Mengintip Kampung Belanda di Indonesia, Warga Keturunan hingga Rumah Peninggalan

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 14:38 WIB
Mengintip Kampung Belanda di Indonesia, Warga Keturunan hingga Rumah Peninggalan
Kampung Belanda di Indonesia (Youtube/singgasanakita)

Suara.com - Tengah viral saat ini, ada Kampung Belanda di Garut, Jawa Barat, Indonesia.  Kampung Belanda tersebut berada di kecamatan Cilawu, tepat di kawasan sekitar kaki gunung Cikuray. Mari mengintip Kampung Belanda di Indonesia.

Disana, terdapat rumah-rumah warga dengan bangunan lawas yang merupakan rumah-rumah Belanda yang datang ke Garut sekitar tahun 1930-an. Rumah-rumah itu berdiri di tanah seluas 7 hektar dan dibangun semi permanen dengan perpaduan bilik rajutan kayu dan tembok.

Uniknya, warga yang menempati rumah-rumah peninggalan Belanda itu kebanyakan belum direnovasi. Hanya saja, sebagian warga sedikit mempercantik rumah tersebut dengan cat dan menata halaman depannya dengan tanaman.

Ternyata, tidak hanya warga pribumi saja yang menempati rumah-rumah Belanda tersebut. Namun ada juga warga keturunan Belanda yang hingga kini hidup di sana, salah satunya adalah keturunan dari Pak Andre Joseph yang bahkan sudah memiliki cucu.

Kampung Belanda di Indonesia

Kampung Belanda yang berlokasi Garut, Jawa Barat (Tangkapan layar akun Youtube Alman Mulyana)
Kampung Belanda yang berlokasi Garut, Jawa Barat (Tangkapan layar akun Youtube Alman Mulyana)

Sebuah kampung yang berada di kawasan kaki gunung Cikuray tersebut dinamai Kampung Belanda atau mempunyai nama lain 'Kampoeng Amsterdam'. Mengapa disebut demikian?

Kampung Belanda sendiri awalnya adalah perkebunan teh yang diketahui pengelola dari kebun teh tersebut kebanyakan adalah orang-orang dari Amsterdam. Adapula yang beranggapan bahwa saat tahun 1930-an, para penjajah Belanda datang ke wilayah tersebut lalu mendirikan rumah, sehingga struktur bangunan rumah di sana adalah bangunan lawas khas rumah Belanda.

Diketahui pula, rumah-rumah Belanda tersebut berdiri diatas tanah dengan luas 7 hektar dan kini ditempati warga asli pribumi. Rumah itu terbilang unik karena hanya dibangun semi permanen yang dilengkapi dengan bilik rajutan kayu.

Suasana yang sejuk dan segar juga menyelimuti kampung tersebut, bahkan hingga saat ini pemerintah menjadikan Kampung Belanda sebagai objek wisata yang sangat ikonik di sekitar Gunung Cikuray.

Jadi, Anda dapat melakukan swafoto bersama keluarga atau kerabat, karena di Kampung Belanda terdapat beberapa tempat yang cukup Instagramable, ditambah dengan pemandangan hijau yang bertebaran di Kampoeng Amsterdam tersebut. Anda ingin berkunjung ke Kampung Belanda di Indonesia?

Demikianlah ulasan mengenai Kampung Belanda di Indonesia yang dilansir dari berbagai sumber. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan serta bermanfaat untuk Anda.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Cilacap Kagetkan Warga Jawa Barat

Gempa Cilacap Kagetkan Warga Jawa Barat

Jawa Tengah | Minggu, 13 November 2022 | 23:11 WIB

Cilacap Diguncang Gempa, Getarannya Terasa hingga Garut dan Tasikmalaya

Cilacap Diguncang Gempa, Getarannya Terasa hingga Garut dan Tasikmalaya

Jabar | Minggu, 13 November 2022 | 23:04 WIB

Ada Rumah Warga Ambruk Diduga Akibat Gempa Garut

Ada Rumah Warga Ambruk Diduga Akibat Gempa Garut

Jabar | Minggu, 13 November 2022 | 20:45 WIB

Gempa Garut pada Malam Minggu Terjadi di Zona Megathrust

Gempa Garut pada Malam Minggu Terjadi di Zona Megathrust

Jabar | Minggu, 13 November 2022 | 12:28 WIB

Pesona Kampung Belanda di Garut, Hanya Terdapat 12 Rumah dan Wajah Penghuninya Sangat Cantik

Pesona Kampung Belanda di Garut, Hanya Terdapat 12 Rumah dan Wajah Penghuninya Sangat Cantik

Jabar | Rabu, 09 November 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:36 WIB

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:20 WIB

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:09 WIB

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:08 WIB

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:51 WIB

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan

News | Minggu, 12 April 2026 | 10:47 WIB