Cara Daftar Vaksin Booster Kedua dan Jenis Vaksin yang Diberikan

Aulia Hafisa | Suara.com

Rabu, 30 November 2022 | 09:40 WIB
Cara Daftar Vaksin Booster Kedua dan Jenis Vaksin yang Diberikan
Ilustrasi Vaksin Booster - Cara Daftar Vaksin Booster Kedua (Pixabay)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan izin pemberian vaksin booster kedua (vaksinasi dosis keempat) Covid-19. Vaksin booster kedua tersebut bisa didapatkan oleh masyarakat Indonesia, terutama mereka yang sudah berusia di atas 60 tahun atau lanjut usia (lansia). Untuk itu, ketahui cara daftar vaksin booster kedua pada ulasan berikut. 

Ketetapan pemberian vaksin ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemenkes Nomor HK02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia (lansia), yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu pada Selasa, 22 November 2022 lalu. 

Adapun tujuan pemberian vaksin booster Covid-19 kedua dilakukan guna memberikan perlindungan tambahan  terhadap kelompok yang rentan sehingga mengurangi angka positif hingga kematian akibat penyebaran virus Covid-19. Vaksin booster kedua untuk lansia itu akan diberikan sekurang-kurangnya yakni 6 bulan sejak mereka menerima booster pertama. 

Sementara untuk lansia yang belum mendapatkan booster dosis pertama, diimbau untuk segera mendapatkannya. Lansia yang belum mendapatkan booster dosis pertama bisa mengunjungi layanan kesehatan seperti pukesmas atau rumah sakit. 

Lantas, bagaimana cara daftar vaksin booster kedua bagi para lansia? Simak langkah-langkahnya berikut ini. 

Cara Daftar Vaksin Booster Kedua 

Pemberian vaksin booster kedua kepada lansia dilakukan secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan ataupun tempat vaksinasi terdekat. Dilansir dari laman UPK Kemenkes, pendaftaran vaksin booster Covid-19 kedua dapat dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi dengan cara berikut: 

• Buka aplikasi PeduliLindungi 

• Masuk dengan menggunakan akun yang telah terdaftar sebelumnya 

• Kemudian, klik menu "Profil" 

• Lalu pilih "Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19" 

• Selanjutnya, status dan jadwal program booster akan muncul pada akun Anda 

• Langkah terakhir, pilih menu 'Riwayat dan Tiket Vaksin' untuk mengecek tiket vaksin. 

Pemberian vaksinasi booster kedua kepada masyarakat khususnya lansia, dinilai akan memberikan perlindungan tambahan. Mengingat, virus corona hingga sekarang ini masih terus bermutasi hingga menyebabkan terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Kombinasi vaksinasi booster kedua 

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/5565/2022, vaksinasi yang diberikan untuk dosis booster kedua ini merupakan vaksin Covid-19 yang sudah mendapatkan Persetujuan Penggunaan dalam Kondisi Darurat atau Emergency Use Authorization (EUA) dan juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Berikut ini kombinasi vaksin yang dapat digunakan untuk vaksinasi booster kedua bagi para lansia: 

1. Kombinasi untuk booster pertama Sinovac 

• AstraZeneca diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml 

• Pfizer diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml 

• Moderna akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Sinopharm akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Sinovac akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Indovac akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.  

2. Kombinasi untuk booster pertama AstraZeneca 

• Moderna diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml 

• Pfizer diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml 

• AstraZeneca akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.  

3. Kombinasi untuk booster pertama Pfizer 

• Pfizer akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,3 ml 

• Moderna diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml 

• AstraZeneca akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.  

4. Kombinasi untuk booster pertama Moderna 

• Moderna diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml 

• Pfizer diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,15 ml. 

5. Kombinasi untuk booster pertama Janssen (J&J) 

• Janssen (J&J) akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Pfizer akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Moderna diberikan hanya separuh dosis (half dose) atau 0,25 ml.  

6. Kombinasi untuk booster pertama Sinopharm 

• Sinopharm akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

• Zivifax akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml.  

7. Kombinasi untuk booster pertama Covovax 

• Covovax akan diberikan dosis penuh (full dose) atau 0,5 ml 

Nah itulah tadi ulasan mengenai cara daftar vaksin booster kedua. Vaksinasi keempat ini akan diberikan kepada masyarakat terutama mereka yang berusia rentan atau lanjut usia yang sudah mendapat vaksin booster pertama. Untuk itu, segera daftarkan diri atau keluarga Anda! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Lengkap dan Lokasi Vaksin Booster Jabodetabek 30 November-3 Desember

Jadwal Lengkap dan Lokasi Vaksin Booster Jabodetabek 30 November-3 Desember

News | Rabu, 30 November 2022 | 06:45 WIB

Jangan Sembarangan, Simak Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Jangan Sembarangan, Simak Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

News | Selasa, 29 November 2022 | 20:26 WIB

Ini 41 Titik Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster Warga Surabaya 28 November

Ini 41 Titik Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster Warga Surabaya 28 November

| Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB

Terkini

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

Geger! Hacker 15 Tahun Bobol Basis Data Nasional, Pemerintah Prancis Kelimpungan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:25 WIB

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

Sempat Bikin Geger, Kini Amien Rais Hapus Video Fitnah yang Singgung Prabowo dan Seskab Teddy

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:24 WIB