Jokowi Masuk 50 Tokoh Muslim Berpengaruh, PBNU: Beliau Begitu Perhatian Kepada Umat

Iwan Supriyatna

Rabu, 02 November 2022 | 15:59 WIB
Jokowi Masuk 50 Tokoh Muslim Berpengaruh, PBNU: Beliau Begitu Perhatian Kepada Umat
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (YouTube Sekretariat Presiden)

Suara.com - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Abdullah Latopada mengatakan, Presiden Joko Widodo alias Jokowi sangat layak masuk dalam daftar tokoh muslim berpengaruh di dunia versi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC)

Dalam catatan The World's 500 Most Influential Muslims 2023, ada tiga nama dari Indonesia yang masuk daftar 50 muslim berpengaruh di dunia. Selain Jokowi, ada Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dan penceramah Habib Luthfi bin Yahya.

“Pantaslah beliau mendapatkan pengakuan itu, karena Presiden selama ini kita lihat, beliau (Jokowi) begitu perhatian kepada umat,” kata KH. Abdullah Lato ditulis Rabu (2/11/2022).

Menurut Kyai kharismatik asal Sulawesi Tengah (Sulteng) itu, selama kepemimpinan Jokowi tidak ada larangan-larangan terhadap ibadah umat beragama manapun. Pemerintah bahkan menjamin setiap umat beragama menjalankan ibadahnya dengan aman dan damai.

“Harus diketahui juga tidak ada Pemerintah atau pribadi melarang hal-hal yang berkaitan dengan ibadah umat beragama. Kan kemarin masalah begini bagaimana kita lihat perhatian beliau atas hal tersebut,” ujarnya.

Sikap tegas Presiden Jokowi terhadap umat beragama ini, kata KH. Abdullah yang menjadi pertimbangan pihak pemberi penghargaan memasukkan Presiden Jokowi dalam daftar 500 tokoh Islam berpengaruh di dunia.

“Ini yang mungkin menjadi satu pertimbangan dari orang yang memberi penghargaan itu kepada mereka yang menerima,” ucapnya.

Lebih jauh KH. Abdullah, tingkat toleransi di masa Pemerintahan Presiden Jokowi sangat baik, karena mampu dirawat di jaga oleh Pemerintan maupun masyarakat Indonesia sendiri. Dan langkah ini sangat positif dan akan terus memperkuat kebersamaan dan kerukunan antar sesama.

“Untuk toleransi antar umat beragama sangat baik saat ini karena dijaga dan dipupuk betul oleh Penerintah dan masyarakat Indonesia. Langkah Pemerintah dalam menjaga ini sangat positif dalam mempererat dan menguatkan ideologi bangsa dan cinta tanah air," jelasnya.

baca juga

KH. Abdullah juga menyinggung soal perhatian Presiden Jokowi kepada pendidikan Islam sangat luar biasa lewat kebijakan tentang Undang-Undang (UU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang kemudian melahirkan Hari Nasional Santri yang jatuh pada 22 Oktober.

“Salah satu bukti beliau memberikan perhatian kepada umat adalah dengan perhatian kepada masa depan pendidikan Islam dengan mengeluarkan satu kebijakan yang sangat dikenal umat, yakni perhatian ke pesantren lewat UU Pesantren hingga ada hari santri nasional,” jelasnya.

“Ini harus kita berikan apresiasi kepada beliau, jadi ini sangat luar biasa dan pantaslah beliau mendapatkan penghargaan itu,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Keluarkan Instruksi Khusus Terkait Informasi Publik

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Keluarkan Instruksi Khusus Terkait Informasi Publik

Sulsel | Selasa, 01 November 2022 | 14:06 WIB

PBNU Sangkal LDNU Soal Larangan Paham Wahabi, Ini Respons MUI

PBNU Sangkal LDNU Soal Larangan Paham Wahabi, Ini Respons MUI

Lampung | Selasa, 01 November 2022 | 10:44 WIB

PBNU Sanggah Rilis LDNU Soal Larangan Ajaran Wahabi

PBNU Sanggah Rilis LDNU Soal Larangan Ajaran Wahabi

Purwokerto | Selasa, 01 November 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:02 WIB

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:52 WIB

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:27 WIB

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:21 WIB

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:10 WIB

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:58 WIB

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB