Jangan Sembarangan, Simak Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Aulia Hafisa

Selasa, 29 November 2022 | 20:26 WIB
Jangan Sembarangan, Simak Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Lansia
Ilustrasi jenis vaksin booster kedua untuk lansia. (PIxabay/tortensimon)

Suara.com - Kementerian Kesehatan sudah memberi izin pemberian vaksin booster kedua atau vaksinasi dosis keempat Covid-19. Yuk kenali jenis vaksin booster kedua untuk lansia.

Vaksin booster kedua ini hanya bisa diakses beberapa pihak, salah satunya adalah golongan lansia dan suntikan kedua ini diberikan sekurang-kurangnya 6 bulan sejak booster pertama.

Sementara bagi lansia yang belum mendapat booster pertama, disarankan agar segera mendapatkan suntikan pertama agar segera terlindungi sepenuhnya dari infeksi virus corona.

Hal ini sudah sesuai Surat Edaran Kemenkes Nomor HK02.02/C/5565/2022 tentang Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster ke-2 Bagi Kelompok Lanjut Usia di mana jenis vaksin booster kedua akan disesuaikan dengan vaksin booster pertama.

Jenis Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Sinovac:

  • AstraZeneca sebanyak 0,25 ml
  • Pfizer sebanyak 0,15 ml
  • Moderna sebanyak 0,5 ml
  • Sinopharm sebanyak 0,5 ml
  • Sinovac sebanyak 0,5 ml
  • Indovac sebanyak 0,5 ml

AstraZeneca

  • Moderna sebanyak 0,25 ml
  • Pfizer sebanyak 0,15 ml 
  • AstraZeneca sebanyak 0,5 ml

Pfizer 

  • Pfizer sebanyak 0,3 ml
  • Moderna sebanyak 0,25 ml
  • AstraZeneca sebanyak 0,5 ml 

Moderna

baca juga
  • Moderna sebanyak 0,25 ml
  • Pfizer sebanyak 0,15 ml

Janssen (J&J)

  • Janssen (J&J) sebanyak 0,5 ml 
  • Pfizer sebanyak 0,5 ml
  • Moderna sebanyak 0,25 

Sinopharm

  • Sinopharm sebanyak 0,5 ml 
  • Zivifax sebanyak 0,5 ml

Covovax

  • Covovax sebanyak 0,5 ml

Cara Daftar Vaksin Booster Kedua

Pemberian vaksin booster dilakukan secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan. Pendaftaran bisa dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi dengan cara:

  • Masuk ke aplikasi PeduliLindungi
  • Masuk ke akun yang telah terdaftar sebelumnya.
  • Klik menu "Profil" dan pilih "Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19"
  • Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di layar
  • Pilih menu 'Riwayat dan Tiket Vaksin' untuk mengecek tiket vaksin

Adapun syarat vaksinasinya adalah sebagai berikut:

  • Bawa fotokopi KTP/KK dan alat tulis
  • Berusia 60 tahun ke atas.
  • Sudah mendapatkan vaksinasi booster dosis pertama sejak tiga atau enam bulan sebelumnya 

Pemberian vaksin booster kedua ini bisa memberi perlindungan tambahan bagi kelompok rentan seperti lansia. Hal ini era kaitannya dengan virus corona yang masih terus bermutasi dan menyebabkan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan di Indonesia.

Itulah informasi tentang jenis vaksin booster kedua untuk lansia. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Kontributor : Rima Suliastini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi Polio Massal untuk Anak di Kabupaten Pidie Aceh

Imunisasi Polio Massal untuk Anak di Kabupaten Pidie Aceh

Foto | Senin, 28 November 2022 | 16:42 WIB

Ini 41 Titik Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster Warga Surabaya 28 November

Ini 41 Titik Lokasi dan Jadwal Vaksin Booster Warga Surabaya 28 November

Surabaya | Senin, 28 November 2022 | 13:37 WIB

Simak Baik-Baik! Begini Cara Daftar Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

Simak Baik-Baik! Begini Cara Daftar Vaksin Booster Kedua untuk Lansia

News | Senin, 28 November 2022 | 11:16 WIB

Terkini

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Ekonom Ungkap Baik Buruk harga Pertalite Naik

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:25 WIB

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

15.722 Gempa Susulan Terjadi Usai Flores Diguncang M7,7, BMKG Ungkap Kondisi Terkini

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:23 WIB

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

×