Tak Ingin Ada Aksi Saling Intimidasi Antara Demokrat-PKS-NasDem, Herzaky: Kita Sama-sama Kuat

Agatha Vidya Nariswari, Evi Nur Afiah

Rabu, 09 November 2022 | 16:53 WIB
Tak Ingin Ada Aksi Saling Intimidasi Antara Demokrat-PKS-NasDem, Herzaky: Kita Sama-sama Kuat
Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategi DPP Partai Demokrat (Youtube/ tvOneNews).

Suara.com - Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategi DPP Partai Demokrat menyebut bahwa, hubungan pihaknya dengan Partai PKS dan NasDem semakin dekat juga lengket.

Sejak awal, ketiga partai koalisi tersebut memiliki kesetaraan yang sama. Sehingga hanya butuh waktu untuk menyamakan frekuensi atau aspirasi antar kader yang berbeda-beda, utamanya menyoal pemilu 2024.

"Karena tujuan kita mencari kesamaan. Kalau mencari perbedaan mah cepat," katanya dikitip dari tayangan Kanal Youtube tvOneNews pada Rabu, (9/11/2022).

Oleh sebab itu, dalam menentukan pilihan, dalam hal ini calon wakil presiden pendamping Anies Baswedan, dibutuhkan pertimbangan yang matang.

Ketum Partai NasDem Surya Paloh saat bersama Ketum Partai Demokrat AHY. (Suara.com/Novian)
Ketum Partai NasDem Surya Paloh saat bersama Ketum Partai Demokrat AHY. (Suara.com/Novian)

Sebab, kata dia, masyarakat menaruh harapan besar kepada tiga partai ini dalam membentuk koalisi perubahan.

Dia melanjutkan bahwa, dinamika politik memang kerap sekali melahirkan aksi saling tekan menekan atau mengintimidasi baik dari luar maupun di dalam. Meski begitu, Herzaky bilang ketiga partai ini (Demokrat, PKS, NasDem) saling menghormati.

"Kita tidak ingin ada saling tekan atau saling intimidasi misalnya, maupun dari dalam ataupun luar," ungkap Herzaky.

"Nah tiga-tiganya ini sama sama kuat," ungkapnya.

Koalisi Pendukung Diisukan Retak Gegara PKS

baca juga
Partai PKS dan Demokrat dan Nasdem foto bersama (Twitter/ @Andiarief_).
Partai PKS dan Demokrat dan Nasdem foto bersama (Twitter/ @Andiarief_).

Belum juga resmi bersatu, koalisi perubahan yang terdiri dari NasDem, PKS dan Demokrat diterpa isu tak sedap. Rencana koalisi yang hangat dibahas selama ini dikabarkan terancam bubar.

Deklarasi koalisi NasDem, PKS dan Demokrat digadang-gadang bakal digelar pada 10 November 2022 besok, tapi rencana itu sepertinya gagal dilakukan.

Kabarnya, PKS tengah digoda untuk cabut dari rencana koalisi bersama NasDem dan Demokrat. Di mana diketahui, ketiga partai ini sebelumnya telah sepakat bakal mengusung Anies Baswedan sebagai jagoan di Pilpres 2024 nanti.

Diketahui, NasDem, PKS, dan Demokrat memang sedang melakukan penjajakan koalisi. Calon presiden juga sudah diketahui, yakni Anies Baswedan yang diusung NasDem lebih dulu.

"Tak heran kalau ada pihak yang khawatir dan mungkin saja berupaya untuk mengganggu. Entah dengan isu, godaan, bahkan ancaman misalnya. Yang penting, kitanya sendiri seperti apa," kata Kepala Bakomstra Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Selasa (8/11/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Masalah Deklarasi Koalisi Ditunda, Demokrat: Memang Tak Usah Buru-buru

Tak Masalah Deklarasi Koalisi Ditunda, Demokrat: Memang Tak Usah Buru-buru

News | Selasa, 08 November 2022 | 18:42 WIB

Sinyal Dukungan Pada Capres 2024 Nantinya, Jokowi: Setelah Ini Jatahnya Pak Prabowo

Sinyal Dukungan Pada Capres 2024 Nantinya, Jokowi: Setelah Ini Jatahnya Pak Prabowo

Video | Selasa, 08 November 2022 | 18:04 WIB

Ngaku juga Dukung Anies Nyapres, NasDem soal jokowi Sebut Giliran Jatah Prabowo: Itu Ekspresi Orang Tua ke Anak

Ngaku juga Dukung Anies Nyapres, NasDem soal jokowi Sebut Giliran Jatah Prabowo: Itu Ekspresi Orang Tua ke Anak

News | Selasa, 08 November 2022 | 17:16 WIB

Heru Utamakan Atasi Banjir dengan Anggaran Rp3,7 Triliun, NasDem: Siapapun Gubernur Jakarta Pasti Banjir

Heru Utamakan Atasi Banjir dengan Anggaran Rp3,7 Triliun, NasDem: Siapapun Gubernur Jakarta Pasti Banjir

Jakarta | Selasa, 08 November 2022 | 16:37 WIB

Mengejutkan! Elektabilitas PDI Perjuangan dan Partai Demokrat di Posisi Teratas

Mengejutkan! Elektabilitas PDI Perjuangan dan Partai Demokrat di Posisi Teratas

Surakarta | Selasa, 08 November 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Gelar Open House pada Juli

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:49 WIB

Jakarta Janjikan Kawasan Pedestrian Modern Bebas Genangan di Rasuna Said

Jakarta Janjikan Kawasan Pedestrian Modern Bebas Genangan di Rasuna Said

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:48 WIB

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

Tentara Israel Tewas Terbunuh di Ledakan Dahsyat di Lebanon, Belasan Lain Luka Parah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:46 WIB

Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik

Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:11 WIB

Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan

Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:03 WIB

Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi

Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:56 WIB

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:57 WIB

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:54 WIB