Tak Ada Tanda Pembunuhan, Ini Fakta-fakta Mengerikan Dan Misterius 4 Korban Sekeluarga Tewas Di Kalideres

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 22 November 2022 | 12:20 WIB
Tak Ada Tanda Pembunuhan, Ini Fakta-fakta Mengerikan Dan Misterius 4 Korban Sekeluarga Tewas Di Kalideres
Penampakan saat polisi menggelar olah TKP kasus satu keluarga tewas di Kalideres, Jakbar. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Kasus tewasnya sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat benar-benar menyita perhatian publik. Tak hanya karena penyebabnya, namun berbagai temuan baru yang membuat kasus ini jadi misterius dan bikin merinding.

Terbaru, Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengky Haryadi pada Senin (21/11/2022) kemarin baru saja mengekspos perkembangan terbaru terkait tewasnya empat orang sekeluarga di Kalideres.

Dalam ekspose itu, polisi menyatakan tak ada tanda-tanda pembunuhan, bahkan tak ada juga tanda ada barang yang dicuri. Di mana belakangan diketahui, harta milik korban itu dijual.

Dalam ekspose itu terungkap sejumlah fakta baru, apa saja itu? Berikut rangkumannya:

Satu Korban Tewas Sejak Mei 2022

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi memberikan keterangan kepada awak media usai olah TKP di rumah satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi memberikan keterangan kepada awak media usai olah TKP di rumah satu keluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Yang bikin kaget adalah fakta bahwa salah satu korban tewas sekeluarga di Kalideres sudah meninggal dunia sejak bulan Mei 2022. Artinya, jasadnya sudah ada selama lima bulan hingga ditemukan pada 10 November 2022 lalu.

Jasad itu diketahui adalah Renny Margaretha (68), ibu darisekeluarga tewas di Kalideres.

Menurut Hengky, hal itu diketahui dari keterangan salah satu saksi yakni seorang petugas pegawai koperasi simpan pinjam yang datang ke rumah korban untuk melakukan survei rencana gadai sertifikat rumah milik korban.

Pegawai koperasi itu datang pada tanggal 13 Mei 2022 dan mengaku melihat Renny sudah meninggal di dalam kamar, bahkan saksi sempat menyentuh jasad korban.

Saksi Tak Lapor Polisi

Sejumlah aparat berjaga saat olah TKP kasus penemuan satu keluarga yang meninggal dunia di Komplek perumahan Citra Garden 1 Extencion Kalideres Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022) ini. [Suara.com/Yaumal]
Sejumlah aparat berjaga saat olah TKP kasus penemuan satu keluarga yang meninggal dunia di Komplek perumahan Citra Garden 1 Extencion Kalideres Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022) ini. [Suara.com/Yaumal]

Yang disayangkan oleh Hengky Haryadi adalah, saksi dari petugas koperasi simpan pinjam tak melapor ke polisi usai dirinya mendapat salah satu korban telah meninggal dunia di Kalideres.

Di mana saat itu, pegawai koperasi meminta dipertemukan dengan Renny karena sertifikat rumah atas namanya. Oleh sang anak Renny, Dian (juga salah satu korban tewas) kemudian diantar masuk ke dalam kamar ibunya.

Saat itu pegawai koperasi disebut sudah mencium bau busuk menyeruak. Saat masuk ke dalam kamar, bau makin menyengat.

Saat di dalam kamar, Dian meminta agar pegawai koperasi tidak menyalakan lampu dengan alasan ibunya sensitif terhadap cahaya.

"Pada saat dibangunkan mengecek sertifikat, dipegang-pegang ini agak curiga, tanpa sepengetahuan Dian, pegawai koperasi simpan pinjam menghidupkan flash HP-nya, begitu dilihat langsung bersangkutan teriak takbir, allahuakbar, ini sudah jadi mayat tanggal 13 Mei," jelas Hengky.

Melihat itu, pegawai koperasi langsung keluar rumah dan membatalkan proses gadai sertifikat. Dia juga mengajak dua rekannya yang merupakan mediator atau makelar untuk segera keluar.

Namun saat keluar, sang pemilik rumah yakni Budianto (yang juga korban meninggal) sempat meminta pegawai koperasi untuk tidak melapor ke siapapun termasuk polisi.

"Dan ternyata memang tidak dilaporkan," Kata Hengky.

Hal inilah yang disayangkan oleh Hengky karena pegawai koperasi tidak melaporkan atas apa yang ia lihat di rumah tersebut.

"Seharusnya kita semua sebagai masyarakat tidak boleh permisif," katanya.

Tumpukan 4 KTP

Krematorium Cilincing tempat satu keluarga tewas membusuk di Kalideres hendak dikremasi. (Suara.com/Faqih)
Krematorium Cilincing tempat satu keluarga tewas membusuk di Kalideres hendak dikremasi. (Suara.com/Faqih)

Polisi juga menemukan empat KTP yang tersusun rapi di rumah tempat empat jenazah ditemukan di Kalideres.

