Alasan LaNyalla Usul Masa Jabatan Jokowi Diperpanjang: Buat Nebus yang Covid-19

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 23 November 2022 | 19:59 WIB
Alasan LaNyalla Usul Masa Jabatan Jokowi Diperpanjang: Buat Nebus yang Covid-19
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti [facebook AA LaNyalla]

Suara.com - Lama tak terdengar, usulan agar masa jabatan Presiden Jokowi diperpanjang kembali mencuat. Kali ini, usulan tersebut meluncur dari mulut Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Mengutip Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, LaNyalla memiliki alasan tersendiri mengapa ia meminta agar masa jabatan Jokowi ditambah dua tahun. Itu karena masa pemerintahan Presiden Jokowi dinilai habis untuk menangani pandemi Covid-19.

Karena itu, LaNyalla menyarankan agar masa jabatan Presiden Jokowi ditambah dua tahun untuk "menebus" kinerjanya saat dihantam pandemi Covid-19.

"Melihat Pak Jokowi udah dua tahun karena situasi Covid-19, beliau belum menampakkan hasilnya. Sekarang aja dua tahun dilewati, ya kenapa nggak ditambah aja dua tahun lagi untuk nebus yang Covid-19 kemarin," usul LaNyalla dalam sambutannya di Munas XVII HIPMI, Senin (21/11/2022).

Selain alasan itu, LaNyalla juga menyampaikan penyelenggaraan Pemilu 2024 hanya membuang-buang waktu. Apalagi, ia menyebut adanya "kelompok" yang telah menguasai Pemilu, sehingga alangkah baiknya ditunda.

"Kalau kita pakai yang namanya pemilu coblos-coblosan, ini palsu semua. Ini kita sudah bisa hafal sudah dikuasai satu kelompok ini," jelasnya.

"Nanti hasilnya sudah ditentukan di atas. Daripada buang-buang duit untuk pemilu, lebih baik ditunda aja saya bilang gitu," sambung LaNyalla.

Sebagai gantinya, LaNyalla menyarankan agar Pemilihan Presiden kembali dilakukan oleh MPR, tidak melalui suara rakyat. Menurutnya, Pilpres dengan menggunakan coblos-coblosan hanya membebani rakyat.

LaNyalla melanjutkan, ia juga telah mengeluarkan statement yang meminta agar Presiden Jokowi mengeluarkan dekrit kembalinya Undang-Undang Dasar 45 sesuai dengan naskah asli.

"Nanti dari adendum itu sambil memperbaiki. Kita persilakan presiden memperpanjang, mau dua tahun mau tiga tahun silahkan yang penting adendumnya selesai. Jadi pemilihan presiden cukup melalui MPR, nggak usah lagi coblos-coblosan kasihan rakyat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tafsir Rocky Gerung membaca Dendam Jokowi pada Surya Paloh di Momentum Royal Wedding Kaesang

Tafsir Rocky Gerung membaca Dendam Jokowi pada Surya Paloh di Momentum Royal Wedding Kaesang

| Rabu, 23 November 2022 | 19:56 WIB

Tak Malu Bisiki Ketua DPR Agar Pemilu Ditunda, LaNyalla: Saya Yakin Mbak Pu Bisa Jadi Presiden

Tak Malu Bisiki Ketua DPR Agar Pemilu Ditunda, LaNyalla: Saya Yakin Mbak Pu Bisa Jadi Presiden

News | Rabu, 23 November 2022 | 19:38 WIB

Ketua DPD LaNyalla Mendadak Minta Pemilu Ditunda dan Masa Jabatan Jokowi Ditambah 2 Tahun

Ketua DPD LaNyalla Mendadak Minta Pemilu Ditunda dan Masa Jabatan Jokowi Ditambah 2 Tahun

News | Rabu, 23 November 2022 | 19:25 WIB

Menengok Keputusan MK: Apakah Jokowi Bisa Jadi Cawapres 2024?

Menengok Keputusan MK: Apakah Jokowi Bisa Jadi Cawapres 2024?

News | Rabu, 23 November 2022 | 18:59 WIB

Golkar Siap Menangkap Pemilu 2024, Airlangga Hartarto: Target Nomor Satu!

Golkar Siap Menangkap Pemilu 2024, Airlangga Hartarto: Target Nomor Satu!

| Rabu, 23 November 2022 | 18:24 WIB

Dilantik Jokowi Jadi Hakim MK, Kekayaan Guntur Hamzah Naik Empat Kali Lipat

Dilantik Jokowi Jadi Hakim MK, Kekayaan Guntur Hamzah Naik Empat Kali Lipat

News | Rabu, 23 November 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:07 WIB

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:25 WIB

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:20 WIB

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG

News | Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade

News | Minggu, 26 April 2026 | 10:24 WIB

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:47 WIB

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan

News | Minggu, 26 April 2026 | 09:38 WIB