Ribut-ribut Kasus Tambang Ilegal: Kubu Sambo Vs Kabareskrim Saling Serang, Ismail Bolong Menghilang

Agatha Vidya Nariswari

Rabu, 30 November 2022 | 13:56 WIB
Ribut-ribut Kasus Tambang Ilegal: Kubu Sambo Vs Kabareskrim Saling Serang, Ismail Bolong Menghilang
Ismail Bolong. [Istimewa]

Suara.com - Kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur kini kembali terkuak usai tersangka kasus penembakan Brigadir J, Ferdy Sambo buka suara soal tuduhan kepadanya. Hal ini ditujukan kepadanya usai muncul tuduhan bahwa dirinya tidak melanjutkan kasus laporan tambang ilegal ini semasa jabatannya sebagai Kadiv Propam Mabes Polri. Ia pun bereaksi soal tuduhan ini.

"Proses di Propam sudah selesai itu melibatkan perwira tinggi. Kalau misalnya ditindaklanjuti silakan tanyakan ke pihak berwenang. Karena instansi-instansi lain yang akan melakukan penyelidikan," ucap Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Kasus tambang ilegal yang turut ditanggapi Ferdy Sambo ini pun sempat disoroti di tengah-tengah penyelidikannya sebagai saksi kasus penembakan Brigadir J dan akhirnya menyeret nama lain dibaliknya. 

Dalam kesempatan tersebut, Ferdy Sambo juga mengiyakan bahwa Aiptu Ismail Bolong dan Kepala Bareskrim Polri Komjen Agus Andrianto sempat diperiksa.

Kasus tambang ilegal ini pertama kali terkuak di publik usai mantan personel Polres Samarinda, Ismail Bolong mengungkap bahwa dirinya pernah menjadi pengepul dan penjual batu bara ilegal tanpa adanya izin penambangan dan izin usaha di wilayah Kalimantan Timur. 

Di video yang sempat viral tersebut, Ismail mengaku mendapatkan setidaknya Rp 5 miliar setiap bulannya dari penambangan ilegal tersebut.

Tak hanya menyebut soal keuntungan, Ismail juga menyebut nama lain yang diduga terlibat dalam berjalannya tambang ilegal ini, yaitu Kepala Bareskrim Mabes Polri, Komjen Agus Andrianto yang diduga memberikan izin attas penambangan ini.

Namun, usai video tersebut viral, Ismail Bolong buru-buru mengklarifikasi hal tersebut dan meminta maaf kepada Komjen Agus atas tuduhannya tersebut. 

Bukannya kasus ini menjadi hilang, tiba-tiba muncul sebuah foto yang ramai di media sosial soal laporan hasil penyelidikan (LHP) dari tambang ilegal di Kaltim ini dengan isi tujuan kepada Kapolri Listyo Sigit dan Kadiv Propam Polri saat itu, Ferdy Sambo.

baca juga

Surat yang bersifat rahasia tersebut tersebar di media sosial dengan tertulis bahwa Aiptu Ismail yang saat itu masih bertugas di Polres Samarinda sempat menyerahkan uang ke pihak Bareskrim Polri yang diterima oleh Kombes BH sebanyak 3 kali, yaitu Bulan Oktober hingga Desember 2021.

Tak hanya itu, di surat laporan tersebut juga tertulis bahwa Komjen Agus selaku Kabareskrim juga menerima uang suap tersebut dalam uang tunai USD.

Hal ini pun didengar oleh Komjen Agus yang membantah adanya keterlibatan dirinya sebagai penerima uang suap dalam surat LHP tersebut. Ia bahkan menyebut bahwa Ferdy Sambo lah sebagai kambing hitam dalam kasus ini yang sengaja menutupi dari kasus penembakan Brigadir J yang sedang dijalani oleh Ferdy Sambo Cs.

"Saya ini penegak hukum (polisi). Ada istilah bukti permulaan yang cukup dan bukti yang cukup. Maklumlah, kasus almarhum Brigadir Yosuda saja mereka tutup-tutupi" tegas Komjen Agus.

Tak hanya itu, Komjen Agus juga menyebut bahwa pihak Propam terutama Ferdy Sambo sempat memeriksa Ismail Bolong, namun sekarang kasus itu hanya di atas awan seolah tidak dilanjutkan.

Kini, penyelidikan kasus ini pun masih dilakukan, termasuk memanggil para saksi yang diduga merupakan rekan kerja Ismail Bolong.

Hingga saat ini, keberadaan Ismail Bolong juga belum diketahui. Polri mengklaim Ismail Bolong menghilang usai viralnya video klarifikasi terkait adanya setoran uang bisnis tambang ilegal di Kalimantan Timur ke Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

"Sejak viral video itu beliau tidak diketahui keberadaannya," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Pipit Rismanto kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).

Pipit juga mengklaim telah mendatangi kediaman Ismail Bolong. Namun yang bersangkutan tidak ditemukan bahkan sudah bertanya kepada RT setempat.

"Yang jelas mereka di rumahnya tidak berada di tempat. Tapi kita sudah bertanya-tanya ya, kepada RT-nya," katanya.

Sebelumnya, penyidik sudah menjadwalkan pemanggilan kepada Ismail Bolong pada Selasa (29/11/2022). Ini merupakan panggilan pemeriksaan kedua terhadapnya.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ternyata Tidak Tinggal Serumah dan Pisah Ranjang: Kenapa Ya Milih Begitu?

Terkuak! Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Ternyata Tidak Tinggal Serumah dan Pisah Ranjang: Kenapa Ya Milih Begitu?

Lifestyle | Rabu, 30 November 2022 | 13:54 WIB

Diduga Terima Suap Tambang Ilegal, KSPM Desak KPK Lakukan Penyelidikan Terhadap Kabareskim

Diduga Terima Suap Tambang Ilegal, KSPM Desak KPK Lakukan Penyelidikan Terhadap Kabareskim

News | Rabu, 30 November 2022 | 13:54 WIB

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar? Berikut Kesaksian Baradha E di Rumah Bangka

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Bertengkar? Berikut Kesaksian Baradha E di Rumah Bangka

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 13:53 WIB

Fakta Baru! Sikap Putri Candrawathi ke Brigadir J Selalu Begini, Kata Bharada E Ferdy Sambo Selalu Marah di Mobil

Fakta Baru! Sikap Putri Candrawathi ke Brigadir J Selalu Begini, Kata Bharada E Ferdy Sambo Selalu Marah di Mobil

Cianjur | Rabu, 30 November 2022 | 13:45 WIB

3 Minggu Alami Mimpi Buruk, Bharada E Ketakutan Akui Dihantui Arwah Brigadir J

3 Minggu Alami Mimpi Buruk, Bharada E Ketakutan Akui Dihantui Arwah Brigadir J

Dexcon | Rabu, 30 November 2022 | 13:44 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×