Ferdy Sambo Dinilai Temperamental dan Perintahnya Tak Pernah Ditolak, Kok Ricky Rizal Beda?

Farah Nabilla, Elvariza Opita

Jum'at, 11 November 2022 | 16:17 WIB
Ferdy Sambo Dinilai Temperamental dan Perintahnya Tak Pernah Ditolak, Kok Ricky Rizal Beda?
Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ricky Rizal saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (26/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pekerja harian lepas (PHL) Ferdy Sambo, Ariyanto, memberikan sejumlah kesaksian mencengangkan di persidangan obstruction of justice pembunuhan berencana Brigadir J pekan ini.

Ariyanto yang sudah bekerja selama 5 tahun mengakui Sambo sebagai sosok yang temperamental.

"Kalau masalah pekerjaan yang tidak sesuai pasti dimarahi. Iya (Ferdy Sambo temperamental)," tutur Ariyanto kepada penasihat hukum terdakwa Irfan Widyanto.

Bukan hanya itu, Ariyanto juga mengungkap seberapa otoriternya Sambo. Pasalnya tidak pernah ada anak buahnya yang menolak perintah Sambo selaku atasan mereka.

PHL Divisi Propam Polri, Ariyanto saat bersaksi dalam sidang obstruction of justice geng Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan. (Suara.com/Yasir)
PHL Divisi Propam Polri, Ariyanto saat bersaksi dalam sidang obstruction of justice geng Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan. (Suara.com/Yasir)

Hal ini disampaikan Ariyanto saat dicecar oleh penasihat hukum terdakwa Agus Nurpatria, "Sehari-hari Pak FS ini dalam bertugas, kalau dia memerintahkan itu harus segera dilaksanakan atau bagaimana?"

"Namanya perintah pimpinan pasti dilaksanakan," jawab Ariyanto.

"Pernah nggak Saksi mengetahui ada perintah Pak FS ke anak buahnya tidak dilaksanakan?"

"Belum pernah tahu."

"Jadi belum pernah terjadi anak buah melawan atau tidak melaksanakan perintah Pak FS ya?"

baca juga

"Setahu saya belum ada."

Tentu pengakuan Ariyanto ini menjadi sorotan karena kini para terdakwa berbondong-bondong menyalahkan Sambo. Mereka mengaku cuma mengikuti perintah dari mantan Kadiv Propam Polri tersebut.

Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)
Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan. (Suara.com/Arga)

Selain itu, pengakuan Ariyanto juga membuat publik seketika mengaitkannya dengan sosok Bripka Ricky Rizal Wibowo. Bripka RR diketahui bisa menolak ketika Sambo memintanya untuk menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Hal ini pula yang ditekankan oleh kuasa hukum Bripka RR, Yudha Ramon, di program Sapa Indonesia Pagi di kanal YouTube KOMPASTV.

"Tidak benar kalau tidak ada yang berani menolak perintah Sambo. Ricky Rizal pada hari itu menolak perintah Sambo karena menurut dia itu melanggar hukum," tegas Yudha, dikutip pada Jumat (11/11/2022).

Yudha kemudian menerangkan lagi situasi genting yang dialami kliennya. Pasalnya ia dipanggil di lantai 3 rumah Saguling oleh Sambo yang saat itu sudah dalam keadaan menangis sekaligus marah dan membuka cerita dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi di Magelang.

"'Saya akan klarifikasi dia. Kalau dia melawan, kamu back up saya. Kamu berani nggak nembak dia?' Seperti itu alur ceritanya, (dijawab) sama dia, 'Siap! Tidak berani'," ujar Yudha menambahkan.

Karena itulah pihak penasihat hukum Bripka RR menyayangkan kliennya yang dijerat dengan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana padahal sudah menolak ketika Sambo memeirntahkannya untuk menembak Brigadir J.

Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Nilai Bripka RR Punya Privilege

Tiga orang terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal (tengah), Richard Eliezer (kiri) dan Kuat Ma'ruf (kanan) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj].
Tiga orang terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ricky Rizal (tengah), Richard Eliezer (kiri) dan Kuat Ma'ruf (kanan) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (7/11/2022). [ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj].

Dari semua terdakwa yang terlibat di kasus Brigadir J, Bripka RR tampaknya menjadi satu-satunya pihak yang terang-benderang mengaku pernah menolak perintah Sambo.

Bahkan Hendra Kurniawan yang saat itu berpangkat jenderal bintang satu pun mengaku hanya mengikuti perintah Sambo hingga terseret kasus obstruction of justice.

Hal ini turut disorot oleh pengacara keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak. "Ricky ini punya privilege (kedekatan dengan Ferdy Sambo). Ricky ini adalah seorang polisi yang sudah lama mengenal Ferdy Sambo," tutur Martin di program Breaking News KOMPAS TV.

"Ketika Ferdy Sambo dinas di Brebes, ajudan pertama Ferdy Sambo itu ya Ricky Rizal. Kedekatan ini yang digunakan Ricky Rizal, sehingga ia berani untuk menolak perintah Ferdy Sambo," ucapnya menambahkan.

Namun Martin menyayangkan Bripka RR yang tidak memberitahu ajudan lain terkait permintaan menembak dari Sambo. Apalagi karena setelahnya Bripka RR memiliki banyak kesempatan bertemu dengan Brigadir J maupun Bharada E yang akhirnya diminta menembak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHL Propam Ariyanto Bongkar Sifat Ferdy Sambo: Saya Kenal Sejak Masih Pangkat Kombes, Dia Temperamen

PHL Propam Ariyanto Bongkar Sifat Ferdy Sambo: Saya Kenal Sejak Masih Pangkat Kombes, Dia Temperamen

Jakarta | Jum'at, 11 November 2022 | 16:04 WIB

Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap

Berlatar TPA Bantargebang, Komika Egi Haw Bacakan Puisi Berjudul Kebaya Merah, Isinya Ngeri-ngeri Sedap

Bekaci | Jum'at, 11 November 2022 | 15:51 WIB

Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always

Mengandung Bawang! Anak Ferdy Sambo ke Ayahnya: My Hero, Forever and Always

Selebtek | Jum'at, 11 November 2022 | 14:55 WIB

Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan

Fakta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Pisah Rumah: Ajudan Urusi Pakaian, ART Tak Bisa Beri Alasan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 12:30 WIB

'Bisik-bisik' Orang Ketiga ke Kamaruddin: Ferdy Sambo Pisah Rumah dengan Putri hingga Sempat Bertengkar Sebelum Brigadir J Tewas

'Bisik-bisik' Orang Ketiga ke Kamaruddin: Ferdy Sambo Pisah Rumah dengan Putri hingga Sempat Bertengkar Sebelum Brigadir J Tewas

Dexcon | Jum'at, 11 November 2022 | 11:37 WIB

Video Kedekatan Ferdy Sambo dan Brigadir J Kembali Beredar, Netizen: Sudah Seperti Ayah dan Anak

Video Kedekatan Ferdy Sambo dan Brigadir J Kembali Beredar, Netizen: Sudah Seperti Ayah dan Anak

Selebtek | Jum'at, 11 November 2022 | 11:18 WIB

Tabiat Buruk Ferdy Sambo Ini 'Dibongkar' Anak Buah!

Tabiat Buruk Ferdy Sambo Ini 'Dibongkar' Anak Buah!

News | Jum'at, 11 November 2022 | 10:46 WIB

Terkuak! Alasan Putri Candrawathi Tak Visum dan Tetap Berduaan dengan Brigadir J Pasca Dugaan Pelecehan

Terkuak! Alasan Putri Candrawathi Tak Visum dan Tetap Berduaan dengan Brigadir J Pasca Dugaan Pelecehan

News | Jum'at, 11 November 2022 | 10:04 WIB

Terkini

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB