Lempar Amplop hingga Acungkan Jari Tengah ke Petugas Imigrasi Soetta, Pasangan WNA Asal Australia dan Jepang Minta Maaf

Welly Hidayat Suara.Com
Kamis, 20 Oktober 2022 | 13:37 WIB
Lempar Amplop hingga Acungkan Jari Tengah ke Petugas Imigrasi Soetta, Pasangan WNA Asal Australia dan Jepang Minta Maaf
Pasangan WNA asal Australia dan Jepang minta maaf setelah menghina petugas Imigrasi Bandara Soetta, (Foto/dok Imigrasi)

Suara.com - Pasangan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia Maziar Darvishi dan WNA asal Jepang, Megumi Tadatsu meminta maaf kepada petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta. Keduanya telah melakukan penghinaan dan tindak kekerasan kepada petugas.

Permintaan maaf yang dilakukan kedua WNA itu, didampingi langsung oleh Kedutaan Besar Australia dan Jepang dengan mendatangi langsung Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta.

Permintaan maaf pertama disampaikan langsung oleh WNA asal Australia Maziar.

"Saya minta maaf atas tindakan saya telah menghina petugas,"ucapnya ketika memberikan klarifikasi di  Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta,

Kemudian disusul oleh WNA Megumi turut menyampaikan permintaan maaf-nya.

"Saya minta maaf atas tindakan saya kepada petugas Imigrasi yang bertugas. Dan saya telah berbuat tidak baik karena overstay,"ucapnya

Pasangan WNA itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka pun juga akan membayar terkait permasalahan membayar denda overstay. Mereka pun berharap juga tidak kasus ini dibawa ke ranah hukum.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada 17 Oktober 2022. Ketika itu di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Soetta sekitar pukul 19.35 WIB.

Saat itu, kata Tito, Maziar dan Megumi bersama dua anaknya hendak terbang ke Australia menggunakan pesawat QF 42.

Baca Juga: WNA asal Rusia Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Penginapan

WNA Australia Maziar saat itu melakukan tindak kekerasan melempar amplop berwarna coklat ke salah satu petugas Imigrasi Bandara. Selain itu, Ia, juga mengangkat jari tengah ke arah petugas.

"Dipandang sebagai simbol penghinaan dan sikap merendahkan petugas ketika menjalani
pemeriksaan di ruangan penyidik Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPIN Soekarno Hatta," ucap Tito

Dari hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian, pasangan WNA itu bersama dua anaknya telah overstay masing-masing selama dua hari. Dimana, sesuai ketentuan mereka harus membayar uang denda.

"Namun Maziar Darvishi menolak untuk membayar beban biaya overstay. Pria tersebut justru marah dan melempar petugas Imigrasi," ungkap Tito

Atas kejadian itu, kata Tito, pasangan WNA tersebut batal terbang ke Australia. Mereka pun juga meninggalkan kantor Imigrasi dengan petugas melakukan penahanan terhadap paspor mereka.

Tito menyebut tindakan WNA itu sangat menyinggung imigrasi Republik Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI