Murid SD di Australia Hidupkan Kembali Kompetisi Memanggil Burung

Siswanto, ABC

Kamis, 20 Oktober 2022 | 20:41 WIB
Murid SD di Australia Hidupkan Kembali Kompetisi Memanggil Burung
ilustrasi burung. (Pexels/Murilo Folgosi)

Suara.com - Anak-anak sekolah dari kawasan Bega Valley, New South Wales (NSW) Australia, berusaha untuk mempertahankan seni yang hampir hilang.

Semua berawal di tahun 1910 saat Liga Pecinta Burung Gould didirikan untuk mengalihkan anak-anak dari aktivitas mengambil telur burung liar, dengan lebih mendorong mereka mengamati burung-burung dan berlatih memanggilnya.

Dua tahun kemudian, kompetisi tahunan memanggil burung dimulai di Sydney.

Pada awal 1950-an, murid-murid dari kawasan pantai selatan paling sering menjadi juara, mereka adalah pemanggil burung terbaik.

Mereka bisa memanggil dan menirukan suara burung-burung, yang bahkan belum pernah didengar oleh anak-anak dari kota besar.

Mereka terus memenangkan kompetisi, bahkan enam kali merebut penghargaan 'Dawson Memorial Shield' sejak tahun 1953.

Di tahun 2018, terinspirasi oleh liputan ABC tentang kompetisi bersejarah itu, Pusat Pendidikan Lingkungan Bournda bekerja sama dengan sekolah-sekolah berusaha menghidupkan kembali kompetisi tersebut.

Kejuaraan Olimpiade Burung Bournda kini memasuki tahun kelima.

Meski sempat tertunda pelaksanaannya karena COVID-19, tahun ini pesertanya bertambah dengan total 45 anak-anak dari enam sekolah dari kawasan suaka hewan Potoroo Palace dekat Merimbula.

baca juga

Kepala Pusat Pendidikan Lingkungan Bournda, Doug Reckord, mengatakan kejuaraan ini mendorong para siswa untuk mengamati dan merawat satwa liar, sambil belajar sejarah.

"Kami bahkan mendengar burung-burung itu menyahut dari atas pohon," katanya.

Bruce Chapman, salah satu mantan juara yang mewakili sekolah negeri Merimbula pada tahun 1953 dan 1954, sekarang menjadi jurinya.

"Kami menilai mereka berdasarkan antusiasme, kejelasan, dan akurasi," kata Chapman.

"Saya pikir mereka semua akan mendapat skor tiga [skor tertinggi] untuk antusiasme."

Burung sudah kembali setelah bencana alam

Sejak kecil, Bruce sangat antusias mengamati burung-burung liar.

Tapi dia merindukan kedatangan burung pardalote, yang suka ia lihat di halaman belakang rumahnya.

Menurutnya burung itu tidak terlihat lagi, karena dampak buruk dari kebakaran hutan di tahun 2019-2020, kondisi cuaca basah dalam beberapa tahun terakhir, serta pola musim yang berubah.

"[Tapi] saya baru menyadari burung-burung baru mulai kembali lagi tahun ini, setelah beberapa tahun yang sangat buruk," kata Bruce.

"Ada banyak burung yang kembali dan sangat senang melihatnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Ditahan Polisi, Bidan Desa di Rokan Hilir Ngaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Ditahan Polisi, Bidan Desa di Rokan Hilir Ngaku Diperlakukan Tak Manusiawi

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Omoda X Hadir dengan Thermal Night Vision: SUV Canggih Penantang Toyota RAV4 dari Chery

Omoda X Hadir dengan Thermal Night Vision: SUV Canggih Penantang Toyota RAV4 dari Chery

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:17 WIB

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

×