Soal Ganjar hingga Johan Budi Dijatuhi Sanksi, Bambang Pacul: Kalau Ada Orang Anggap Kita Pecah, Dia Belum Paham PDIP

Rabu, 02 November 2022 | 13:41 WIB
Soal Ganjar hingga Johan Budi Dijatuhi Sanksi, Bambang Pacul: Kalau Ada Orang Anggap Kita Pecah, Dia Belum Paham PDIP
Soal Ganjar hingga Johan Budi Dijatuhi Sanksi, Bambang Pacul: Kalau Ada Orang Anggap Kita Pecah, Dia Belum Paham PDIP. [Suaracom]

Suara.com - Ketua DPP PDIP bidang Pemenangan Pemilu, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, menegaskan bahwa partainya masih solid dan tak terpecah meski sejumlah kadernya dikenai sanksi.

Menurutnya, jika ada pihak yang menilai kekinian PDIP sedang pecah, dianggap tak paham dengan partai belambang banteng tersebut.

"Orang yang mengganggap PDIP bentrok nanti akan pecah, soliditas akan terganggu, ini orang belum paham PDIP. Kalau orang yang sudah paham PDIP, klir. Kan gitu loh," kata Bambang Pacul kepada wartawan dikutip Rabu (2/11/2022).

Diketahui, PDIP sempat menjatuhkan sanksi kepada Ganjar Pranowo terkait pernyataannya siap maju calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Tak hanya itu, sejumlah kader senior seperti Masinton Pasaribu, Trimedya Panjaitan hingga Johan Budi turut dijatuhi sanksi setelah sempat membentuk Dewan Kolonel untuk mendorong Puan Maharani sebagai capres. 

Ia mengatakan, PDIP berjalan sesuai dengan perintah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri. Pacul mengibaratkan meski antar komandan bentrok dan berkonflik, namun semua bisa bersatu ikuti arahan ketua umum.

"Walaupun antar komandan lapangan pada bentrok, itu nanti balik perintah ketum lagi. Gimana Ahok di Jakarta kemarin. Perintah lurus semua. Semua bekerja keras," tuturnya.

Lebih lanjut, Pacul menegaskan, seluruh kader PDIP masih setia terhadap partai. Ia kemudian melontarkan pepatah bagaimana kader bertugas sudah mengakar.

"Jadi, yang bisa melaksanakan ini sesuai dengan buku religion of java, itu proses patron klien. Orang PDIP yang dicintai pasukannya banyak sekali. Itu komandan-komandan PDIP dicintai pasukannya. Kan gitu loh," tuturnya.

"Tapi antar komandan pasukan ini, pemimpin ini pasti menganyam ke samping. Berkomunikasi dengan baik. Dan semua menunggu titah yang di pucuk. Jangan merasa di pucuk," sambungnya.

Baca Juga: Aman! Sekalipun Kalah Pilpres 2024, Puan Maharani Masih Punya 'Serep' Jadi Ketua ...

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI