Apa Itu Resesi Seks? Masalah Serius yang Hantui Jepang dan Korea Selatan

Aulia Hafisa

Rabu, 30 November 2022 | 20:55 WIB
Apa Itu Resesi Seks? Masalah Serius yang Hantui Jepang dan Korea Selatan
Ilustrasi Pasangan Tidak Harmonis - Apa Itu Resesi Seks? (Pixabay)

Selain di Amerika, kaum muda di Jepang dan Korea Selatan juta memandang seks sebagai aktivitas yang melelahkan. Oleh karenanya, mereka lebih memilih mengunjungi toko onakura untuk melakukan masturbasi di depan karyawan wanita. 

Selain itu, kemudahan untuk mengakses internet, juga membuat seseorang mudah untuk mengakses film blue atau pornografi. Hal ini juga menjadi salah satu yang berkontribusi pada lonjakan kegiatan masturbasi dengan perluasan resesi seks

3. Tingkat Pernikahan yang Menurun 

Fenomena menurunnya jumlah orang yang mrnikah, tidak hanya disebabkan karena masalah finansial. Berdasarkan data, sepertiga responden survei mengungkapkan bahwa mereka tidak mempercayai pernikahan. Bahkan, dalam presentase yang sama menunjukjan bahwa mereka tidak pernah jatuh cinta. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa jumlah pasangan muda yang menikah di Jepang maupun Korea menurun. 

4. Terlalu Sibuk 

Salah satu faktor utama terjadinya resesi seks yakni rutinitas sehari-hari yang sangat padat. Kesibukan dalam bekerja ini kemudian membuat seseorang tidak lagi memikirkan hubungan yang romantis. Hal ini pun menyebabkan mereka memilih untuk tetap melajang dan fokus mengejar karier. Sehingga membuat kehidupan seks terabaikan. 

5. Seks yang menyakitkan 

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan tahun 2012 oleh Debby Herbenick, seorang peneliti seks di University of Indiana di Bloomington, mengungkapkan bahwa penurunan aktivitas seksual dapat terjadi karena seks dianggap menyakitkan.  

Dalam studinya, menemukan sebanyak 30 persen perempuan mengalami rasa sakit saat mereka melakukan hubungan seks vaginal. Sedangkan, sebanyak 72 persen lainnya mengalami rasa sakit ketika mereka melakukan aktivitas seks anal. 

baca juga

Demikian tadi ulasan mengenai apa itu resesi seks? Penyebab menurunnya angka kelahiran di Jepang dan Korea Selatan. Terjadinya resesi seks ini juga berdampak begitu serius bagi perekonomian di negara tersebut.  

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Ketat di Grup E Piala Dunia 2022, Berikut Skenario Spanyol dan Jerman Lolos ke 16 Besar

Masih Ketat di Grup E Piala Dunia 2022, Berikut Skenario Spanyol dan Jerman Lolos ke 16 Besar

Bola | Rabu, 30 November 2022 | 16:17 WIB

Melihat Peluang Wakil Asia yang Tersisa untuk Bisa Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Melihat Peluang Wakil Asia yang Tersisa untuk Bisa Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022

Bola | Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB

We All Are One Batal, Kpoper Tuntut Refund Tiket dan Buru Park Jaihyun

We All Are One Batal, Kpoper Tuntut Refund Tiket dan Buru Park Jaihyun

Denpasar | Rabu, 30 November 2022 | 14:47 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×