Suara.com - Pria Australia Brenton Tarrant yang dinyatakan bersalah setelah membunuh 51 orang ketika dia menyerang dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, di tahun 2019 telah mengajukan banding atas hukumannya.
Tarrant menyatakan bersalah dalam persidangan namun tahun lalu lewat pengacaranya mengatakan dia mendapatkan perlakuan yang "tidak manusiawi dan merendahkan martabat" ketika ditahan dan mempertimbangkan pengajuan banding.
Selasa kemarin (08/11) Mahkamah Agung Selandia Baru mengatakan sudah mendapatkan berkas pengajuan banding.
Anggota masyarakat Muslim di Christchurch sebelumnya pernah mengatakan bahwa banding yang diajukan oleh pria kelahiran Australia tersebut hanya akan semakin memperdalam penderitaan para keluarga korban mereka yang tewas dalam serangan.
Pada tanggal 15 Maret 2019, Tarrant menyerang jemaah yang sedang melakukan salat Jumat di Masjid Al Noor di Christchurch, sebelum kemudian melanjutkan serangan ke rumah doa Linwood.
Semua korbannya adalah Muslim termasuk para lansia, anak-anak dan perempuan.
Pembantaian tersebut merupakan peristiwa penembakan dengan korban tewas paling banyak dalam sejarah Selandia Baru.
Awalnya Tarrant mengaku tidak bersalah atas semua tuduhan namun dalam sidang di tahun 2020 dia mengaku melakukan serangan dan mengatakan bersalah atas segala tindakannya.
Selain mengakui pembunuhan terhadap 51 orang, dia juga mengaku bersalah terhadap 40 kasus percobaan pembunuhan dan tuduhan tindak terorisme.
Ketika menjatuhkan hukuman, Hakim Cameron Mander mengatakan dia menerapkan hukuman yang paling berat bagi tindakan "tidak berperikemanusiaan" yang dilakukan Brenton Tarrant.
"
"Kejahatan yang anda lakukan begitu mengerikan, sehingga hukuman yang dijalankan sampai mati tidak akan mampu membayar semua kesalahan yang dilakukan," kata Hakim Mander ketika itu.
"
Tarrant dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan ada pengurangan hukuman atau pengampunan.
Penyelidikan oleh koroner masih berlanjut
Saat ini seorang koroner Selandia Baru sedang melakukan penyelidikan mengenai serangan tersebut, hal yang menjadi permintaan para keluarga korban dan mereka yang selamat.
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:46 WIB
Publik Barat Tuding Selebrasi Gol Pemain Iran Mohammad Mohebi Provokatif, FIFA Didesak Hukum
Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:46 WIB
Dari Poster Ali Khamenei hinga Bendera Palestina Berkibar di Laga Iran vs Selandia Baru
Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:36 WIB
Lagu Kebangsaan Iran Dicemooh di Piala Dunia 2026, Bendera Revolusi Berkibar di SoFi Stadium
Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:28 WIB
Hasil Piala Dunia 2026: Saling Kejar Gol, Iran Ditahan Imbang Selandia Baru
Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 10:04 WIB
Prediksi Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 15:53 WIB
Pelatih Iran Jelang Lawan Selandia Baru: Kami Main untuk Rakyat, Bukan Politik!
Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 14:15 WIB
Jelang Iran vs Selandia Baru, Mehdi Taremi Sebut Perlakuan Buruk AS Rusak Marwah Sepak Bola
Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 12:35 WIB
Cetak Sejarah, Matt Garbett Bangga Perkuat Selandia Baru di Piala Dunia 2026
Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 16:36 WIB
Peta Kekuatan Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Chris Wood Jadi Tumpuan Utama
Bola | Minggu, 07 Juni 2026 | 19:16 WIB
Terkini
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB