Melihat Rumah Magelang, Sempit tapi Tak Ada yang Dengar Saat Brigadir J Diduga Lecehkan Putri Candrawathi

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Minggu, 06 November 2022 | 10:03 WIB
Melihat Rumah Magelang, Sempit tapi Tak Ada yang Dengar Saat Brigadir J Diduga Lecehkan Putri Candrawathi
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), Putri Candrawathi memasuki ruangan untuk menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa].

Suara.com - Dugaan pelecehan seksual masih digaungkan kubu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di pembunuhan berencana Brigadir J.

Bahkan Sambo masih mengungkit dugaan tersebut ketika meminta maaf kepada orang tua almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Dugaan pelecehan ini disebut terjadi di rumah Magelang. Dilihat Suara.com di kanal YouTube tvOneNews, tampak rumah Magelang ternyata berukuran tidak terlalu besar.

Bahkan menurut Dwi Anggia selaku pembawa acara, ukuran ruang tamu tempat dugaan terjadinya adegan Putri berusaha dibopong oleh Brigadir J hanya selebar 3 meter.

Posisi Kuat Ma'ruf diduga melihat Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat turun dengan mengendap-endap dari lantai dua rumah Magelang. (YouTube/tvOneNews)
Posisi Kuat Ma'ruf diduga melihat Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat turun dengan mengendap-endap dari lantai dua rumah Magelang. (YouTube/tvOneNews)

Dari teras memang bisa terlihat suasana di dalam rumah, bahkan tepat menghadap tangga yang menghubungkan dengan lantai dua.

"Posisi Kuat Ma'ruf ketika dalam keterangannya melihat Yosua turun mindik-mindik dari tangga," ucap Dwi tepat di posisi Kuat menyaksikan Brigadir J, dikutip pada Sabtu (5/11/2022).

Sesudah masuk, terlihat ruang tamu dengan sofa yang konon digunakan Putri untuk menonton televisi. Disebut saat itu Putri bersama Brigadir J, Kuat, dan ART Susi.

Hingga tiba-tiba Brigadir J disebut mencoba membopong Putri tetapi ditolak oleh Putri. Namun pada akhirnya kesaksian ini ditarik kembali oleh Susi.

Kondisi ruang tamu dengan sofa tempat Putri Candrawathi diduga berusaha dibopong oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat pada 4 Juli 2022. (YouTube/tvOneNews)
Kondisi ruang tamu dengan sofa tempat Putri Candrawathi diduga berusaha dibopong oleh Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat pada 4 Juli 2022. (YouTube/tvOneNews)

Tangga rumah itu terlihat berukuran cukup sempit dan lantai dua disebut hanya boleh diakses oleh keluarga. Bahkan ada pintu kaca yang terpasang tepat di ujung tangga.

baca juga

"(Di atas) hanya keluarga," jelas Berlian Simbolon selaku kuasa hukum Sambo dan Putri.

"Jadi semua ajudan, ADC, tidak boleh ada yang ke sini?"

"Nggak boleh, kecuali dipanggil atau sesuatu yang diperintahkan untuk dikerjakan."

Di belakang pintu kaca geser itu ada pintu kasa. Pintu kasa itulah yang, menurut kesaksian Susi, sempat tampak ditutup oleh tangan asing. Hal ini terungkap di eksepsi Sambo dan Putri yang sudah ditolak oleh majelis hakim.

Tangga sempit menuju lantai dua rumah Magelang yang dibatasi dengan pintu geser terbuat dari kaca. Lalu terlihat pula pintu kasa yang menjadi pelapis pintu kamar tempat Putri Candrawathi diduga menerima pelecehan seksual pada 7 Juli 2022. (YouTube/tvOneNews)
Tangga sempit menuju lantai dua rumah Magelang yang dibatasi dengan pintu geser terbuat dari kaca. Lalu terlihat pula pintu kasa yang menjadi pelapis pintu kamar tempat Putri Candrawathi diduga menerima pelecehan seksual pada 7 Juli 2022. (YouTube/tvOneNews)

Seperti lantai bawah, lantai atas rumah Magelang juga berukuran cukup sempit. Termasuk koridor di depan kamar Putri. Di koridor itu pula Susi mengaku menemukan Putri terbaring tidak berdaya dan diduga telah menerima kekerasan seksual dari Brigadir J.

"Di sini juga ibu Putri dibanting oleh almarhum Yosua, hingga akhirnya ada di sini. Posisi Putri Candrawathi duduk di sini ya (duduk di depan pintu kamar mandi). Susi menemukan di atas saat itu, dengan posisi sudah duduk lemas di sini, dengan kaki lurus bersandar ke sini (keranjang pakaian kotor)," tutur Dwi Anggia.

Memang terlihat sebuah keranjang pakaian kotor dengan keranjang kecil lain di atasnya yang terletak di sudut koridor.

Koridor lantai dua rumah Magelang, tepatnya di depan kamar mandi yang menjadi lokasi Putri Candrawathi ditemukan oleh ART Susi dalam keadaan tidak berdaya pasca diduga mengalami pelecehan seksual. Tampak keranjang pakaian kotor yang konon berusaha ditendang Putri sebelum ia diduga dibanting Brigadir J tetapi tidak ada orang rumah yang mendengarnya. (YouTube/tvOneNews)
Koridor lantai dua rumah Magelang, tepatnya di depan kamar mandi yang menjadi lokasi Putri Candrawathi ditemukan oleh ART Susi dalam keadaan tidak berdaya pasca diduga mengalami pelecehan seksual. Tampak keranjang pakaian kotor yang konon berusaha ditendang Putri sebelum ia diduga dibanting Brigadir J tetapi tidak ada orang rumah yang mendengarnya. (YouTube/tvOneNews)

Keranjang itulah yang, seperti diungkap di eksepsi, coba ditendang dan dijatuhkan Putri sebelum ia mengaku dibanting untuk terakhir kali oleh Brigadir J.

"Juga ada sempat menjatuhkan ini (keranjang pakaian kotor) ya, dengan harapan ada yang menolong," ucap Dwi Anggia.

"Iya, sebelum dibanting. Tapi ternyata nggak ada yang mendengar," sahut Berlian.

Padahal Susi disebut berada di dapur yang notabene terletak tidak jauh dari tangga menuju lantai dua.

Di sisi lain, dugaan kasus pelecehan seksual ini terus dibantah oleh pihak Brigadir J. Terdakwa Bharada E mengaku yakin Brigadir J tidak melecehkan Putri, sementara Bripka RR mengaku tidak tahu-menahu soal pelecehan tersebut.

Sedangkan terdakwa Kuat Ma'ruf adalah satu-satunya yang mengaku membantu Susi ketika menemukan Putri dalam keadaan tidak berdaya pasca diduga menerima pelecehan seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamaruddin Simanjuntak Klaim Dapat Bukti Kasus Kematian Brigadir J dari Intelijen Negara, Ini Pengakuan BIN

Kamaruddin Simanjuntak Klaim Dapat Bukti Kasus Kematian Brigadir J dari Intelijen Negara, Ini Pengakuan BIN

Cianjur | Sabtu, 05 November 2022 | 16:52 WIB

CEK FAKTA: Beredar Kabar Suami ART Susi Kembalikan Uang Sogokan Ferdy Sambo, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Kabar Suami ART Susi Kembalikan Uang Sogokan Ferdy Sambo, Benarkah?

News | Sabtu, 05 November 2022 | 16:22 WIB

Viral Kabar Ayah Biologis Anak Putri Candrawathi Terungkap, Ini Faktanya

Viral Kabar Ayah Biologis Anak Putri Candrawathi Terungkap, Ini Faktanya

Depok | Sabtu, 05 November 2022 | 10:21 WIB

Ini Sosok Penyidik yang Ditegur Ferdy Sambo saat Interogasi Bharada E : Dia Sudah Membela Keluarga Saya

Ini Sosok Penyidik yang Ditegur Ferdy Sambo saat Interogasi Bharada E : Dia Sudah Membela Keluarga Saya

Purwokerto | Jum'at, 04 November 2022 | 21:31 WIB

'Kan Almarhum Tidak Bisa Bela Diri', Bibi Brigadir J Heran Hakim Korek-korek Soal Anak Adopsi Sambo-Putri

'Kan Almarhum Tidak Bisa Bela Diri', Bibi Brigadir J Heran Hakim Korek-korek Soal Anak Adopsi Sambo-Putri

News | Sabtu, 05 November 2022 | 10:53 WIB

Terkini

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:11 WIB

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

×