Kronologi Bupati Meranti Ngamuk Gegara DBH Migas, Ancam Membelot Ke Malaysia Hingga Angkat Senjata

Bangun Santoso

Minggu, 11 Desember 2022 | 16:44 WIB
Kronologi Bupati Meranti Ngamuk Gegara DBH Migas, Ancam Membelot Ke Malaysia Hingga Angkat Senjata
Bupati Meranti, M Adil. (Foto: Arjuna/Batamnews)

Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan kegeraman Bupati Meranti M Adil tengah viral di media sosial. Ceritanya, sang bupati kecewa terkait pengalokasian dana bagi hasil atau DBH migas yang dinilainya tak adil dan transparan. Saking geramnya, M Adil sampai menyebut-nyebut bakal membelot ke Malaysia dan angkat senjata.

Mulanya, dalam video tersebut Bupati Muhammad Adil diketahui hadir dalam Rakornas bertema Perspektif Daerah Penghasil berdasarkan UU nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Rapat itu dibuka langsung oleh Menteri Dalam Negeri yang diwakili Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Pembangunan, La Ode Ahmad Pidana Bolombo.

Dalam Rakornas itu, Bupati M Adil menyinggung soal dana bagi hasil DBH Migas senilai Rp 10 triliun yang diambil pemerintah pusat.

Padahal, kata M Adil, wilayahnya merupakan daerah miskin yang harusnya mendapatkan perhatian lebih. Apalagi, daerahnya sudah menyumbangkan migas dengan jumlah yang cukup besar.

"Kami juga masih bisa makan, daripada uang kami dihisap pusat. Karena kami daerah miskin, migas kami ambil Rp 10 triliun. Jika daerah miskin, esktrim, ada minyak, uangnya diambil, pemerataannya di mana?," ujar M Adil sembari bertanya.

Seharusnya, kata dia, pemerintah pusat memprioritaskan daerah yang telah menyumbangkan hasil migas yang tergolong besar.

"Seharusnya kami yang jadi prioritas. Pak Jokowi sendiri target wajib 0 persen (angka kemiskinan). Bagaimana kami mau membangun rumahnya, bagaimana kami mau mengangkat kemiskinan buruhnya, nelayannya," ucap dia.

Muhammad Adil kemudian mengungkit bagaimana daerah miskin bisa berkembang pesat jika produksi migas diambil tanpa ada transparansi dan bagi hasil yang adil. Padahal pendapatan migas tersebut sangat diperlukan guna mensejahterakan rakyatnya.

baca juga

Dia pun mengungkapkan ribuan warga tidak bisa bekerja ke Malaysia saat pandemi Covid-19 melanda beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut semakin memperparah kemiskinan, di mana kondisi itu belum mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.

Karena itu, ia mengancam jika pemerintah pusat tidak mau urus daerah, maka lebih baik memberikan Kepulauan Meranti ke negeri tetangga, Malaysia.

"Jika bapak (Presiden Jokowi) tidak mau urus, kasihkan kami ke negeri sebelah (Malaysia)," katanya.

Tak hanya itu, M Adil bahkan mengungkapkan ancaman lain, jika persoalan bagi hasil migas masih tidak terselesaikan.

"Apa perlu Meranti angkat senjata," tegas dia.

Tak hanya itu, M Adil juga sampai menyebut akan melakukan gugatan hukum terhadap pembagian dana bagi hasil migas ini.

"Jika tidak bisa juga, kita ketemu di mahkamah. Izin pak, saya enek menghadap bapak ini, saya lebih baik keluar," imbuhnya.

Menanggapi keluh kesah Bupati M Adil itu, Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Luky Alfirman mengatakan terkait asumsi DBH tersebut, Tim Teknis DBH akan menelitinya kembali.

Sementara itu, dilansir dari Antara, Luky menyebut pembagian DBH migas tidak hanya diberikan kepada daerah penghasil saja, tapi juga untuk daerah-daerah perbatasan dan daerah pemerataan.

"Pada prinsipnya asumsi minyak di Meranti memang 100 dolar AS per barel, dengan rincian 85% ke pusat dan 15% kembali ke daerah," ujar Luky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Bagi Hasil Migas, Bupati Meranti Ancam Jokowi: Kasihkan Kami ke Negari Sebelah Atau Perlu Angkat Senjata

Kecewa Bagi Hasil Migas, Bupati Meranti Ancam Jokowi: Kasihkan Kami ke Negari Sebelah Atau Perlu Angkat Senjata

Sumatera | Minggu, 11 Desember 2022 | 12:25 WIB

6 Oleh-oleh Khas Medan, dari Bika Ambon hingga Teri Bajak

6 Oleh-oleh Khas Medan, dari Bika Ambon hingga Teri Bajak

Sumatera | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:03 WIB

Banjir Rob di Meranti Makan Korban Jiwa, Dua Bocah Tewas Tenggelam

Banjir Rob di Meranti Makan Korban Jiwa, Dua Bocah Tewas Tenggelam

Riau | Minggu, 27 November 2022 | 12:03 WIB

Irwan Nasir Sentil Bupati Meranti Adil: Kalau Suka Nyerang Harus Terima Diserang

Irwan Nasir Sentil Bupati Meranti Adil: Kalau Suka Nyerang Harus Terima Diserang

Riau | Sabtu, 26 November 2022 | 10:08 WIB

Nelayan Hilang usai Kapal Dihantam Ombak Tinggi di Perairan Meranti

Nelayan Hilang usai Kapal Dihantam Ombak Tinggi di Perairan Meranti

Riau | Jum'at, 25 November 2022 | 06:36 WIB

Bupati Adil Laporkan Mantan Bupati Meranti Irwan Nasir, Perkara Apa?

Bupati Adil Laporkan Mantan Bupati Meranti Irwan Nasir, Perkara Apa?

Riau | Selasa, 22 November 2022 | 11:18 WIB

Hujan Deras, Puluhan Rumah di Rangsang Barat Meranti Terendam Banjir

Hujan Deras, Puluhan Rumah di Rangsang Barat Meranti Terendam Banjir

Riau | Rabu, 16 November 2022 | 06:37 WIB

Terkini

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

Cerita Silfester Matutina, 5 Hari Menjabat Komisaris Pelindo Lalu Dipecat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Harga dan Spesifikasi OBSBOT Meet Flip, Diklaim Jadi Webcam 4K Terkecil

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:19 WIB

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Bukan Cuma Dengar Musik, Snapdragon Sound Elite Gen 2 Bawa AI ke Earbuds

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:16 WIB

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

Soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Akan Panggil Ombudsman dan Ditjen PAS

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:12 WIB

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Isu Aliran Rp480 Miliar di Muktamar NU, Gus Ipul Ancam Polisikan 3 Orang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:08 WIB

Bitget Diretas US$351,6 Juta, Pengamat Kripto Sebut Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital

Bitget Diretas US$351,6 Juta, Pengamat Kripto Sebut Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:04 WIB

Kasus Suap HGB ATR/BPN: KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kanwil BPN Jatim

Kasus Suap HGB ATR/BPN: KPK Sita Ratusan Juta Rupiah dari Kanwil BPN Jatim

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:03 WIB

ASUS Ascent QN10, Mini PC Bertenaga Snapdragon X2 Elite

ASUS Ascent QN10, Mini PC Bertenaga Snapdragon X2 Elite

Tekno | Jum'at, 25 September 2026 | 14:02 WIB

×