LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat

Vania Rossa | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:14 WIB
LSM Penjara 1 dan Polri: Mendefinisikan Ulang Keamanan Lewat Budaya Tertib Masyarakat
Forum Kebangsaan LSM Penjara 1. (Dok. Ist)
  • Forum Kebangsaan Sinergi Masyarakat Bersama Polri diselenggarakan LSM Penjara 1 di Gedung Joang '45, Menteng, pada 17 Januari.
  • Acara ini mendefinisikan ulang keamanan sebagai tanggung jawab kolektif masyarakat dan aparat, bukan sekadar urusan teknis.
  • Diskusi menghasilkan usulan seperti Posko Sinergi Lokal dan penguatan literasi digital untuk menjaga ketertiban sosial.

Suara.com - Keamanan sebuah negara seringkali dianggap sebagai urusan mereka yang berseragam. Namun, sebuah pemandangan berbeda terlihat di Gedung Joang ’45, Menteng, Sabtu siang (17/1). Ratusan orang dari berbagai lapisan, mulai dari pengemudi ojek online, mahasiswa, hingga tokoh lintas agama, berkumpul bukan untuk berunjuk rasa, melainkan untuk bicara tentang cara menjaga Indonesia.

Melalui Forum Kebangsaan bertajuk “Sinergi Masyarakat Bersama POLRI”, LSM PENJARA 1 mencoba mendefinisikan ulang makna keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Keamanan bukan lagi soal pendekatan teknis aparat, melainkan tentang ketahanan sosial dan budaya tertib yang dimulai dari meja makan hingga ruang digital.

Kekuatan dari Akar Rumput

Sebanyak 400 peserta memadati ruangan, menciptakan mosaik keberagaman yang unik. Ada tenaga kesehatan yang berdiskusi dengan pelaku UMKM, hingga insan pers yang bertukar ide dengan pekerja informal. Kehadiran mereka menegaskan satu hal: ketertiban adalah kepentingan semua orang.

Teuku Z. Arifin, Ketua Umum LSM PENJARA 1, menegaskan bahwa forum ini bertujuan memecah sekat antara masyarakat dan aparat keamanan.

"Kamtibmas itu tanggung jawab kolektif. Kita ingin membangun jembatan komunikasi yang kuat agar sinergi ini berjalan komprehensif menghadapi tantangan bangsa yang kian kompleks," ujar Arifin di sela-sela acara.

Lebih dari Sekadar Aturan

Menariknya, diskusi ini tidak hanya bicara soal pasal hukum. Para tokoh agama yang hadir menekankan bahwa fondasi keamanan yang paling kuat adalah toleransi dan harmonisasi. Ketenteraman lahir ketika masyarakat memilih untuk menjaga ruang bersama dengan nilai moral, bukan hanya karena takut pada sanksi.

Beberapa gagasan praktis pun lahir dari lantai diskusi, di antaranya:

  • Posko Sinergi Lokal: Usulan pembentukan posko keamanan di tingkat akar rumput.
  • Literasi Digital: Penguatan benteng masyarakat terhadap provokasi dan hoaks yang kerap memicu gesekan sosial.
  • Forum Rutin: Membuka ruang komunikasi berkala antara warga dan Polri agar masalah di lapangan bisa diselesaikan dengan cara yang lebih humanis.

Warisan Ketertiban

Arifin berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremoni di Gedung Joang saja. Ia mendorong agar gerakan ini menjadi bola salju yang menciptakan budaya baru dalam bernegara.

"Negara yang besar bukan hanya yang kuat senjatanya, tapi yang kuat ketertibannya," tegas Arifin menutup orasinya.

Baginya, saat Polri melayani dengan presisi dan masyarakat memilih untuk patuh secara sadar, maka keamanan bukan lagi beban, melainkan sebuah warisan keadilan bagi generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Sinergi Keadilan Restoratif bagi Pemulihan Korban

Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Sinergi Keadilan Restoratif bagi Pemulihan Korban

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:46 WIB

Operasi Pekat Jaya Digelar Jelang Ramadan, Polda Metro Sasar Tawuran hingga Premanisme!

Operasi Pekat Jaya Digelar Jelang Ramadan, Polda Metro Sasar Tawuran hingga Premanisme!

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 12:42 WIB

Sekeping Koin yang Tak Pernah Kecil

Sekeping Koin yang Tak Pernah Kecil

Your Say | Selasa, 27 Januari 2026 | 19:35 WIB

Terkini

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:53 WIB

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:44 WIB

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:37 WIB

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

Ancaman Hantavirus! 3 Warga Kanada Dikarantina Usai Wabah Renggut 3 Nyawa di MV Hondius

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:33 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Picu Kewaspadaan, 3 Penumpang Dilaporkan Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:30 WIB

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

Kasus Korupsi Haji Belum Rampung, Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang 30 Hari

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:25 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

Anggota BPK Haerul Saleh Tewas Terjebak Kebakaran di Rumahnya, Jenazah Dbawa ke RSUD Pasar Minggu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:23 WIB

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:21 WIB

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

Terkejut Dengar Kabar Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran Rumah, Habiburokhman: Beliau Sahabat Saya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:14 WIB