"Atas nama orang per orang (keempat korban)," ungkap Hengky.

Namun atas temuan KTP itu, Hengky enggan langsung menyimpulkan, ia menyatakan akan melakukan pencocokan dengan keempat korban terlebih dahulu.

Anak Kasih Minum Susu Ibu Meski Sudah Jadi Mayat

Petugas melakukan olah TKP di rumah satu keluarga tewas di Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022). [Facebook Suaradotcom/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Petugas melakukan olah TKP di rumah satu keluarga tewas di Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (16/11/2022). [Facebook Suaradotcom/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Fakta aneh lain yang diungkap Hengky adalah perilaku Dian (42) yang merupakan anak yang ikut tewas di Kalideres disebut aneh.

Anehnya, sebelum meninggal dunia, Dian tampak sering bengong dan menangisi ibunya yang sudah meninggal dunia lebih dulu.

Lagi-lagi Hengky mengungkap kesaksian dari petugas koperasi simpan pinjam saat datang ke rumah keluarga tewas di Kalideres itu.

"Itu tadi kalau disampaikan pihak saksi melihat (Dian) seperti banyak bengong, kemudian menangis dan menganggap ibunya masih hidup, tiap hari dikasih minum susu, dimandikan," ungkap Hengky.

Hanya saja, Hengky masih belum bisa menyimpulkan terkait perilaku aneh Dian. Ia mengatakan, tim ahli psikologi forensik yang bakal mendalami fakta itu.

Jasad Alami Mumifikasi

Suasan rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Suasan rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Fakta lain yang dibeberkan Hengky adalah, tim ahli forensik masih menyelidiki dua jenazah yakni Rudiyanto Gunawan dan Renny Margaretha.

Menurut dia, tim ahli menemui kendala saat meneliti dua jasad itu. Sebabnya, kedua jasad itu disebut sudah mengalami proses mumifikasi.

"Kesulitannya cukup tinggi karena sudah terjadi mumifikasi sekian lama, yang jawab tim ahli nantinya," ujar Hengky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Perilaku Aneh Keluarga di Kalideres: Anak Masih Sisiri Rambut Mayat Ibu hingga Komunikasi Searah

8 Perilaku Aneh Keluarga di Kalideres: Anak Masih Sisiri Rambut Mayat Ibu hingga Komunikasi Searah

News | Selasa, 22 November 2022 | 11:00 WIB

Ngeri! Ibu Sekeluarga Tewas di Kalideres Ternyata Sudah Meninggal Sejak Mei, Keluarga Simpan Mayat di Dalam Kamar

Ngeri! Ibu Sekeluarga Tewas di Kalideres Ternyata Sudah Meninggal Sejak Mei, Keluarga Simpan Mayat di Dalam Kamar

| Selasa, 22 November 2022 | 07:48 WIB

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Mayat Satu Keluarga Tewas di Kalideres karena Alami Mumifikasi

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Mayat Satu Keluarga Tewas di Kalideres karena Alami Mumifikasi

| Senin, 21 November 2022 | 22:25 WIB

Patahnya Dugaan Perampokan Terkait Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Temukan Bukti Digital Komunikasi

Patahnya Dugaan Perampokan Terkait Kematian Satu Keluarga di Kalideres, Polisi Temukan Bukti Digital Komunikasi

Jakarta | Senin, 21 November 2022 | 22:07 WIB

Kematian Satu Keluarga Kalideres Akibat Perampokan? Polisi Ungkap Fakta Baru

Kematian Satu Keluarga Kalideres Akibat Perampokan? Polisi Ungkap Fakta Baru

Riau | Senin, 21 November 2022 | 22:03 WIB

Polisi Sebut Jenazah Satu Keluarga Tewas di Kalideres Alami Mumifikasi

Polisi Sebut Jenazah Satu Keluarga Tewas di Kalideres Alami Mumifikasi

News | Senin, 21 November 2022 | 21:31 WIB

Kasus Temuan Mayat Kalideres, Fakta Baru: Ada Pesan Penuh Emosi yang Dikirim Dari Sesama Penghuni Rumah

Kasus Temuan Mayat Kalideres, Fakta Baru: Ada Pesan Penuh Emosi yang Dikirim Dari Sesama Penghuni Rumah

| Senin, 21 November 2022 | 21:27 WIB

Terkini

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

Datang ke KPK, Gus Ipul Jelaskan Alasannya Pakai Mobil Listrik RI 27

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:34 WIB

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

Jelang Iduladha 2026, Pemprov DKI Siapkan 900 Sapi Kurban Bersertifikat Halal dan Sehat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:33 WIB

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

Pemprov DKI Bagikan 357 Toren Gratis di Jakarta Timur, Warga Kini Tak Lagi Kesulitan Air Bersih

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:29 WIB

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

4 Tentara BAIS TNI yang Siram Air Keras ke Andrie Yunus Diduga 'Double Agent'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:23 WIB

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:11 WIB

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB