Tragedi Kanjuruhan Masih Menggantung, Ini Alasan Menpora Mulai Liga 1 Indonesia

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 06 Desember 2022 | 17:17 WIB
Tragedi Kanjuruhan Masih Menggantung, Ini Alasan Menpora Mulai Liga 1 Indonesia
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali memberikan keterangan saat konferensi pers di Gedung Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kompetisi sepak bola Liga 1 Indonesia memang sempat dihentikan akibat terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Terlebih, peristiwa itu telah menelan ratusan jiwa suporter seusai menyaksikan pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Hingga kini, pengusutan tragedi Kanjuruhan sendiri masih belum selesai, begitu pula hukuman pidana bagi siapa yang bertanggung jawab belum juga dijatuhkan. Meski demikian, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali justru mengumumkan akan kembali memulai Liga 1 Indonesia.

Alasan Menpora adalah tim nasional Indonesia memerlukan sejumlah persiapan, di mana persiapan itu bisa terpenuhi dari kompetisi seperti Liga 1.

“Kemarin pemerintah sudah mengumumkan Liga 1 dilanjutkan kembali (dengan evaluasi dan rekomendasi)," ujar Menpora kepada wartawan seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (6/12/2022).

"Di samping itu ada kebutuhan timnas kita, yang membutuhkan ada kompetisi, karena ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kesiapan timnas,” sambungnya.

Amali menjelaskan bahwa kesiapan timnas diperlukan karena akan adanya kejuaraan Piala AFF serta sejumlah kegiatan lainnya. Tak sampai di situ, Indonesia juga akan segera menjadi tuan rumah piala dunia U-20, sehingga kompetisi dan latihan sangat dibutuhkan.

“Kesiapan yang pertama adalah latihan. Itu sudah dilakukan di bawah pelatih kita, dan bahkan sudah tryout ke luar negeri," kata Amali.

"Kalau untuk untuk U2-0 sudah ke Turki dan Spanyol. Setelah itu (kesiapan) yang kedua itu harus ada kompetisi, supaya mereka terasah terus kemampuannya,” lanjutnya.

Amali melanjutkan, dengan adanya peraturan kepolisian saat ini, maka penyelenggaraan kompetisi Liga 1 akan sangat ketat terutama dalam hal penonton.

baca juga

“Sebelum izin dikeluarkan pihak kepolisian, Kementerian PUPR dan Kementerian Kesehatan meninjau tempat-tempat pelaksanaan pertandingan itu. Tapi sekarang masih tanpa penonton," terangnya.

"Mudah-mudahan ini akan semakin baik tata kelola dan ekosistem dalam persepakbolaan nasional sehingga ini juga akan membuat pembinaan-pembinaan ke depannya akan menjadi baik. Itu saja,” tambahnya.

Amali menyampaikan persoalan pendukung atau supporter akan ditata sesuai dengan panduan UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Dalam undang-undang tersebut diatur bahwa pendukung klub sepakbola harus terorganisasi dalam sebuah kelompok, memiliki tanda keanggotaan, serta kelompoknya memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga agar ada perlindungan dan tanggung jawab manakala terjadi sesuatu kepada anggota.

Sambil menanti penataan kelompok pendukung sepakbola itu, maka kompetisi Liga 1 diputuskan untuk berjalan lebih dulu dan tanpa penonton. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liga 1 Dilanjutkan Tanpa Penonton, Untung atau Rugi?

Liga 1 Dilanjutkan Tanpa Penonton, Untung atau Rugi?

Bisnis | Selasa, 06 Desember 2022 | 16:43 WIB

Pemain Muda Persib Kakang Rudianto Senang Liga 1 Kembali Digelar

Pemain Muda Persib Kakang Rudianto Senang Liga 1 Kembali Digelar

Purwasuka | Selasa, 06 Desember 2022 | 16:41 WIB

Laporan Ditolak, Tim Gabungan Aremania Bakal Layangkan Aduan ke Kabareskrim Soal Tragedi Kanjuruhan

Laporan Ditolak, Tim Gabungan Aremania Bakal Layangkan Aduan ke Kabareskrim Soal Tragedi Kanjuruhan

News | Selasa, 06 Desember 2022 | 16:29 WIB

Pergi ke Yogyakarta Hari Ini, Persib Bawa 27 Pemain

Pergi ke Yogyakarta Hari Ini, Persib Bawa 27 Pemain

Purwasuka | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:39 WIB

Alhamdulillah! Shin Tae-yong Ungkap Kabar Positif Jelang Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2022, Apa Itu?

Alhamdulillah! Shin Tae-yong Ungkap Kabar Positif Jelang Timnas Indonesia Main di Piala AFF 2022, Apa Itu?

Gol | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:35 WIB

Link Live Streaming Persija vs Borneo FC di Liga 1 Malam Ini

Link Live Streaming Persija vs Borneo FC di Liga 1 Malam Ini

Bola | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:12 WIB

Terkini

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Harga Murah Bisa Borong Mie Gacoan & Dimsum Pakai Promo BRImo!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 19:03 WIB

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:00 WIB

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 18:58 WIB

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Kementan Ungkap Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, 25 Merek Jadi Temuan

Video | Rabu, 16 September 2026 | 18:55 WIB

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bahlil Masa Bodo Purbaya di-Reshuffle: Itu Hak Presiden!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

Ada Struktur Bayangan di ATR/BPN! Diisi Orang Kepercayaan Nusron Diduga untuk Ngepul Hasil Suap

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:50 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Anti Sumpek dan Lengket, Ini 4 Andalan Moisturizer Lotion untuk Kunci Hidrasi Wajah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:45 WIB

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

Tepis Isu Abaikan Komnas HAM, Ketua Komisi XIII DPR Pastikan Anggaran Justru Ditambah

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:44 WIB

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Karhutla Tak Pilih Korban, 4 Tokoh Lintas Agama Bicara Soal Menjaga Alam

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 18:39 WIB

×