Aksi Tengil Bripda Tito: Baru Lulus Polisi Sudah Hajar Perawat, Mabuk-mabukan dan Main Cewek

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 09 November 2022 | 15:57 WIB
Aksi Tengil Bripda Tito: Baru Lulus Polisi Sudah Hajar Perawat, Mabuk-mabukan dan Main Cewek
Ilustrasi penganiayaan. [Presisi.co]

Suara.com - Peristiwa main hakim sendiri yang dilakukan oleh sejumlah perwira kepolisian terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Bripda Tito Tampubolon bersama sejumlah rekannya menganiaya seorang perawat Rumah Sakit Bandung, Minggu (6/11/2022) lalu.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, peristiwa itu dipicu karena Bripda Tito tak terima disebut sekuriti oleh satpam Rumah Sakit Bandung.

Kombes Hadi mengatakan, peristiwa itu bermula ketika Bripda Tito pergi meninggalkan barak untuk mabuk-mabukan dan bermain perempuan.

Ketika itu, ia sempat mampir ke Hotel Oyo dan memesan dua kamar. Kamar pertama diisi oleh Brika Tito untuk tidur bersama kekasihnya yang diketahui bernama Debby Hutapea.

Kamar satu lagi diisi oleh teman perempuan Bripda Tito lainnya yang bernama Ayu J Tambunan dan Iten, di mana mereka merupakan perawat di RS Bandung.

Pintu kamar yang kedua itu lalu dikunci oleh Bripda Tito dari luar. Alasannya kedua temannya itu sedang mabuk dan dikhawatirkan berbuat onar.

Rencana Bripda Tito untuk tidur dengan kekasihnya buyar, karena dua teman perempuan Bripka Tito yang lainnya merasa disekap di kamar hotel tersebut.

Ayu lalu menghubungi rekannya sekuriti RS Bandung, meminta tolong untuk mengeluarkannya dari kamar hotel tersebut.

Disinilah awal mula peristiwa pengeroyokan tersebut. Saat berusaha mengeluarkan Ayu dari kamar hotel, rekan Ayu dari RS Bandung yang berjumlah empat orang sempat cekcok dengan Bripka Tito.

baca juga

Ketika itulah satpam RS Bandung tersebut menyebut Bripda Tito sekuriti.

"Hasil pemeriksaan yang dilakukan, keterangan yang diberikan itu ada bahasa atau kata-kata dari seseorang sekuriti atau perawat rumah sakit itu bahwa 'Samanya kita sekuriti, samalah kita sekuriti'," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi.

Perkataan itu membuat Bripda Tito emosi karena diangap sebagai sebuah penghinaan. Ia langsung mengadukan hal tersebut kepada rekan polisi seangkatannya melalui grup WhatsApp.

Lalu Bripka Tito dan 7 orang temannya mendatangi RS Bandung untuk mencari satpam yang yang telah menyebutnya sebagai sekuriti.

Penyerangan terjadi dua kali

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan, penyerangan terhadap pegawai RS Bandung terjadi dengan dua gelombang.

Pertama, peristiwa penyerangan terjadi pukul 05.00 WIB, di mana Tito dan sejumlah rekannya mendatangi RS Bandung.

Namun ketika itu, mereka hanya bertemu dengan Wanda, salah satu rekan Ayu yang ikut menjemputnya di hotel. Tanpa kompromi, Bripda Tito dan kawan-kawannya langsung menganiaya Wanda hingga babak belur.

Penyerangan kedua terjadi setelah segerombolan rekan Bripda Tito menyusul ke RS Bandung. Namun penyerangan kedua ini berhasil digagalkan setelah sejumlah warga melerainya.

Atas peristiwa ini, Polda Sumut berjanji akan menindak tegas Bripda Tito dan kawan-kawannya, baikdari segi etik maupun pidana.

"Kemudian dari peristiwa ini kita sudah melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut," pungkasnya.

Kapolda Sumut minta maaf

Akibat ulah Bipda Tito, sejumlah jenderap di lingkup Polda Sumatera Utara sampai turun langsung meminta maaf kepada publik.

Permintaan maaf tersebut diawali oleh Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra, yang secara langsung menghaturkan permohonan maaf kepada masyarakat.

Langkah itu lali diikuti oleh jajarannya di Polda Sumut, diantaranya Kapolrestabes Medan, Kombes Valentino Alfa Tatareda, Direktur Samapta, Kombes Bambang Sigit Priyono, Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Joas Feriko dan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa itu kepada ketidaknyamanan yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota polri," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Ketua RW Usai Anak Kiai Dianiaya Satpam Stasiun Duri: Korban Disekap Dari Dini Hari, Baru Paginya Dilepas

Cerita Ketua RW Usai Anak Kiai Dianiaya Satpam Stasiun Duri: Korban Disekap Dari Dini Hari, Baru Paginya Dilepas

Jakarta | Rabu, 09 November 2022 | 15:41 WIB

Pengakuan Ismail Bolong Soal Setor Miliaran ke Petinggi Bareskrim, Kompolnas Bakal Koordinasi dengan Irwasum

Pengakuan Ismail Bolong Soal Setor Miliaran ke Petinggi Bareskrim, Kompolnas Bakal Koordinasi dengan Irwasum

News | Rabu, 09 November 2022 | 15:11 WIB

Anggap Perang Bintang Tidak Ada, DPR Justru Soroti Kerusakan Sistem Polri hingga Singgung Peran Tito dan Idham Azis

Anggap Perang Bintang Tidak Ada, DPR Justru Soroti Kerusakan Sistem Polri hingga Singgung Peran Tito dan Idham Azis

News | Rabu, 09 November 2022 | 14:18 WIB

BREAKING NEWS: Kantor Pusat PT Pertamina Patra Niaga Digeledah Polisi

BREAKING NEWS: Kantor Pusat PT Pertamina Patra Niaga Digeledah Polisi

Sulsel | Rabu, 09 November 2022 | 14:18 WIB

Viral Mobil Dinas Polisi Tabrak Lari Pengendara Motor, Tinggalkan Korban Yang Terkapar di Jalan, Netizen: Oknum Lagi

Viral Mobil Dinas Polisi Tabrak Lari Pengendara Motor, Tinggalkan Korban Yang Terkapar di Jalan, Netizen: Oknum Lagi

Kalbar | Rabu, 09 November 2022 | 13:29 WIB

Diborgol Lalu Dipukuli, Ini Alasan 2 Satpam Stasiun Duri Tega Aniaya Pemuda Berkebutuhan Khusus Yang Anak Kiai

Diborgol Lalu Dipukuli, Ini Alasan 2 Satpam Stasiun Duri Tega Aniaya Pemuda Berkebutuhan Khusus Yang Anak Kiai

Jakarta | Rabu, 09 November 2022 | 13:22 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×