Tuntut Rasa Keadilan Kasus Kanjuruhan, Aremania Serukan Revolusi PSSI

Iwan Supriyatna

Sabtu, 10 Desember 2022 | 14:12 WIB
Tuntut Rasa Keadilan Kasus Kanjuruhan, Aremania Serukan Revolusi PSSI
Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan bersama suporter Arema FC saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (19/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Duka tragedi Kanjuruhan belum reda, sementara kasus kematian ratusan suporter Arema Malang atau dikenal dengan Aremania belum juga tuntas. Para oknum yang terlibat dalam tragedi tersebut belum semuanya diadili. Tetapi, PSSI kembali melanjutkan Liga 1 pada 5 Desember 2022 kemarin.

Keputusan dilanjutkan Liga 1 ini membuat pendukung Aremania turun ke jalan untuk melakukan protes pada, Kamis (8/12) kemarin. Ratusan suporter protes, tim kebanggaan mereka Arema FC yang ikut bermain di Liga 1, di tengah situasi yang sedang berduka.

Menurut Aremania yang turun ke jalan, mereka tidak membutuhkan poin untuk bisa menjadi juara, namun yang dibutuhkan adalah sebuah keadilan dalam pengusutan tragedi Kanjuruhan.

Menurut mereka, penanganan tragedi Kanjuruhan masih jauh dari nilai-nilai keadilan, ini terlihat dari tidak adanya penambahan tersangka dan penambahan pasal.

Salah satu suporter Aremania, Ambon Fanda mengatakan, penilaian atas pengusutan tragedi Kanjuruhan dan keputusan Arema FC untuk bermain di Liga 1 sepenuhnya dikembalikan kepada publik, khususnya Aremania apakah hal tersebut bijaksana atau tidak.

Ambon Fansa sendiri mengaku kecewa dengan dilanjutkannya Liga 1, sementara aspirasi publik untuk revolusi PSSI tidak didengar. Selain itu, belum ada perbaikan dan langkah yang nyata dari PSSI secara signifikan pasca tragedi Kanjuruhan.

”Tidak ada revolusi di tubuh PSSI,” kata Ambon Fansa, dalam keterangannya kepada media, dikutip pada, Sabtu (10/12).

Pria asal Malang ini pun menegaskan harusnya ada perubahan di tubuh PSSI, terutama perombakan total pada pengurus. Hal itu memastikan agar penanganan kasus Kanjuruhan bisa tuntas dan memberikan rasa keadilan.

Senada dengan Ambon Fanda, suporter The Jakmania, Dhani DJ meminta agar Liga 1 dihentikan dulu sebelum aparat penegak hukum mengadili orang-orang yang terlibat dalam kejadian nahas itu.

“PSSI ini kan bisa dibilang biang keladinya. Kita semua tau kelalaian itu juga bersumber dari PSSI, jadi baiknya Liga dihentikan dulu sampai pengusutan masalah ini selesai,” kata Dhani.

Pendukung garis keras Macan Kemayoran ini mendukung penuh aksi yang dilakukan oleh Aremania dalam menuntut keadilan kepada ratusan korban yang meninggal saat tragedi memilukan itu.

“Sesama suporter, saya pendukung garis keras Persija ikut memberikan dukungan moral kepada rekan-rekan di Aremania untuk mencari keadilan atas kematian ratusan orang,” ucapnya.

Bahkan, Dhani meminta pengurus PSSI saat ini dinonaktifkan dari jabatan mereka, karena atas kelalaian mereka hingga terjadi kematian di Stadion Kanjuruhan.

Lanjut Dhani, gerakan revolusi PSSI yang disuarakan oleh rekan-rekan Aremania sangat tepat, ini akan menjadi gerakan besar dari solidaritas suporter di Indonesia. Sebab, selain untuk perbaikan PSSI, juga untuk perbaikan sepak bola Indonesia ke depan, khususnya buat perbaikan Liga Indonesia.

“Revolusi PSSI adalah tawaran terbaik saat ini, karena pengurus PSSI sekarang tidak becus dan terlihat tidak peduli dengan duka yang dialami oleh saudara-saudara Aremania. PSSI harus dirubah total,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Seperti Liga 1, PSSI akan Berusaha Laga Home Piala AFF 2022 Bisa Dihadiri Penonton

Tak Seperti Liga 1, PSSI akan Berusaha Laga Home Piala AFF 2022 Bisa Dihadiri Penonton

Bola | Kamis, 08 Desember 2022 | 11:54 WIB

KV Mechelen Minta Sandy Walsh Tinggalkan Timnas Indonesia, Ini Respons PSSI

KV Mechelen Minta Sandy Walsh Tinggalkan Timnas Indonesia, Ini Respons PSSI

Bola | Kamis, 08 Desember 2022 | 09:15 WIB

Timnas Indonesia Punya Dua Manajer di Piala AFF 2022, Ini Sosoknya

Timnas Indonesia Punya Dua Manajer di Piala AFF 2022, Ini Sosoknya

Bola | Rabu, 07 Desember 2022 | 22:30 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB