Bela Puan yang Banjir Kritik Usai ke Itaewon Bukan Kanjuruhan, PDIP: Bukan Karena Lebih Cinta Korsel Ketimbang Indonesia

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Senin, 14 November 2022 | 16:03 WIB
Bela Puan yang Banjir Kritik Usai ke Itaewon Bukan Kanjuruhan, PDIP: Bukan Karena Lebih Cinta Korsel Ketimbang Indonesia
Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul membela Puan Maharani yang banjir kritikan usai menyampaikan duka langsung tragedi Itaewon di Korea Selatan ketimbang Kanjuruhan, Malang. (Suara.com/Novian)

Suara.com - DPP PDI Perjuangan membela Puan Maharani dan Megawati Soekarnoputri yang banjir kritikan usai menyampaikan duka langsung tragedi Itaewon di Korea Selatan. Menurut Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto kunjungan Puan dan Megawati hanya momentum, bukan tujuan sedari awal.

Diketahui kritikan datang lantaran Puan dan Megawati dianggap lebih memilih lokasi jauh, sementara yang terdekat di Malang perihal tragedi Kanjuruhan tidak diperhatikan.

"Ke sana itu bukan untuk ke Itaewon, karena ke sana dalam rangka penganugerahan Doktor Honoris Causa Bidang Politik, mba Puan. Dalam pidatonya juga sudah menyatakan rasa belasungkawanya," kata Bambang di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/11/2022).

Ketua Komisi III DPR yang akrab disapa Bambang Pacul itu menjelaskan mengapa Puan dan Megawati tidak berkunjung ke Kanjuruhan. Mennurutnya sejak awal Puan sudah memberikan perhatian kepada Kanjuruhan.

"Kenapa tidak ke Kanjuruhan? Kemarin sudah ngomong, Komisi III juga sudah ngomong, bukan kemudian lebih cinta Korsel daripada Indonesia, you are wrong, anda salah. Ini mereka tidak meletakkan pada konteksnya. Karena kami sudah sampai ke sana ya sekalian," ujar Bambang.

Sementara itu, apakah Puan segera melakukan kunjungan ke Kanjuruhan menyusul banyaknua kritikan, Pacul belum mengetahui.

"Itu silakan ditanyakan ke Mba Puan. Soal Itaewon ini soal konteks, seperti ada kunjungan DPR ke Italia, dan kita foto di Nenara Pisa, langsung dikritik lalu dibilang, iki DPR kakean piknik," tuturnya.

Sebelumnya, elite PDI Perjuangan memberi pembelaan terhadap Ketua DPR RI Puan Maharani yang banyak dikritik karena menyambangi lokasi tragedi Itaewon di Seoul, Korea Selatan bertepatan dengan momen peringatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Malang, Kamis (10/11) kemarin.

Politisi Senior PDIP, Hendrawan Supratikno mengatakan, Puan secara kebetulan berada di Korea Selatan, untuk menerima gelar Honoris Causa dari Pukyong National University di Busan pada 7 November 2022.

baca juga

Menurutnya dalam memberikan sambutan jamuan sebelum acara, Puan memang menyempatkan diri untuk menyampaikan rasa bela sungkawa terhadap korban tragedi Hallowen Itaewon.

"Pada saat memberi sambutan jamuan sehari sebelum acara, 6 Novemver, Mbak Puan mengawalinya dengan menyampaikan simpati dan duka cita kepada keluarga korban tragedi Itaewon. Jadi bukan ke Korsel hanya untuk ke Itaewon," kata Hendrawan saat dihubungi, Jumat (11/11).

Menurutnya, Puan melakukan sekar bunga menyampaikan simpati terhadap tragedi Itaewon hanya salah satu acara dari sekian banyaknya agenda. Sementara itu, terkait tragedi Kanjuruhan, Malang, Hendrawan menyebut Puan sudah banyak berbicara dalam berbagai kesempatan.

Puan Banjir Kritikan

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani panen kritik setelah kedapatan menyambangi lokasi tragedi Itaewon di Seoul, Korea Selatan bertepatan dengan momen peringatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Malang, Kamis (10/11).

Hujan protes terhadap Puan Maharani salah satunya terjadi di media sosial Twitter. Grup band The Panturas, @thepanturas jadi salah satu yang paling vokal menyuarakan kritik terhadap putri dari mantan presiden Megawati Soekarnoputri itu.

"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon," tulis The Panturas di Twitter, Kamis (10/11).

The Panturas turut mempertanyakan keputusan Puan yang bersama Megawati justru memilih menghormati korban tragedi Itaewon di Korea Selatan alih-alih Tragedi Kanjuruhan yang berada di negaranya sendiri.

"Bu Puan, besok 40 hari Kanjuruhan, kita tabur bunga aja ke Malang yuk. Kita seharian di Malang, ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up kasusnya udah sampe mana. Malemnya kita ngobrol ama supporter bu. Ini bisa sedikit perbaiki citra Ibu," tulis The Panturas.

"Kan staff nya kudunya ada yang bisikin begitu ya. Masa kudu gua jadi DPR. Huft."

Banyak warganet yang tersulut emosi dengan keputusan Puan Maharani ke Itaewon alih-alih Malang. Banyak yang menduga hal itu sebagai pencitraan politik di mana Korea Selatan lekat dengan K-Pop, budaya yang tengah digandrungi anak muda Indonesia.

Ada juga warganet yang mempertanyakan empati Puan Maharani. Mereka bertanya-tanya seperti apa korban Tragedi Kanjuruhan di mata Ketua DPR RI itu.

"Masalahnya ke Kanjuruhan tidak ada bobot politiknya. Kalo ke itaewon kan bisa dapet politik luar negeri dan politik kpopers-nya. Masalah nyawa rakyat jelata bisa dipikirin nanti-nanti saja," tulis akun @***tmr dalam kolom komentar cuitan The Panturas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PDIP: Presiden Jokowi Sibuk Agenda G20, Masa Dikerdilkan dengan Masalah Tidak Ucapkan HUT Nasdem

PDIP: Presiden Jokowi Sibuk Agenda G20, Masa Dikerdilkan dengan Masalah Tidak Ucapkan HUT Nasdem

Jabar | Senin, 14 November 2022 | 15:12 WIB

Update Jumlah Korban Tewas Tragedi Itaewon, Hari Ini Bertambah 1 Orang Lagi

Update Jumlah Korban Tewas Tragedi Itaewon, Hari Ini Bertambah 1 Orang Lagi

Selebtek | Senin, 14 November 2022 | 14:55 WIB

Korban Tewas Tragedi Itaewon Bertambah, 10 Orang Korban Luka-luka Masih Dirawat di Rumah Sakit

Korban Tewas Tragedi Itaewon Bertambah, 10 Orang Korban Luka-luka Masih Dirawat di Rumah Sakit

Depok | Senin, 14 November 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×