Wanda Hamidah Boyongan dari NasDem ke Golkar, Tweet 'Orba Otoriter' Kembali Diungkit

Farah Nabilla | Elvariza Opita | Suara.com

Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:11 WIB
Wanda Hamidah Boyongan dari NasDem ke Golkar, Tweet 'Orba Otoriter' Kembali Diungkit
Wanda Hamidah resmi bergabung menjadi kader Partai Golkar. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Langkah politik Wanda Hamidah kembali menjadi perbincangan. Wanda diketahui kembali pindah partai politik dan bergabung dengan Partai Golkar, setelah bergabung di PAN dan Partai NasDem.

Kepindahannya menjadi buah bibir, apalagi karena alasan nyelekit yang disampaikan. "Saya ingin berada di dalam partai yang wakil rakyatnya, baik di eksekutif maupun legislatif menyejahterakan rakyatnya, bukan menyengsarakan rakyatnya," terang Wanda, Jumat (21/10/2022).

Namun keputusan pindah partai politik oleh Wanda juga menjadi pembicaraan karena sikap-sikapnya di masa lalu.

Seperti dilihat Suara.com di akun Instagram @matarakyat_sumbar, publik rupanya menyoroti cuitan yang pernah Wanda tuliskan di Twitter-nya pada tahun 2014.

Saat itu Wanda memang vokal menyuarakan dukungan untuk pencalonan Joko Widodo dan Jusuf Kalla kendati partainya, PAN, mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Bahkan dukungannya untuk Jokowi-JK diduga menjadi alasan PAN memecat dirinya sebagai kader.

Salah satu isu yang kerap diangkat untuk mendukung dukungannya kepada Jokowi-JK adalah perihal otoriternya pemerintahan orde baru. Isu itulah yang belakangan kembali disorot publik setelah Wanda memutuskan hengkang dari Partai NasDem ke Partai Golkar.

"Jika dibiarkan.. Rakyat hanya menjadi penonton & korban ketidakadilan & kezhaliman elit politik jahat... Seperti zaman Orba... #KawalDemokrasi," cuit Wanda, dikutip pada Minggu (23/10/2022).

Selang beberapa menit kemudian Wanda terpantau mengunggah cuitan lain, masih dengan isu serupa. "Ironis nya banyak mahasiswa sekarang tak tau dan tak mau mencari tau kekejaman pemerintahan otoriter saat Orba.." imbuhnya.

Tangkapan layar cuitan Wanda Hamidah soal pemerintahan otoriter orde baru yang kembali disorot pasca sang politikus pindah dari Partai NasDem ke Partai Golkar. (Twitter/@wanda_hamidah)
Tangkapan layar cuitan Wanda Hamidah soal pemerintahan otoriter orde baru yang kembali disorot pasca sang politikus pindah dari Partai NasDem ke Partai Golkar. (Twitter/@wanda_hamidah)

Deretan cuitan ini yang sangat disorot publik sebab Partai Golkar adalah yang paling berkuasa di era orde baru. Namun Wanda seolah menelan kembali semua sikapnya beberapa tahun silam dengan bergabung bersama partai beringin tersebut.

"Definisi lidah (politisi) tak bertulang... Lho sekarang Golkar beda... Iya.. Iya.." sindir @matarakyat_sumbar.

Warganet pun terpantau mulai banyak mengomentari sikap politik Wanda ini. Banyak yang melempar sindiran meski Wanda mengaku sudah mantap menimbang-nimbang untuk pindah dari Partai NasDem ke Partai Golkar.

"Selamat bergabung bersama bagian orba," celetuk warganet.

"Nanti ga bisa nulis nanti nyesel, eeh sekarang malah gabung partai orba," sindir warganet.

"Telan dah lo tuh," kritik warganet lain.

"Ini cocok nya dipasangkan dengan si Ruhut Sitompul, lidahnya bercabang dua...," timpal yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Golkar Bagai Ormasnya PDIP Gegara Airlangga Patuh ke Jokowi Soal Capres 2024, Said Didu: Akhirnya Terbukti!

Golkar Bagai Ormasnya PDIP Gegara Airlangga Patuh ke Jokowi Soal Capres 2024, Said Didu: Akhirnya Terbukti!

Sumbar | Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:35 WIB

Siap-Siap! Anies Baswedan 'Diramal' Jadi Menteri Jika NasDem Ngotot Tak Angkat Kaki dari Koalisi Jokowi

Siap-Siap! Anies Baswedan 'Diramal' Jadi Menteri Jika NasDem Ngotot Tak Angkat Kaki dari Koalisi Jokowi

News | Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:34 WIB

Keras! Dalih Wanda Hamidah Loncat dari NasDem ke Golkar, Ogah Masuk Partai Bikin Rakyat Sengsara

Keras! Dalih Wanda Hamidah Loncat dari NasDem ke Golkar, Ogah Masuk Partai Bikin Rakyat Sengsara

| Minggu, 23 Oktober 2022 | 14:10 WIB

Plot Twist! NasDem Usul Luhut Jadi Cawapres Anies Baswedan, Wasekjen Demokrat 'Ancam' Koalisi Bubar

Plot Twist! NasDem Usul Luhut Jadi Cawapres Anies Baswedan, Wasekjen Demokrat 'Ancam' Koalisi Bubar

News | Minggu, 23 Oktober 2022 | 13:15 WIB

Perjalanan Karier Politik Wanda Hamidah: Gabung PAN, Pindah NasDem, Kini Beralih ke Golkar

Perjalanan Karier Politik Wanda Hamidah: Gabung PAN, Pindah NasDem, Kini Beralih ke Golkar

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 15:01 WIB

Momen HUT Golkar Bertabur Sinyal Politik: Kagetnya Jokowi, Jas Kuning Luhut, Isyarat Ridwan Kamil

Momen HUT Golkar Bertabur Sinyal Politik: Kagetnya Jokowi, Jas Kuning Luhut, Isyarat Ridwan Kamil

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:47 WIB

Bak Jumpa Fans, AHY Diteriaki Ganteng Oleh Kader Partai Golkar

Bak Jumpa Fans, AHY Diteriaki Ganteng Oleh Kader Partai Golkar

News | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 13:07 WIB

Terkini

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:59 WIB

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:54 WIB

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:51 WIB

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB