Mengenal Asal-Usul Halloween, Dibuat untuk Mengenang Orang-orang yang Meninggal

Aulia Hafisa

Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:42 WIB
Mengenal Asal-Usul Halloween, Dibuat untuk Mengenang Orang-orang yang Meninggal
Ilustrasi Jack O’Lantern - Asal-Usul Halloween (Unsplash)

Suara.com - Menjelang peringatan hari Halloween yang dirayakan setiap tanggal 31 Oktober, biasanya ornamen seram serta labu mulai menghiasi berbagai tempat. Namun, bagaimana asal-usul Halloween dan apa saja tradisi maayarakat saat perayaan Halloween? 

Pada saat Halloween tiba, banyak orang dari berbagai negara di dunia akan turut merayakan. Saat perayaan Halloween, orang-orang biasanya akan mengenakan kostum serta aksesoris yang bernuansa menyeramkan. Misalnya seperti kostum hantu, zombie, atau karakter-karakter seram pada film horor. 

Asal-Usul Halloween 

Melansir dari berbagai sumber, Halloween adalah kependekan dari kata Hallowe’en, All Hallows Evening yang artinya Malam Semua Orang Kudus. Namun, beberapa orang juga menyebutnya dengan Allhalloween, All Saints’ Eve atau All Hallows’ Eve. 

Perayaan Halloween sebenarnya dibuat untuk mengenang orang-orang yang telah meninggal. Termasuk juga para kudus, martir, dan semua arwah umat yang beriman. Di sisi lain, juga banyak orang yang meyakini bahwa Halloween adalah tradisi dari Celtic kuno yang dikenal dengan sebutan Samhain. 

Samhain sendiri adalah sebuah perayaan untuk menandai akhir dari musim panas di Inggris kuno dan Irlandia. Dengan begitu, berakhir juga musim panen kemudian masyarakat akan memasuki musim dingin. Di Irlandia, orang akan merayakan Samhain dengan cara mereka pergi sebelum malam tiba dan membawa beberapa makanan. 

Memasuki musim dingin yang identik dengan gelap serta dingin ini juga dikaitkan dengan sebuah kematian. Orang Celtic percaya jika pada malam pergantian tahun tersebut, merupakan batas dunia antara yang hidup dan yang mati menjadi kabur sehingga hantu orang-orang yang sudah meninggal akan turun ke bumi. 

Masyarakat Celtic percaya jika peristiwa itu menyebabkan masalah hingga merusak tanaman mereka. Meskipun demikian, orang Celtic beranggapan bahwa turunnya hantu atau orang-orang meninggal ke bumi ini dapat mempermudah Cruid atau pendeta Celtic untuk melakukan sebuah prediksi di masa depan. 

Untuk memperingati Halloween, Cruid kemudian membuat api unggun. Orang-orang akan membakar tanaman atau bahan makanan dan juga hewan sebagai pengorbanan untuk dewa Celtic. Pada acara tersebut, orang-orang memakai kostum dari kepala dan kulit hewan, kemudian mereka menceritakan nasib antara satu sama lain. 

baca juga

Seiring berjalannya waktu, di beberapa negara di Eropa dan Amerika Utara, Halloween sudah tidak dianggap sebagai sesuatu yang religius. Hal ini dimulai pada tahun 1800-an, ditandai dangan berkembangnya festival untuk perayaan panen dengan memasukkan nilai-nilai Halloween di Amerika Serikat (AS). 

Kemudian, ketika sejumlah imigran pergi ke Amerika Serikat pada pertengahan abad ke-19, perlahan mereka mulai membawa kebiasaan Halloween. Hingga pada akhirnya Halloween menjadi salah satu hari libur nasional di AS yang dimulai pada abad ke-20. Momen ini kerap dirayakan oleh anak-anak. 

Tradisi dan Simbol Halloween 

Buah labu yang dibentuk menyerupai wajah menyeramkan atau sering disebut dengan Jack O’Lantern sangat identik dengan perayaan Halloween. Jack O'Lantern dipercaya sebagai arwah yang berkeliaran sambil membawa sebuah lentera. Ia berkeliaran karena berhasil menipu para iblis agar tidak dimasukkan ke dalam neraka. Akan tetapi, mereka juga tidak diizinkan untuk masuk ke surga karena dosa-dosanya. 

Oleh masyarakat Eropa, cerita legenda tersebut direpresentasikan pada sebuah labu seram yang akan diletakkan di depan rumah. Selain itu, kostum kucing berwarna hitam juga sangat populer selama perayaan Halloween. 

Apple bobbing, salah satu permainan yang dimainkan saat perayaan Halloween juga menjadi tradisi yang masih kerap dilakukan masyarakat. Selain apple bobbing, masih ada tradisi lain perayaan Halloween yang dilakukan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikejar Pembunuh Psikopat! Simak Cerita Halloween Ends

Dikejar Pembunuh Psikopat! Simak Cerita Halloween Ends

Tantrum | Kamis, 27 Oktober 2022 | 08:06 WIB

Mengapa Halloween Identik dengan Labu? Ini Sejarah dan Mitosnya

Mengapa Halloween Identik dengan Labu? Ini Sejarah dan Mitosnya

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:45 WIB

5 Hero Mobile Legends yang Terlihat Gemas Tapi Seram, Cocok Buat Halloween

5 Hero Mobile Legends yang Terlihat Gemas Tapi Seram, Cocok Buat Halloween

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 22 Juni 2026 | 03:44 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 21:45 WIB

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:42 WIB

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 20:11 WIB

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:42 WIB

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:06 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:27 WIB

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:48 WIB

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:00 WIB