Bawa Pisau hingga Tutup Pintu Sebelum Eksekusi, Keluarga Brigadir J Pertanyakan Peran Kuat Ma'ruf: Kok Agresif Sekali?

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:31 WIB
Bawa Pisau hingga Tutup Pintu Sebelum Eksekusi, Keluarga Brigadir J Pertanyakan Peran Kuat Ma'ruf: Kok Agresif Sekali?
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Kuat Ma'ruf saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sidang pada tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J sudah mulai dilakukan sejak Senin (17/10/2022) kemarin.

Sidang tersebut mendapat sorotan publik, begitu juga dipantau oleh keluarga Brigadir J di rumah Jambi.

Pada persidangan, berbagai uraian baru mulai disampaikan ke publik melalui pembacaan surat dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam hal ini, keluarga Brigadir J mengaku sempat dibuat penasaran dengan fakta-fakta baru mengenai peran Kuat Ma'ruf.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat sendiri dibuat sangsi dengan perilaku Kuat Ma'ruf yang tampak agresif di detik-detik pembunuhan Brigadir J.

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Kuat Ma'ruf saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Kuat Ma'ruf saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perlu diketahui dalam surat dakwaan disampaikan bahwa Kuat Ma'ruf atas inisiatif sendiri membawa pisau untuk berjaga-jaga jika ada perlawanan Brigadir J saat akan dieksekusi.

Kuat Ma'ruf juga disebutkan menutup rapat pintu rumah Duren Tiga meski masih terang benderang dan bukan tugasnya.

"Kuat Maruf ini enggak pernah dibicarakan langsung [oleh Brigadir J] sama saya ya, saya mengikutinya dari awal dakwaan ini, kalau saya lihat ini dari surat dakwaan Kuat Mar'uf itu sangat agresif," kata Samuel Hutabarat dalam wawancara di TV One.

"Agresif, artinya tugas orang ditugaskannya termasuk menutup pintu dan membawa pisau di tas mewanti-wanti apabila almarhum nanti melakukan perlawanan," tambahnya.

"Sedangkan di rumah itu kan penuh senjata, apa urusannya bawa pisau."

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Kuat Ma'ruf saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Terdakwa kasus pembunuhan berencana Kuat Ma'ruf saat mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Samuel menyebutkan bahwa dia heran dengan keagresifan Kuat Ma'ruf dalam pembunuhan Brigadir J.

"Kuat Ma'ruf kok begitu agresif, memangnya dia siapa di sana?" ungkap Samuel.

Lebih lanjut Samuel menyebutkan bahwa dia sendiri tidak tahu apakah ada kedekatan Kuat dan Brigadir J. Pasalnya Brigadir J sendiri tak pernah bercerita tentang Kuat padanya.

"Saya enggak tahu, kalau Kuat kan seorang supir dan sudah lama ikut Ferdy Sambo dari jadi Kapolres," ujar Samuel.

"Sedangkan anak kita ikut Ferdy Sambo baru dua tahunan melalui penyaringan demi penyaringan, bukan sekonyong-konyong gitu jadi ajudan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Rumah Cemara Soal Kasus Bisnis Sabu Irjen Teddy Minahasa, Gaya Ferdy Sambo di Sidang Perdana Jadi Sorotan

Terpopuler: Rumah Cemara Soal Kasus Bisnis Sabu Irjen Teddy Minahasa, Gaya Ferdy Sambo di Sidang Perdana Jadi Sorotan

Jabar | Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:22 WIB

Momen AKBP Arif Rahman Gemetar Ketakutan Lihat Brigadir Yosua Ternyata Masih Hidup: 'Masa Sih'

Momen AKBP Arif Rahman Gemetar Ketakutan Lihat Brigadir Yosua Ternyata Masih Hidup: 'Masa Sih'

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:20 WIB

Begitu Khusyu, Sambo Dengarkan Pembacaan Dakwaan Dalam Sidang Pertama

Begitu Khusyu, Sambo Dengarkan Pembacaan Dakwaan Dalam Sidang Pertama

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 09:18 WIB

Terkini

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

Bersihkan Internal, Bareskrim Polri Pastikan Pecat Anggota yang Jadi 'Bekingan' Mafia Migas

News | Selasa, 07 April 2026 | 22:19 WIB

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

Rumah Pompa Ancol, Solusi Pramono Anung Tangkal Banjir di Kawasan Pesisir Jakarta

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:44 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Elpiji Subsidi, Kerugian Negara Tembus Rp1,2 Triliun

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:39 WIB

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

Desakan Pengusutan Kasus Andrie Yunus di Peradilan Umum Terus Menguat, Lebih Adil Bagi Korban

News | Selasa, 07 April 2026 | 21:00 WIB

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:55 WIB

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:53 WIB

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

Serangan Baru Bombardir Pulau Kharg Saat Donald Trump Ancam Kehancuran Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:32 WIB

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

Polri Usul Ambang Batas Kepemilikan Narkoba Diperkecil, Biar Jelas Bedakan Pengguna dan Bandar

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:29 WIB

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

DPR Ingatkan Kenaikan Tiket Pesawat Hanya Langkah Darurat, Bukan Kebijakan Permanen

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil

News | Selasa, 07 April 2026 | 20:24 WIB