Cerita Abraham Samad Nyaris Jadi Wapres Jokowi Tahun 2014: Hampir Mirip Kejadian Mahfud MD, Bedanya..

Dany Garjito, Fita Nofiana

Sabtu, 12 November 2022 | 18:44 WIB
Cerita Abraham Samad Nyaris Jadi Wapres Jokowi Tahun 2014: Hampir Mirip Kejadian Mahfud MD, Bedanya..
Abraham Samad [suara.com/Bernard Chaniago]

Suara.com - Sudah diketahui publik bahwa Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebelumnya nyaris menjadi Wakil Presiden (wapres) Joko Widodo di periode 2019.

Gagalnya Mahfud jadi wapres ditengarai karena ada partai yang tak setuju sehingga berubah jadi Ma'ruf Amin di detik-detik terakhir.

Padahal kala itu Mahfud MD disebut sudah bersiap berganti baju putih buat deklarasi.

Namun rupanya bukan cuma Mahfud yang sempat ditawari jadi wapres. Pasalnya mantan ketua KPK Abraham Samad juga pernah diisukan nyaris dipinang untuk mendampingi Jokowi di periode 2014.

Menanggapi gosip politik yang beredar, Abraham Samad tak menjawab secara eksplisit bahwa pernah bakal jadi wapres Jokowi.

Abraham Samad (YouTube/Refly Harun)
Abraham Samad (YouTube/Refly Harun)

"Jadi begini, mungkin pertanyaan ini seharunya diajukan ke presiden Pak Jokowi," ujar Abraham Samad dalam perbincangannya di kanal YouTube Refly Harun.

"Oke jadi mungkin hampir mirip lah dengan kejadiannya Pak Mahfud MD, cuman bedanya saya belum sempat pakai baju [putih]," imbuhnya.

Akhirnya kala itu yang mendapingi Jokowi adalah Jusuf Kalla.

"Kalau mau lebih [tahu] persisnya ya idealnya ditanyakan langsung sama Pak Jokowi, sama partai pendukungnua sepeti Pak Surya Paloh," kata Abraham.

"Jadi yang tahu ini ya saya, Pak Jokowi, Pak Surya Paloh dan Tuhan," imbuhnya.

Menurut Abraham Samad, di tahun-tahun itu penunjukkannya oleh Jokowi disebabkan kerena dia memiliki elektoral tinggi.

Mantan Ketua KPK Abraham Samad. [Suara.com/Rambiga]
Mantan Ketua KPK Abraham Samad. [Suara.com/Rambiga]

"Mungkin kala itu magnet elektoral saya tinggi sekali karena saya sedang menjabat jadi ketua KPK, jadi mungkin itu saja magnet elektoral," tambahnya lagi.

KPK di bawah Abraham Samad memamg disebut sedang moncer-moncernya. Berbagai kasus besar ditangani, bahkan ketua mahkamah agung juga diringkus.

Tak hanya itu, beberapa menteri juga berhasil diberangus oleh KPK pada masa itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemilu 2024 Selesai! Jika Anies Baswedan Pilih Luhut Binsar Pandjaitan Jadi Cawapres

Pemilu 2024 Selesai! Jika Anies Baswedan Pilih Luhut Binsar Pandjaitan Jadi Cawapres

| Jum'at, 11 November 2022 | 21:07 WIB

Pedas! Ditanya Kehalalan Uang Pengacara Hasil Bela Koruptor, Mahfud MD Jelaskan Dalil Hukumnya

Pedas! Ditanya Kehalalan Uang Pengacara Hasil Bela Koruptor, Mahfud MD Jelaskan Dalil Hukumnya

Jawa Tengah | Kamis, 10 November 2022 | 18:10 WIB

Ditanya Soal Halal-Haram Gaji Penegak Hukum Bela Penjahat, Mahfud MD: Dimakan Jadi Racun

Ditanya Soal Halal-Haram Gaji Penegak Hukum Bela Penjahat, Mahfud MD: Dimakan Jadi Racun

News | Kamis, 10 November 2022 | 17:35 WIB

Terkini

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

Risiko Bencana Alam, Bupati dan Wali Kota Jabar Diminta Hentikan Pembangunan di Hutan & Perkebunan

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:57 WIB

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

Skandal Epstein Memanas! Pam Bondi Akui Ada Kesalahan, DPR AS Curiga Ada Fakta yang Ditutupi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:42 WIB

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:15 WIB

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:50 WIB

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:46 WIB

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 23:10 WIB

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:46 WIB

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:38 WIB

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:33 WIB

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 22:26 WIB