Poin-poin Hasil Investigasi Komnas HAM: Kondisi Korban Tragedi Kanjuruhan Mengenaskan

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:16 WIB
Poin-poin Hasil Investigasi Komnas HAM: Kondisi Korban Tragedi Kanjuruhan Mengenaskan
Komisioner Penyelidikan atau Pemantauan Komnas HAM Mohammad Choirul Anam memberikan keterangan kepada media terkait hasil temuan awal Komnas HAM atas Tragedi Kemanusiaan Stadion Kanjuruhan di kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Komnas HAM kini telah mengumpulkan beberapa hasil investigasi terkait tragedi Kanjuruhan berdarah yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Bahkan, salah satu temuan berupa video korban Tragedi Kanjuruhan membuat salah seorang anggota Komnas HAM menangis usai menontonnya.

Selain itu, ada beberapa fakta terbaru dari investigasi tersebut yakni ditemukan bahwa pintu 13 Stadion Kanjuruhan terbuka, tak seperti yang dilaporkan sebelumnya.

Melalui temuan tersebut, Komnas HAM konsisten menentukan pemicu utama meninggalnya ratusan pengunjung Stadion Kanjuruhan.

Berikut poin-poin hasil investigasi Komnas HAM terkait Tragedi Kanjuruhan.

Pintu 13 ternyata terbuka sedikit, sebut kematian pengunjung akibat gas air mata

Pintu 13 Stadion Kanjuruhan menjadi saksi tewasnya ratusan penonton yang berdesak-desakan hingga menjemput ajal. Adapun publik sempat meyakini bahwa Pintu 13 tertutup rapat dan terkunci hingga mencegah penonton keluar stadion.

Tetapi temuan kekinian Komnas HAM berkata sebaliknya. Komnas HAM menemukan hasil investigasi bahwa Pintu 13 terbuka sedikit dan meninggalkan celah.

Berkaca dari temuan tersebut, Komnas HAM konsisten menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat sesak nafas yang dipicu oleh menghirup gas air mata. 

"Pintu 13 terbuka, tapi kecil untuk keluar masuknya sehingga memang di titik itulah sumbatan orang. Oleh karena mata mereka (terasa) pedas (karena gas air mata), (mengalami) sesak nafas, dan sebagainya, akhirnya banyak menimbulkan jatuh korban," kata Komisioner Komnas HAM Choirul Anamdalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Rabu (12/10/2022). 

baca juga

Kondisi korban mengenaskan: Ada yang mengeluarkan busa dari mulut

Komnas HAM juga telah memeriksa jenazah korban Tragedi Kanjuruhan. Kondisi jenazah tersebut terbilang mengenaskan, beberapa di antaranya mengeluarkan busa dari mulut.

Pada korban penyintas yang berhasil selamat, didapati bahwa mata mereka berwarna merah. Bahkan beberapa dari mereka mengalami perubahan drastis pada warna mereka hingga kecoklatan.

Simpan video korban, Komisioner Komnas HAM menangis

Temuan terkait terbukanya Pintu 13 diperoleh dari temuan berupa video korban Tragedi Kanjuruhan.

"Kami punya satu video yang eksklusif, salah satu video kunci kami yang mengatakan bahwa pintu-pintu ini terbuka, termasuk yang perdebatan di pintu 13 itu. Pintu 13 terbuka tapi kecil," lanjut Anam.

Video tersebut direkam namun tak sempat dipublikasikan lantaran korban tersebut kini meninggal dunia. Bahkan, Anam tampak menahan tangis ketika mengungkap video tersebut.

"Sepanjang pengetahuan kami, ini belum terpublikasi dan video ini memang direkam oleh suporter yang (akhirnya) meninggal," ujar Choirul Anam dengan suara bergetar menahan tangis.

Anam kemudian membeberkan bagaimana korban tersebut merekam video kengerian di Stadion Kanjuruhan. 

"Dia bisa merekam sejak di tribun sampai di titik pintu itu dan direkam (juga). Dia sendiri akhirnya meninggal. Ini memang tribun yang banyak dibicarakan," lanjutnya.

Ada unsur kesengajaan dalam memulai kick-off di malam hari

Tak lupa, Anam juga menyinggung soal pertandingan 'maut' antara Arema FC vs Persebaya Surabaya tersebut yang dimulai pada malam hari.

Ia menilai bahwa ada ada cara-cara yang sangat struktural dalam penentuan jadwal kick-off. Anam menyebut adanya permohonan dari polisi yang tak diindahkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait jadwal pertandingan untuk alasan keamanan.

"Jadi ada komunikasi antara PT LIB dengan Kapolres Malang, di mana Kapolres Malang meminta perubahan jam dengan alasan yang paling penting adalah soal keamanan. Tetapi itu tidak direspon dengan baik," ungkapnya.

Kontributor : Armand Ilham

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Penghentian Kompetisi Liga 1, Yoyok Ingatkan Pemerintah: Jangan Berlarut-larut, Bisa Timbulkan Pengangguran Massal

Soal Penghentian Kompetisi Liga 1, Yoyok Ingatkan Pemerintah: Jangan Berlarut-larut, Bisa Timbulkan Pengangguran Massal

Jawa Tengah | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:14 WIB

Buka Video Krusial Tragedi Kanjuruhan, Komisioner Komnas HAM Menangis: Ini Direkam Suporter, Dia Akhirnya Meninggal

Buka Video Krusial Tragedi Kanjuruhan, Komisioner Komnas HAM Menangis: Ini Direkam Suporter, Dia Akhirnya Meninggal

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:12 WIB

Kesimpulan Sementara Komnas HAM: Penembakan Gas Air Mata Pemicu Jatuhnya Korban Tragedi Kanjuruhan

Kesimpulan Sementara Komnas HAM: Penembakan Gas Air Mata Pemicu Jatuhnya Korban Tragedi Kanjuruhan

Lampung | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:09 WIB

Renovasi Stadion Kanjuruhan dan Bangun Monumen, Pemkab Malang Ajukan Rp 580 Miliar

Renovasi Stadion Kanjuruhan dan Bangun Monumen, Pemkab Malang Ajukan Rp 580 Miliar

Jatim | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:07 WIB

Komnas HAM Akui Ada Pelemparan Sepatu Saat Tragedi Kanjuruhan, Bentuk Kemarahan Akibat Tembakan Gas Air Mata Polisi

Komnas HAM Akui Ada Pelemparan Sepatu Saat Tragedi Kanjuruhan, Bentuk Kemarahan Akibat Tembakan Gas Air Mata Polisi

News | Rabu, 12 Oktober 2022 | 17:00 WIB

PSSI: Perwakilan FIFA dan AFC Ada di Indonesia Berkat Jokowi

PSSI: Perwakilan FIFA dan AFC Ada di Indonesia Berkat Jokowi

Bola | Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:59 WIB

Terkini

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi

News | Senin, 28 September 2026 | 20:20 WIB

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Arti Mimpi Teman Meninggal Padahal Masih Hidup, Pertanda Apa?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:10 WIB

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat

Riau | Senin, 28 September 2026 | 20:07 WIB

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 20:05 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

Komnas Perempuan Catat 17 Kasus Perkosaan Libatkan Pejabat Publik

News | Senin, 28 September 2026 | 19:51 WIB

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Maybank Indonesia Kembangkan Bisnis Etiqa melalui Sinergi Grup Keuangan Terintegrasi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:42 WIB

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Gol Justin Hubner Dianulir, Timnas Indonesia Gagal Unggul Cepat atas Malaysia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:41 WIB

×