TikTok Bantah Gunakan Aplikasi untuk Lacak Lokasi Warga AS

Diana Mariska

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:42 WIB
TikTok Bantah Gunakan Aplikasi untuk Lacak Lokasi Warga AS
Ilustrasi TikTok. (Wakil Kohsar / Afghanistan / AFP)

Suara.com - TikTok membantah tudingan bahwa aplikasi media sosial tersebut digunakan untuk melacak lokasi warga negara Amerika Serikat.

BBC mengabarkan bahwa sebelumnya, Forbes memuat laporan yang menyebut perusahaan induk TikTok yang berbasis di China, ByteDance, berencana menggunakan aplikasi populer itu untuk melakukan pelacakan terhadap warga AS.

Dalam pernyataannya di Twitter, pihak TikTok menegaskan bahwa mereka tidak pernah “menarget” pemerintah, aktivis, figur publik, atau jurnalis di AS dengan menggunakan aplikasinya.

Dalam serangkaian cuitan, tim komunikasi TikTok mengatakan bahwa laporan itu tidak memiliki "akurasi dan integritas jurnalistik".

"Forbes memilih untuk tidak menyertakan bagian dari pernyataan kami yang menyangkal kemungkinan dari tuduhan yang dilayangkan: TikTok tidak mengumpulkan informasi yang presisi terkait lokasi GPS dari pengguna di AS, yang berarti TikTok tidak dapat memantau pengguna AS seperti yang diindikasikan artikel tersebut,” sebut TikTok.

Mengutip dokumen yang mereka lihat, Forbes melaporkan bahwa ByteDance telah memulai proyek pemantauan untuk menyelidiki pelanggaran oleh karyawan dan mantan karyawan perusahaan. Proyek itu disebut telah setidaknya dua kali berencana untuk mengumpulkan data lokasi warga AS.

Laporan itu tidak merinci apakah data warga di AS benar-benar pernah dikumpulkan tetapi ada rencana untuk mendapatkan data lokasi dari perangkat pengguna AS.

Menanggapi permintaan BBC untuk berkomentar, juru bicara Forbes mengatakan, "Kami yakin dengan sumber kami, dan kami berpegang pada pelaporan kami."

Berbagai pengembang aplikasi kini telah berada di bawah pengawasan pihak berwenang di seluruh dunia.

Pada 2020, panel keamanan nasional AS memerintahkan ByteDance untuk menjual bisnis TikTok di Amerika akibat adanya kekhawatiran bahwa data pengguna dapat diteruskan ke pemerintah China.

TikTok mengatakan mereka telah memigrasikan informasi pengguna di AS ke server Oracle yang bermarkas di Austin pada Juni lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Asusila Tersebar, Hard Gumay Ingatkan Pertobatan Artis Inisial R

Video Asusila Tersebar, Hard Gumay Ingatkan Pertobatan Artis Inisial R

Denpasar | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:00 WIB

Gambar Realme 10 Pro Plus 5G Muncul di Daftar TENAA, Ini Bocorannya

Gambar Realme 10 Pro Plus 5G Muncul di Daftar TENAA, Ini Bocorannya

Tekno | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 11:18 WIB

Dikira Video Call, Percakapan Ibu Ngobrol dengan Filter BTS Bikin Ngakak

Dikira Video Call, Percakapan Ibu Ngobrol dengan Filter BTS Bikin Ngakak

Jogja | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:37 WIB

Denise Chariesta Berulah Ternyata Diam-diam Namanya Sudah Dilaporkan ke Polisi oleh Sosok Ini

Denise Chariesta Berulah Ternyata Diam-diam Namanya Sudah Dilaporkan ke Polisi oleh Sosok Ini

Cianjur | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Media China Kagum Karena Jokowi Bisa Buat Xi Jinping Tertawa

Media China Kagum Karena Jokowi Bisa Buat Xi Jinping Tertawa

Depok | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:18 WIB

Perbedaan Akun Privat dan Publik TikTok

Perbedaan Akun Privat dan Publik TikTok

Tekno | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:03 WIB

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:57 WIB

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:52 WIB

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB