrut, crash market, global recession, inflasi (pixabay.com)

Suara.com - Awan hitam resesi terus membayangi ekonomi global sejak pandemi. Bahkan Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan tahun 2023 bakal terjadi resesi. Namun apakah anda tahu pengertian resesi itu sendiri?

Artikel ini coba menjelaskan secara lengkap tentang resesi ekonomi yang diprediksi terjadi tahun depan. Simak baik-baik!

Pengertian Resesi

Dikutip dari laman resmi OJK, (27/9/2022), resesi adalah kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk yang terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Lalu apa saja indikator suatu negara mengalami resesi?

Indikator Resesi Ekonomi

Ketika suatu negara mengalami resesi umumnya akan ditandai dengan meningkatnya jumlah pengangguran. Selain itu ada beberapa indikator resesi lainnya menurut para pakar ekonomi, yaitu:

  • Penurunan PDB riil
  • Penurunan pendapatan riil
  • Meningkatnya pengangguran
  • Stagnasi produksi industri dan penjualan eceran
  • Penurunan belanja konsumen

Penyebab Resesi

Sebenarnya penyebab resesi cukup kompleks. Namun yang jelas bahwa meningkatnya jumlah pengangguran bisa menjadi faktor pendukung resesi semakin cepat terwujud.

baca juga

Selain pengangguran, penyebab resesi ekonomi lainnya adalah:

  • Arus produksi dan konsumsi tidak seimbang
  • Pertumbuhan ekonomi lambat
  • Inflasi terlalu tinggi
  • Deflasi tidak seimbang
  • Tingkat pengangguran tinggi
  • Kepercayaan investor hilang

Dampak Resesi

Dengan turunnya kondisi ekonomi suatu negara otomatis memberi dampak berbagai macam ke masyarakat, diantaranya:

  • Daya beli masyarakat turun
  • Pendapatan berkurang
  • Pengangguran meningkat hingga PHK
  • Akses pendidikan dan kesehatan tidak mudah
  • Ketimpangan ekonomi semakin jelas
  • Angka kemiskinan melonjak

Cara Mengatasi Resesi

Lalu bagaimana cara mengatasi resesi? Strategi untuk menekan penurunan kondisi ekonomi ini dapat dilakukan sesuai levelnya, mulai dari tingkat rumah tangga hingga negara.

Bagi masyarakat, salah satu strategi nyata untuk mengatasi resesi adalah dengan mengubah gaya hidup. Setiap keluarga perlu melakukan adaptasi dan memahami implikasi keuangan yang memengaruhi keluarga mereka.

Masyarakat juga perlu memprioritaskan kebutuhan pokok dibandingkan keinginan lainnya. Catat kebutuhan-kebutuhan yang mendesak dan wajib dipenuhi, pisahkan dengan yang sekunder ataupun tersier.

Usahakan jangan berhutang. Tidak perlu panik dan lakukan konsumsi sewajarnya. Usahakan memiliki dana darurat.

Dalam level nasional, pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk mendorong aktivitas ekonomi. Pemerintah Indonesia sendiri sejak beberapa waktu lalu terlihat sudah menerapkannya, yakni dengan pemberian BLT, subsidi gaji, serta bantuan-bantuan lainnya.

Sekian penjelasan lengkap tentang pengertian resesi mulai dari indikator, dampak hingga cara mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memahami Apa itu Resesi dan Indikator Satu Negara yang Mengalaminya

Memahami Apa itu Resesi dan Indikator Satu Negara yang Mengalaminya

Deli | Selasa, 27 September 2022 | 18:13 WIB

Sri Mulyani Beri Alarm Resesi Tahun 2023, Apa Saja Tanda-tandanya?

Sri Mulyani Beri Alarm Resesi Tahun 2023, Apa Saja Tanda-tandanya?

Bisnis | Selasa, 27 September 2022 | 12:44 WIB

Kekhawatiran Soal Risiko Resesi Global, Rupiah Masih Melemah

Kekhawatiran Soal Risiko Resesi Global, Rupiah Masih Melemah

Jawa Tengah | Selasa, 27 September 2022 | 10:45 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×