Pertemuan dengan Gibran Disambut Positif, Elite Demokrat Sebut Manuver Anies Pancarkan Sosok Negarawan

Agatha Vidya Nariswari | Sekar Anindyah Lamase
Pertemuan dengan Gibran Disambut Positif, Elite Demokrat Sebut Manuver Anies Pancarkan Sosok Negarawan
Momen Gibran dan Anies bertemu (Twitter/ AniesBaswedan)

Elite Demokrat sebut Anies perlu lakukan wisata politik kepada siapapun.

Suara.com - Pertemuan Anies Baswedan dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka beberapa saat lalu menggemparkan dunia perpolitikan Indonesia.

Sejumlah politisi dan pengamat menyebut pertemuan keduanya menandakan sinyal suatu hal, sedangkan yang lainnya menyebut sebagai hal yang wajar dan berdampak positif.

Seperti halnya Ketua DPP Demokrat Herman Khaeron yang turut berkomentar soal pertemuan Anies-Gibran itu.

Herman menyampaikan bahwa tak ada yang salah dari pertemuan Anies-Gibran di Solo.

Baca Juga: Demokrat Tuding Isu Utang Rp 50 Miliar untuk Diskreditkan Anies: Banyak yang Sangat Cemas Bila Anies Jadi Presiden

Pertemuan itu pun dinyatakan tak menganggu Koalisi Perubahan dan harus dilakukan demi menciptakan kondisi perpolitikan yang sehat.

"Menurut saya tidak (ganggu Koalisi Perubahan) dan Mas Anies harus terus berkeliling juga kepada siapa pun," ujar dia kepada awak media, Sabtu (19/11), dikutip dari wartaekonomi.co.id (media partner Suara.com).

Selanjutnya, Herman menyampaikan bahwa pertemuan keduanya menunjukkan citra positif dan tak ada perpecahan politik menjelang Pilpres 2024 mendatang.

"Itu harus dilakukan dengan siapa pun menunjukkan bahwa kita tidak boleh lagi ada polarisasi, perpecahan, akibat kubu-kubuan," kata Herman.

Selain itu, Anies disebut sebagai sosok negarawan oleh Herman dengan adanya pertemuan tersebut.

Baca Juga: Soal Utang Rp 50 Miliar Anies Baswedan, Sandiaga Persilahkan Pihak yang Mengetahui untuk Bicara

Menurut dia, Anies mau membangun persahabatan dengan siapa pun tanpa memandang latar belakang.