Azerbaijan Ingin Pembahasan Batas Negara dengan Armenia Dipercepat

Diana Mariska | Suara.com

Senin, 03 Oktober 2022 | 13:51 WIB
Azerbaijan Ingin Pembahasan Batas Negara dengan Armenia Dipercepat
Salah satu wilayah perbatasan Armenia dan Azerbaijan di Sotk, Armenia. (Karen MINASYAN / AFP)

Suara.com - Azerbaijan mengusulkan pembicaraan dengan Armenia mengenai batas-batas kedua negara digelar bulan ini agar ketegangan di daerah perbatasan dapat segera diselesaikan.

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan pada Minggu (2/10) mengatakan pembicaraan tersebut awalnya direncanakan untuk dimulai pada bulan November, tetapi pihaknya meminta agar diskusi tersebut digelar lebih cepat.

Pada Minggu, menteri dalam negeri Azerbaijan dan Armenia bertemu di Jenewa, Swiss, setelah pertempuran paling sengit antardua negara bekas Soviet itu sejak 2020 menewaskan lebih dari 200 orang pada akhir September.

"Selama pertemuan, Azerbaijan mengusulkan agar pertemuan komisi bilateral selanjutnya tentang delimitasi (penetapan garis batas) digelar pada Oktober, bukan November, seperti yang sudah disepakati sebelumnya, mengingat ketegangan di perbatasan," demikian isi pernyataan di situs Kemenlu Azerbaijan.

Seperti dilaporkan BBC sebelumnya, konflik antara Armenia dan Azerbaijan bermula pada 1988, ketika warga etnis Armenia di Nagorno-Karabakh mulai menuntut agar kawasan itu diperintah oleh orang Armenia. Hal ini kemudian memicu ketegangan antaretnis.

Lalu, pada 1991, ketika wilayah tersebut secara resmi menyatakan kemerdekaan, perang pecah antara Armenia dan Azerbaijan yang mengakibatkan sekitar 30.000 korban jiwa dan ratusan ribu orang lainnya mengungsi.

Pada 1993, Armenia telah menguasai Nagorno-Karabakh dan banyak wilayah sekitarnya di Azerbaijan.

Kemudian, pada tahun 1994, Rusia menengahi gencatan senjata.

Nagorno-Karabakh tetap menjadi bagian dari Azerbaijan, tetapi sejak itu sebagian besar diperintah oleh separatis yang mendeklarasikan diri sebagai republik, dijalankan oleh etnis Armenia, dan didukung oleh pemerintah Armenia.

Perang antara Armenia dan Azerbaijan kembali berkorbar antara September dan November 2020.

Yang terakhir, di bulan September tahun ini, pertempuran terjadi di perbatasan Armenia dan Azerbaijan, yang disebut oleh Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan telah mengakibatkan 49 tentara Armenia tewas.

Armenia mengeklaim pasukan Azerbaijan menyerang beberapa kota di dekat perbatasan negara itu dengan Azerbaijan. Negara itu kemudian merespons apa yang disebut sebagai "provokasi skala besar".

Pemerintah Armenia menyebut Azerbaijan memicu konflik karena negara itu enggan bernegosiasi terkait Nagorno Karabakah.

Akan tetapi, Azerbaijan mengeklaim Armenia adalah yang pertama melakukan serangan.

Azerbaijan menuding Armenia melakukan aktivitas intelijen di sepanjang perbatasan dan menyerang pos militer Azerbaijan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urutan 20 Negara Dapat Poin Terbanyak di FIFA Matchday, Azerbaijan Memimpin, Timnas Indonesia Nomor Berapa?

Urutan 20 Negara Dapat Poin Terbanyak di FIFA Matchday, Azerbaijan Memimpin, Timnas Indonesia Nomor Berapa?

Bola | Jum'at, 30 September 2022 | 14:12 WIB

Gencatan Senjata Dilanggar, Armenia dan Azerbaijan Saling Lempar Tuduhan

Gencatan Senjata Dilanggar, Armenia dan Azerbaijan Saling Lempar Tuduhan

News | Kamis, 29 September 2022 | 10:58 WIB

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Antony Blinken Mendorong Adanya Diplomasi Perdamaian Armenia-Azerbaijan

Your Say | Selasa, 20 September 2022 | 16:13 WIB

Armenia dan Azerbaijan: Ada Apa di Balik Konflik Dua Negara Itu?

Armenia dan Azerbaijan: Ada Apa di Balik Konflik Dua Negara Itu?

News | Sabtu, 17 September 2022 | 05:22 WIB

49 Tentara Armenia Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan dengan Azerbaijan di Perbatasan

49 Tentara Armenia Dilaporkan Tewas dalam Bentrokan dengan Azerbaijan di Perbatasan

News | Selasa, 13 September 2022 | 18:37 WIB

Maruf Amin Ingin Ekspor Produk Non Migas ke Azerbaijan Ditingkatkan

Maruf Amin Ingin Ekspor Produk Non Migas ke Azerbaijan Ditingkatkan

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

Pembacokan Mengerikan di Cengkareng, Karyawan Pabrik Roti Tewas Bersimbah Darah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

Kisah Cindy Wanner, Kematian Paling Misterius di California Hingga 30 Tahun Tak Terpecahkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:19 WIB

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

Habib Rizieq Sorot Pernyataan Prabowo soal Yaman, Sebut Terpengaruh 'Jenderal Baliho'

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:16 WIB

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

Merz Sebut Kebijakan Donald Trump 'Pukulan Telak', Jerman Tetap Upayakan Damai Dagang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:14 WIB

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

Update Skandal Pasporgate Dean James: Gugatan NAC Breda Ditolak, Tinggal Tunggu Degradasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:13 WIB

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

KRL Rangkasbitung Alami Kendala, Perjalanan Hanya Sampai Stasiun Serpong

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:02 WIB

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

Update Tragedi Bekasi: 84 Korban Sudah Pulang, KAI Buka Pintu Klaim Biaya Medis dan Trauma Healing

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:58 WIB

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

Riau Jadi Titik Strategis, Menteri LH Gandeng Kepolisian Amankan Ekosistem Lingkungan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB